Jadi penonton film Carrier

Sumber gambar imdb.com

AssalamualaikumšŸ˜

Dunia masih berputar, tenang aja jika kalian susah hari ini pasti kapan-kapan juga susah lagi, eh pasti bakal bahagiašŸ˜Š

Hari ini saya akan membahas sebuah film pasca apokaliptik dari Amerika serikat berjudul Carrier, bukan karies yak.

Rilis pada 4 September 2009 lalu dan disutradarai oleh Alex pastor dan David pastor.

Film ini diperankan oleh :

Chris pine sebagai Brian

Lou taylor pucci sebagai Danny

Piper perabo sebagai Bobby

Emily vancamp sebagai Kate

Carrier bercerita tentang 4 pemuda yang berusaha menyelamatkan diri dari wabah mematikan yang menyerang umat manusia, tidak ada obat dan bantuan. Mereka berkendara melewati berbagai kota untuk mencapai sebuah pantai terpencil di teluk meksiko. Perjalanan mereka awalnya lancar jaya diiringi dengan keasyikan ala anak muda yang bebas. Sampai mobil mereka mogok dan rusak. Serangkaian peristiwa membawa mereka pada kejadian tak terduga. Kira-kira apakah mereka semua bisa sampai dengan selamat ke pantai yang terpencil?

Markiler, mari kita spoileršŸ˜¬šŸ™Š

Jadi di awal film kita akan ditunjukan pada 4 pemuda. 2 pria dan 2 wanita. 2 pria ini bersaudara, bernama Brian dan Danny. Brian ini punya watak yang bebas, berani dan blak-blakan, sebaliknya Danny lebih kalem dan terkesan nggak tegaan. 2 wanita bernama Bobby dan kate. Bobby ini kayaknya pacarnya si Brian sementara kate kayaknya cuma gadis asing yang mereka temui waktu melarikan diri. 

Nggak kayak film wabah-wabah lainnya di film ini nggak ditunjukan seberapa parah wabah tersebut. Kita cuma akan fokus melihat perjalanan dan kisah mereka ke pantai terpencil.

Di perjalanan tiba-tiba seseorang menghentikan mobil mereka dan minta tolong untuk diberi sedikit bahan bakar. Tentu aja mereka menolak apalagi setelah mereka melihat putri pria tersebut yang udah terinfeksi di dalam mobil. Jadi orang yang terinfeksi tuh bakal mengeluarkan darah dari tubuh mereka, bisa dari telinga atau lubang manapun. Nafas mereka dan apa yang udah mereka sentuh kemungkinan besar akan terkontaminasi. Mereka langsung kabur tapi pria tersebut berhasil merusak mobil mereka sehingga mobil mereka mogok. Nggak ada pilihan lain mereka akhirnya kembali menemui pria tersebut sambil jalan kaki. setelah berbincang dan membuat kesepakatan. Pria tersebut berkata bahwa ia mau membawa anaknya ke rumah sakit di kota yang katanya disana ada obat baru yang manjur. Mereka kemudian diisolasi di belakang mobil pakai plastik dan diselotip. Pria tersebut bernama Frank.

Sayangnya ketika sampai di rumah sakit tersebut. Ternyata pengobatan baru itu gagal bahkan si dokter udah meninggal dan dokter yang tersisa bersama beberapa anak kecil malah mau bunuh diri massal. Mereka nggak punya pilihan lain selain meinggalkan Frank dan putrinya di sana. Sedih banget pas adegan ini karena anak kecilnya tuh kasihanšŸ˜­

Di tempat tersebut juga ada kejadian yang tak terduga. Waktu Brian, Danny, Kate, dan Frank masuk ke dalam, Bobby memutuskan untuk berada di mobil menemani si putri. Tiba-tiba dia sesak nafas. Bobby yang nggak tega mencoba menyelamatkannya dan membuka plastik isolasi, sat itu si putri ini muntah darah dan nyiprat ke muka serta jaketnya Bobby. Seperti yang kita duga si Bobby pasti ketularan tapi dia menutupinya dan pura-pura nggak terjadi apapun. Mereka pun melanjutkan perjalanan.

Di perjalanan itu mereka kemudian mampir ke sebuah penginapan dan menghabiskan waktu dengan bersenang-senang dinsana. Main sepuasnya bahkan main golf sambil memecahkan semua kaca jendela di sana. Sementara Bobby jadi bersikap jaga jarak dan nggak mau terlalu deket dengan siapapun tapi dia nggak mau ngaku.

Tanpa mereka sadari  tiba-tiba ada beberapa orang selamat yang datang ke tempat tersebut. Mereka memakai pakaian pelindung dan juga masker pelindung. Nah saat itulah para gadis, Bobby dan Kate disuruh untuk buka baju, sementara Brian dan Danny diusir. Awalnya Brian dan Danny nggak setuju dan berniat mau bunuh mereka tapi ternyata pas mereka buka baju ketahuanlah kalau Bobby udah terinfeksi. Tubuhnya tuh merah-merah kayak memar gitu. Mereka berempat kemudian dibiarkan kabur dan melanjutkan perjalanan.

Di perjalanan itu semua jadi diam,  gelisah. Mereka tahu bahwa bobby udah terinfeksi, tapi gimanapun juga pasti sungkan mau ngusirnya. Kan si Bobby sayangnya Brian. 

Akhirnya pas mereka berhenti di POM bensin buat cari bahan bakar, Danny mencoba bicara pada Brian soal Bobby yang tentu aja Brian nggak mau membahasnya. Mereka kembali melanjutkan perjalannan dalam hening. 

Tiba-tiba Brian mengehentikan mobilnya dan menyuruh Bobby keluar. Saat itu Bobby menolak dan ia masih berusaha ikut mereka tapi Brian menariknya keluar sambil marah-marah. 

Meski begitu saya aja tahu kalau Brian ini terpaksa, dia cinta gaezz sama Bobby tapi dia juga tahu wabah itu nggak ada obatnya, dia juga bawa 2 orang lain.

Akhirnya dengan berat hati Bobby pun ditinggalkan dengan beberapa bekal air dan makanan. Mereka melanjutkan perjalanan yang makin nggak nyaman dan makin hening ditambah bensinnya udah mau habis. Di perjalanan mereka ketemu mobil yang ditumpangi dua orang. Danny mencoba minta sedikit bahan bakar secara baik-baik tapi ditolak itu sebabnya Brian membunuh 2 orang asing itu tapi ia sendiri juga ketembak kakinya. 

Danny yang nggak setuju dengan perbuatan Brian marah- marah dan bikin mereka bertengkar. Disitu Brian marah sama Danny karena Danny selalu jadi orang yang sok positif dan membiarkan Bria melakukan hal-hal negatif dan kotor supaya Danny tetap bersih. Bahkan ia juga yang harus mengusir Bobby bukan Danny padahal ia sangat mencintai Bobby.

Bener juga sih yang diakatakan Brian, meeka nggak bisa bertahan disituasi tersebut jika masih merasa nggak tegaan sama orang lain. Meskipun kalau saya masuk ke dalam film ini saya pasti bakalam jadi kayak Danny.

Semua harus tetap berjalan. Mereka melanjutkan perjalanan dengan kondisi Brian yang sakit karena tertembak jadi kate yang ganti menyetir.

Karena kondisi Brian yang makin parah Danny sebagai adik nggak tega.

Mereka kemudian berhenti di sebuah rumah untuk mencari bantuan. Di rumah itu nggak ada yang selamat hanya ada seekor anjing yang lagi makan daging manusia yang udah mati. Danny kemudian membunuh anjing tersebut dan mengambil peralatan medis. Saat ia mengobati Brian ternyata Brian ini udah terinfeksi juga. Tapi Danny tetep diam dan mereka melanjutkan perjalanan.

Malamnya mereka berhenti untuk menyalakan api unggun dan tidur. Saat itulah dengan berat bagi Danny meninggalkan Brian. Sempat terjadi pertengkaran dan perdebatan karena Brian nggak mau mati sendirian dan kesepian seperti orang-orang yang ia lihat. Akhirnya Danny menembak kakaknya sambil nanges. Sedih sih pas moment ini.

Tinggal Danny dan Kate melanjutkan perjalannan ke pantai terpencil. Mereka akhirnya selamat dan sampai di sana. Nggak ada siapapun selain mereka. Danny menyusuri setiap tempat dan teringat kenangannya bersama Brian dan keluarganya. Diiringi musik yang pas banget bikin saya seakan jadi Danny.

Tamat.

7.7/10 untuk film ini. Jujur pas awal notnon saya langsung teringat sama wabah corona yang saat ini lagi merebak di seluruh dunia. Jadi timbul pertanyaan "kapan wabah ini selesai" sekaligus ketakutan kalau selesainya nggak tahu kapan. Berdoa dan tetap jaga diri aja ya gaez. Jangan nakal sok-sok an kuat dan nggak mau mengikuti protokol.

Okeh...šŸ‘


See you....


0 komentar

Posting Komentar