Jadi penonton film The bad seed

Sumber gambar imdb.com

Assalamualaikum­čśŐ

How are you today gaez?

Masih tertarik kah baca review dan spoiler sebelum nonton filmnya?

Hari ini saya akan berbagi cerita dari sebuah film berjudul The bad seed.

Film ini rilis pada 9 September 2018 dan disutradarai oleh Rob lowe.

Diperankan oleh :

Mckenna grace sebagai Emma

Rob lowe sebagai David.

The bad seed adalah film yang bercerita tentang seorang ayah bernama David yang menyadari bahwa gadis kecilnya yang baru berumur 9 tahun ternyata adalah calon psikopat. Dimana ia nggak punya empaty sesama manusia dan bahkan tega membunuh orang lain yang membuatnya kesal.

Diceritakan Emma adalah seorang gadis kecil yang memiliki kepintaran diatas rata-rata. 

Bukan di atas genteng ya, apalagi di atas pohon...­čśî

Tidak seperti anak kecil lainnya Ema bersikap seperti wanita dewasa, bahkan kalau lagi duduk pun ia selalu menyilangkan kakinya. penampilannya selalu rapi dan dan bicaranya selalu tenang. Ema tinggal bersama ayahnya yang bernama David. ibunya meninggal setelah melahirkan Emma. Selain David Emma hanya memiliki seorang Bibi bernama Bibi Angela yang juga sangat menyayanginya

Dari awal film udah diperlihatkan kalau si Emma ini emang rada Psico. Dia membunuh kucingnya sendiri, dia juga mencuri jam tangan milik temannya karena temannya cerita kalau dia punya jam baru yang mahal. Emma bahkan pernah mendorong pengasuh sebelumnya dari tangga sampai meninggal tapi nggak ada yang tahu bahwa itu perbuatan Emma.

Suatu hari di sekolah diadakan acara untuk memberikan penghargaan kepada anak yang memiliki karakter paling baik. Emma ini pede banget kalau dia akan mendapatkannya karena dia merasa dirinya sempurna. Tapi ternyata medali tersebut tidak dimenangkan oleh dirinya melainkan oleh temannya yang bernama Milo.

Duar...

Emma merasa sangat kesal karena menurutnya Milo ini berada di bawahnya dan bodoh, ia merasa kesal pada gurunya Mrs. Ellis yang memberikan medali itu pada Milo. Emma mengungkapkan kekesalannya kepada David dan menjelek-jelekkan Milo tapi David mengatakan bahwa Milo memiliki kelebihannya sendiri. Emma kemudian minta maaf dan berjanji tidak akan melakukannya lagi tetapi namanya juga Psikopet Emma ini pandai banget mengendalikan emosinya dan berakting seperti semuanya baik-baik aja. 

Saat semua orang sedang sibuk berghibah, dia mengajak Milo bermain di atas sebuah tebing curam yang berada di dekat laut disana entah bagaiman caranya ia merebut medali milik Milo dan mendorongnya setelah itu ia kembali kepada David dan mengajaknya pulang. Tapi saat itu tiba-tiba suasana menjadi ramai karena dua orang gadis yang berteriak. Mereka melihat mayat Milo di lautan.

Orang tua Milo sangat terkejut dan merasa sedih karena kematian Milo yang mendadak. David kemudian mengajak Emma pulang dan berbicara kepada Angela tentang kematian Milo dan berpikir bahwa Emma Pasti sangat Syock tapi ternyata Emma terlihat sangat baik-baik saja dan bahkan kelihatan senang. Dia sarapan seperti biasa dan nggak kelihatan sedih sama sekali, hal itu membuat David merasa sedikit aneh tapi ia nggak terlalu memikirkannya.

Karena David sangat sibuk bekerja dan sebentar lagi liburan maka ia berniat untuk mempekerjakan seorang pengasuh baru bernama Chloe. Berbeda dengan pengasuh sebelumnya Chloe terlihat masih muda. Tapi sejak awal ia bekerja disana hubungannya dengan Emma ini udah enggak akur. Meski begitu baik Chloe maupun Emma enggak mengatakannya kepada David, setiap percakapan mereka selalu mencoba mengalahkan yang lain. Chloe menyadari bahwa ada yang enggak beres sama Emma dan dia tahu kalau Emma ini yang ngebunuh Milo.

Suatu hari ketika Emma dan Chloe sedang jalan-jalan Emma melihat Mrs. Ellis gurunya sedang berada di rumah Milo. Emma tahu Mrs.ellis masih terus menyelidiki tentang kasus kematian Milo. Chloe menakut-nakuti Emma bahwa jika Emma ketahuan maka ia akan dihukum mati menggunakan kursi listrik. Saat itu Emma merasa ketakutan tapi ia menyembunyikannya dengan tenang.

Karena merasa terancam dengan Mrs.ellis Emma kemudian secara diam-diam memasukkan sarang tawon ke dalam mobil gurunya itu sehingga membuat Mrs. Ellis kecelakaan ketika sedang menyetir.

Emma yang sudah merasa tenang menjadi terganggu ketika Chloe tiba-tiba datang dan bilang padanya bahwa ia dan ayahnya punya hubungan spesial, bisa saja suatu hari nanti ia menjadi ibu tiri Emma. Setelah mendengar hal itu Emma langsung mendatangi ayahnya dan berkata tidak mau memiliki ibu tiri, apalagi jika itu Chloe. Diam-diam David sebenarnya berkencan dengan seorang wanita.

Karena kesal dengan perkataan Chloe, Emma merencanakan sebuah pembunuhan yang sadis. Ia membuat Chloe masuk ke dalam ruang kerja ayahnya yang ada di luar lalu menguncinya. Yang sadis adalah Emma membakar tempat tersebut dan menyaksikan Chloe yang kesakitam terbakar.

David yang mendengar kabar kebakaran tersebut segera pulang dan sangat mencemaskan Emma.

Di situ David mulai curiga bahwa Emma adalah dalang dibalik kebakaran tersebut, ditambah bukti-bukti kecil yang ia temukan soal prilaku aneh anaknya. Malamnya ketika Emma sedang beristirahat di kamar David mendatanginya dan memaksanya untuk berkata jujur tentang perbuatannya selama ini. 

Emma akhirnya mengaku kalau  Ia kesal karena Chloe bicara soal menjadi ibu tirinya. 

Tapi David sudah terlanjur tahu bahwa anaknya adalah dalang dibalik kematian pengasuh sebelumnya, Milo, Mrs. Ellis, dan Chloe.

David yang menyadari bahwa anaknya benar-benar seorang psikopat sangat terkejut, tetapi sebagai Ayah ia juga sangat menyayangi Emma dan tidak ingin anaknya dipenjara ataupun dihukum. Ia akhirnya membawa Emma ke sebuah rumah di tepi danau untuk menghindari polisi sejenak. David mencoba menceritakan kepada Angela tentang apa yang terjadi pada Emma tapi Angela jelas gak percaya bahwa anak sepintar Emma adalah seorang psikopat. Ia malah menganggap David sedang sakit mental atau sedang banyak pikiran.

Emma menyadari bahwa ayahnya mulai curiga padanya dan mungkin akan melakukan sesuatu. Bagi Emma itu adalah ancaman dalam hidupnya. Ia kemudian merencanakan sebuah pembunuhan. Jadi ketika David lagi tidur Emma dengan sengaja menyalakan semua gas beracun dari kompor supaya David keracunan. Untungnya David segera menyadari hal tersebut. Ia melihat Emma berdiri di tepi danau sambil melempar batu. David menghampirinya Dan bertanya kenapa Emma melakukan hal seperti itu kepadanya? Apa ia tidak takut kehilangan keluarga satu-satunya?  

Dengan santainya Emma menjawab bahwa jika ayahnya mati ia masih ada bibi Angela yang akan merawatnya.  setidaknya bibi Angela tidak berpikir bahwa Emma adalah masalah. David menyadari bahwa Emma benar-benar sudah keterlaluan jadi dia memutuskan untuk merencanakan sebuah pembunuhan juga.

Malamnya ketika akan tidur David membawakan minuman kesukaan Emma ia sudah menaruh obat tidur di dalamnya tapi Emma dengan pintar menukar gelas tersebut sehingga David lah yang kemudian tertidur. Ketika David tertidur Emma datang membawa pistol milik David dan berniat untuk menembaknya. Sebenarnya si Emma ini sayang banget sama David tapi dia merasa dan berpikir bahwa David akan menjadi ancaman untuk kehidupannya. Untungnya David selamat karena tembakannya meleset ia sadar dan kemudian Emma melarikan diri sambil membawa ponsel ia menelepon 911 dan berteriak histeris bahwa ayahnya akan membunuhnya. Emma kemudian lari ke kamar mandi dan menguncinya David yang membawa pistol berlari mengikuti Emma mencoba membujuknya agar keluar. Tapi Emma tidak mau keluar dan menangis di dalam kamar mandi. David akhirnya berhasil mendobrak pintu kamar mandi. Ketika ia akan menembak Emma seorang penjaga di kabin mendengar teriakan Emma dan kemudian datang sambil membawa bedil dan menyuruh David untuk menurunkan pistolnya tapi David berkata bahwa ia harus melakukan hal itu supaya Emma tidak membuat kejahatan di masa depan sayangnya sebelum ia menembak Ema David sudah tertembak duluan dan ia mati seketika.

Pagi harinya polisi datang ke tempat tersebut. Si penjaga menjelaskan situasinya, sementara itu Emma duduk di dalam mobil. Bibi Angela datang dan memeluknya seolah-olah Emma sedang dalam kondisi syok berat setelah apa yang menimpanya.  padahal sebenarnya ia merasa sangat puas karena orang yang akan mengancam masa depannya sudah mati.

7,3/10 untuk Th bad seed.

Nggak tahu ya, beberapa anak emang kadang bisa berperilaku nakal dan tega pada sesama. Tapi yang saya lihat biasanya karena ngikutin orang tua. Nah kalau kayak si Emma, kira-kira kenapa?

Pusing euy....

Kalau ketemu anak kecil kayak gitu saya pasti bakal jauh-jauh aja.


See you




2 komentar

  1. Udh feeling ini pasti si anak ga bakal kenapa2 endingnya. Dulu pernah nonton film ygberbau psycho anak2 gini, dan endingnya sama, si anak fine aja, malah yg berusaha nangkap yang mati :(.

    Nonton endingnya yg ada nyesel, rasa pengen bunuh si anak wkwkwkwk. Udh paling bener baca spoiler aja mba :p

    BalasHapus
  2. Benar-benar spoiler nih, semua kejadian di film diulas tuntas..hihihi.. yang jadi pertanyaannya apa penyebab si Emma bisa menjadi seorang psikopat?

    BalasHapus


EmoticonEmoticon