Jadi penonton film Korea A tale of two sister

Sumber gambar imdb.com

Assalamualaikum👻

Bhwa...ahi..hi..hi.. Hari ini saya mau bahas film horor dunk🙈

Karena akhirnya kesampaian juga buat nonton film ini. Karena sejujurnya lihat posternya aja saya udah mau mundur alon-alon karena takut kalau ini horor banget. 

Dan yah ternyata ini emang horor, nggak banget sih tapi saya tutup mata dan sebisa mungkin nggak mau sepenuhnya nonton😂

Tapi akan saya ceritakan gimana pengalaman saya merem-merem nonton film ini. 

A tale of two sister, Judulnya bikin saya penasaran banget, unik dan interesting, impresive😂 

Rilis pada 13 Juni 2003 di Korea selatan dan disutradarai oleh Kim jee woon. Film ini dibintangi oleh :

Im so jung sebagai Su mi

Moon geun young sebagai Su yeon.

Film ini bercerita tentang kakak beradik Su mi dan So yeon yang baru datang ke rumah mereka. Di rumah itu mereka disambut oleh seorang wanita yang akhirnya saya tahu dia adalah si emak tiri. Hubungan mereka nggak baik sama sekali, bahkan sering adu mulut terutama dengan Su mi. Sang ayah selalu meminta Sumi untuk tenang. Kayaknya emang Su mi ini punya masalah mental illnes gitu. Banyak kejadian aneh dan nyeremin yang mereka alami selama di rumah itu. Sampai suatu hari terjadi sesuatu yang mengerikan dengan So yeon. Sebuah pembunuhan yang terlihat di mata Su mi. Apa yang sebenarnya terjadi?

Cekidot ke tekapeh...

Film ini tuh dimulai dengan adegan Su Mi yang lagi konsultasi sama seorang dokter di Rumah sakit jiwa. Si dokter minta Su mi menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Setelah itu kita akan dibawa flashback bukan flashsale ke masa lalu saat Su mi dan So yeon menginjakkan kakinya di rumah mereka. Nggak tahu mereka dari mana, pokoknya mereka udah lama nggak tinggal di situ.

Di dalam rumah itu mereka ketemu sama emak tiri yang menyambut dengan penuh semangat dan antusias tapi Su mi terlihat nggak suka dan acuh.

Lama-lama emak tiri ini ikutan kepancing emosi dan sering kali kayak hilang kendali. Ada satu adegan dimana sang ayah kasih 2 butir pil kepada emak tiri katanya biar ia lebih tenang. Apa si emak tiri juga punya mental illnes?

Markijut. Mari kita lanjut.

Sumi dan so yeon ini saling sayang banget. Di salah satu adegan So yeon terlihat nggak bisa tidur karena takut. Ia kemudian pergi ke kamar Su mi dan tidur di sana. Su mi menanyakan apakah so yeon takut dengan lemari di kamarnya? so yeon menggeleng. 

Keesokan paginya adalah adegan yang paling bikin saya takut. Coba kalian bayangkan yah sob...

Si Su mi ini mimpi buruk dan pas bangun dia lihat seorang wanita berambut panjang yang merangkak di dalam kamarnya tiba-tiba wanita itu berhenti terus nengok. Astaga.. Mukaknya, saya merem aja deh😖. Ngintip dikit-dikit. Alhamdulilah nggak bintitan kok. Berjalan ke arah Sumi, kulitnya putih pucat, mukaknya serem dan jalannya Aneh. 

Ternyata itu cuma mimpi juga. Tetep aja yang nonton jadi parno kan... Takut ada hantu muncul lagi.

Entah kenapa setiap kali Su mi dan so yeon bersama terus sang ayah datang, ia pasti hanya bicara sama Su mi seakan mengabaikan So yeon yang ada di situ. Percakapan mereka juga nggak pernah baik. Su mi selalu marah dan kelihatan benci sama bapaknya.

Suatu hari keluarga mereka mengundang 2 orang tamu. Seorang wanita dan pria. saya nggak ngeh mereka siapa. 

Di meja makan ada emak tiri, bapak dan 2 tamu tadi.

Tetapi di situ si emak tiri kelihatan bercerita penuh semangat dan menertawakan hal lucu sendirian di tengah suasana yang jelas-jelas canggung dan nggak nyaman. Tiba-tiba si cewek itu batuk, kirain keselek nggak tahunya dia jadi kayak orang kerasukan. Serem euy. Si pria mengambil pil yang mungkin obat penenang dan si wanita pun muntah setelah itu mereka pulang. Di perjalanan si wanita bilang kalau dia melihat seorang wanita di bawah meja wastafel.

Serem😱😱😱

Singkat cerita, si emak tiri ini udah emosi tingkat dewa banget sama kelakuan Sumi dan so yeon. Apalagi pas dia lihat so yeon coret-coret fotonya. Ia langsung nyeret So yeon dan menguncinya di dalam lemari sampai So yeon mau minta maaf.

Sumi yang telat mengetahui hal itu minta maaf pada so yeon. 

Pas mereka lagi duduk gitu si bapak ini datang, Su mi marah karena bapaknya ini bikin dia dan So yeon menderita. 

Dan tiba-tiba si bapak bilang "So yeon sudah mati"

Nah loh....😱

Kamsudnya gimana nih?

So yeon kelihatan histeris dan berteriak.

Apa yang terjadi?

Markijut..

Si bapak terlihat bertelepon sama seseorang. Kayaknya dia minta bantuan orang tersebut untuk mengatasi keadaan di rumahnya. Paginya Su mi terbangun dan menemukan surat dari bapaknya kalau dia ada urusan dan bakal pulang malam.

Terlihat si emak tiri menyeret sebuah karung putih yang udah berwarna merah darah. Saya curiga dia membunuh seseorang. Tapi gak tahu siapa. Sumi yang tidak menemukan keberadaan So yeon di kamarnya mencari ke seluruh rumah. Sampai ia menemukan karung tersebut dan histeris berpikir bahwa itu adalah So yeon. Su mi mengikuti jejak darah lain yang mengarah ke dalam lemari. Di dalam lemari itu ia menemukan karung yang sama, penuh darah. Sebelum ia sempat membukanya si emak tiri datang dengan teko berisi air panas dan berniat menyiramkannya ke Sumi. Untungnya Su mi bisa menghindar tapi dia pingsan karena kejedot meja.

Pas bangun si emak tiri udah nyeret patung yang mau dia gunakan untuk bunuh Su mi. Si emak tiri bilang ia sudah pernah memperingatkan Su mi kalau suatu hari nanti Su mi akan menyesali kelakuannya yang durhaka sama si Emak tiri.

Sebelum si emak tiri mencelakainya. Si bapak datang dan menemukan Su mi dalam keadaan pingsan. Ia kemudian menaruhnya di sofa. Saat berniat mengambil obat ia melihat karung di dalam lemari. Anehnya isi karung itu adalah boneka. Si bapak menemui emak tiri yang lagi duduk dan memberinya 2 butir pil putih lagi. Ia kemudian keluar.

Seseorang kemudian masuk ke dalam. Dan orang tersebut adalah...

Si emak tiri. 

Yang lagi duduk alias emak tiri tadi berubah jadi Su mi.

Di sini saya paham kalau ternyata semua kejadian itu pelakunya adalah Su mi semua. Emak tiri, So yeon, semua diperankan oleh Su mi dan imajinasinya.

Jadi si So yeon beneran udah meninggal.

Su mi kemudian di bawa ke rumah sakit jiwa. Di sana kita akan dibawa flasback ke masa lalu saat So yeon masih hidup begitu juga ibu kandung mereka.

Ketika itu si ibu kayaknya lagi sakit dan si bapak datang bersama emak tiri. Emang rada- rada nggak bener nih si bapak.

Sejak awal Su mi dan So yeon nggak menerima kedatangan wanita itu. Mereka juga sering bertengkar. Sampai suatu ketika. Pas So yeon baru bangun tidur lemari pakaiannya terbuka. So yeon ngecek ke dalam dan menemukan ibunya yang tergantung bunuh diri. So yeon panik dan menarik si ibu sekuat tenaga, tanpa sadar membuat lemari tersebut roboh menimpanya. Waktu itu Su mi dan emak tirinya lagi menyiapkan makanan. Si emak tiri naik untuk memeriksa. Padahal dia tahu apa yang terjadi, padahal so yeon masih hidup dan minta bantuan tapi si emak diri diam aja dia malah pergi. 

Merasa bersalah ia berbalik dan mau nolongin So yeon tepat ketika su mi keluar dari kamar dan marah, mengucapkan hal buruk sama si emak tiri. Emak tiri langsung badmood dong. Nggak jadi nolongin So yeon. Waktu itu si emak tiri ini bilang kalau Su mi bakal menyesali perbuatannya. Dan sumi pergi tanpa mengetahui kalau So yeon butuh bantuannya.

Tapi meski begitu si emak tiri ini juga nggak hidup bahagia kok, dia juga dihantui oleh rasa bersalah seolah-olah dia diteror hantu beneren.

Sayang banget karena saya nontonnya pakai jurus ngintip-ngintip padahal sebenarnya lebih seru kalau berani mlilik-mlilik😩.

7,5/10 untuk film ini. Mengingatkan kan saya sama film goodnight mommy di mana seorang anak kembar yang mengira saudaranya masih hidup padahal udah mati. Si anak kemudian berakhir membunuh ibunya sendiri. 

Kehilangan seseorang memang menyakitkan apalagi kalau diikuti rasa bersalah yang besar. Membenci seseorang memang sedikit melegakan amarah tapi janganlah berlebihan. 

Di film ini juga mengajarkan kalau kata-kata tuh bener-bener kaya pedang. Tajam, bahkan bisa mengubah keputusan seseorang. 

Ingat gaez. Bersikap sabar di saat marah akan menghindarkan kita dari penyesalan.


See you







0 komentar

Posting Komentar