Jadi penonton film Korea Snowy road

Sumber gambar imdb.com

Assalamualaikum

Pripun kabare gaez?

Semoga masih sehat walaupun Corona masih berkeliaran bebas di sekitar kita. Jangan lupa jaga diri ya... Jaga hati juga buat yang punya istri ato suami.

Hari ini saya mau bercerita tentang sebuah film sejarah berjudul Snowy road.

Film ini rilis pada 1 Mei 2015 dan disutradarai oleh Lee na jeong.

Diperankan oleh :

Kim sae ron sebagai Young ae

Kim hyang gi sebagai Jong boon.

Plus pemeran lainnya.

Jadi snowy road ini bercerita tentang 2 orang gadis korea yang dipaksa untuk melayani para tentara Jepang ketika negara mereka dijajah. Film ini akan membawa kita pada harapan dan keputusasaan mereka untuk bisa bebas dan menjalani hidup normal. Sedih sih kalau lihat film kayak gini. Apalah dulu kejadian dalam film ini emang terjadi sungguhan pada wanita korea.

Film ini Diceritakan melalui kisah flashback seorang nenek tua bernama Choi jong boon

Di masa tuanya yang tinggal sendirian jong boon bertemu dengan seorang gadis remaja labil yang banyak masalah.

Gadis tersebut agak urakan, bandel lah kalau kata ibu-ibu jaman now. Tapi meskipun bandel sesungguhnya ada hati yang tersakiti loh.

Melalui perkenalan mereka, kita akan dibawa pada cerita masa lalu Jong boon ketika ia masih remaja dan berjuang untuk mendapat kebebasan.

Saat itu Jong boon hidup di kampung sebagai anak dari seorang pembuat selimut gitu. Sebenernya pada masa itu negara mereka udah dijajah sama Jepang. Tapi nggak terlihat ada penyiksaan. Bahkan bagi beberapa orang yang kaya bisa bersekolah di sekolah yang didirikan oleh jepang. Salah satunya adalah Young ae.

Si young ae ni punya kakak cowok namanya Young ju. Diam-diam Young ju dan Jong boon saling suka. Itu sebabnya Young ae nggak terlalu suka sama Jong boon.

Setelah mengantar selimut Jong boon berkata pada ibunya di rumah kalau ia juga ingin bersekolah seperti Young ae tapi ibunya malah bilang kalau Jong boon lebih baik segera menikah aja.

Suatu hari para pemuda di kampung itu dibawa paksa oleh tentara Jepang termasuk Young ju. Hal itu membuat Young ae dan Jong boon sedih banget. Mereka mengejar truk yang membawa Young ju sampai ke bukit. Young ae berkata pada Jong boon bahwa ia ingin bersekolah di Jepang supaya dapat kehidupan yang lebih baik dan bisa menjadi guru saat lulus. Jong boon mengatakan hal itu pada ibunya bahwa ia juga berkeinginan seperti Young ae. Tapi ibunya  Jong boon realistis aja, ia bilang Jepang tidak mungkin memberikan hal semacam itu. Wong namanya aja penjajah.

Si ibu kemudian pamit akan pergi selama satu hari dan kembali lagi besok. Malamnya ketika jong boon tidur. Tiba-tiba ia dibawa paksa oleh para tentara jepang. 

Ketika sadar jong boon sudah berada di dalam kereta bersama para gadis lain termasuk young ae. Ternyata mereka dibawa ke markas tentara Jepang yang ada di Cina untuk melayani mereka dan menjadi pemuas nafsu para tentara itu.

Kehidupan Young ae dan Jong boon berubah seketika, terutama Young ae yang berasal dari keluarga kaya dan merupakan gadis berpendidkkan merasa terhina harus dijadikan budak di sana. Tapi mereka nggak punya pilihan.

Semua gadis disana diberi obat untuk menggugurkan kandungan tapi Young ae selalu menyembunyikannya dan nggak mau meminumnya. Sikap Young ae itu ketahuan dan membuat penjaganya marah. Young ae dipaksa minum pil itu secara paksa meskipun ia menolak. Malamnya Jong boon ditugaskan untuk menunggu Young ae, takutnya Young ae bakal bunuh diri.

Lihat film ini jadi kepikiran juga tentang Indonesia di masa penjajahan, apakah wanita Indonesia juga mengalami hal yang sama? Sedih banget. 

Bersyukur bisa hidup di zaman sekarang, walaupun nggak kaya tapi nggak kelaparan dan bebas mau ngapain. Bisa kumpul sama keluarga dan bisa bermimpi mau jadi apa. Bahkan bisa rebahan juga walaupun sering diceramahin banyakin olahraga daripada rebahan....🙊

Young ae yang nggak tahan lagi pergi di pagi buta dan berjalan di atas danau yang membeku. Ia melempari danau itu dengan batu sambil berjalan di atasnya, berniat bunuh diri dengan mati kedinginan di dalam danau. Namun para tentara melihat aksi Young ae dan segera menyeretnya kembali.

Di tempat itu mereka bertemu dengan seorang teman bernama Ayako, mereka menjadi dekat dan saling berbagi cerita dan mimpi mereka. Namun suatu ketika Ayako ini ketahuan punya penyakit kulit dan ditembak mati di depan semua gadis. Hal itu membuat Young ae dan Jong boon kaget dan sangat terpukul.

Suatu malam para tentara mengadakan pesta yang meriah. Setelah pesta selesai para gadis digiring untuk berbaris. Young ae berkata pada Jong boon bahwa itu kesempatan mereka untuk kabur mumpung para tentara lagi pada mabuk. tiba-tiba para gadis ditembaki sama para tentara. Young ae dan Jong joon berhasil kabur dan menyelamatkan diri. Rupanya mereka dieksekusi karena para tentara akan pindah dan untuk menghilangkan jejak kejahatan dan perbudakan di masa mendatang mereka membunuh para gadis.

Sungguh kejam bukan😠

Di perjalanan Young ae baru sadar kalau ternyata ia tertembak. Pada akhirnya Young ae tidak tahan lagi. Mereka berhenti dan young ae memberikan jong boon foto mereka saat mereka berada di markas. Young ae berkata agar Jong boon tidak melupakannya.  Ia juga berkata bahwa Jong boon boleh menikahi kakaknya.

Setelah Young ae mati jong boon berjalan tetus menerus. Sampai ia tiba di korea dan kembali ke rumahnya, namun perkampungan itu sudah tidak berpenghuni dan keluarganya entah di mana. 

Berpuluh tahun kemudian, Young ae memutuskan untuk hidup sendiri dan menyimpan Young ae dalam ingatannya.

Setelah merawat gadis bandel tadi jong boon tua menganggapnya sebagai cucu dan mereka hidup bersama.

8/10 untuk film snowy road. Film ini diangkat dari kisah nyata tentang penderitaan gadis korea pada masa penjajahan Jepang. Saya pernah nonton sebuah vidio di youtube yang mewawancarai para remaja korea. Ketika ditanya negara mana yang paling mereka benci? semua jawab jepang. 

Bersyukur banget sekarang udah ada hukum yang lebih adil daripada zaman dulu. Keserakahan manusia bisa dibatasi dan kita bisa hidup lebih bebas di masa sekarang.


See you...






2 komentar

  1. Jadi inget dulu sebelum pandemi pernah jadi pembicara buat film Snowy Road ini, diundang di acara screening dari Korea Culture Center. Lebih ngebahas aspek sejarahnya.

    Emang miris, dan banyak yg terkejut pas saya bilang kalau praktik jugun ianfu ini juga terjadi di Indonesia pas invasi Jepang. Dan modelnya kayak di film itu.

    BalasHapus
  2. kalau diambil dari kisah nyata udah pasti bagus dan bikin merinding juga dengan historynya ya. bagus ini keliatannya ya
    kayaknya cerita jaman penjajahan di indonesia, duluu ada yang kayak gini ya

    BalasHapus


EmoticonEmoticon