Jadi penonton film Sightless

Sumber gambar imdb.com

Assalamualaikum sob😁

Hari demi hari berlalu, rasanya saya makin gabut dan makin malas keluar kamar. Lebih miris lagi, semua orang mulai menceramahi saya yang nggak mau keluar. Tapi ya sudahlah daripada pusing mikirin itu lebih baik lanjutin nulis aja. Because they don't know what i do..

Eh, bener gitu nggak sih?😅

Hari ini saya mau berbagi cerita dari sebuah film psikologi thriller berjudul sightless. Rilis pada 2 September 2020 lalu dan disutradarai oleh Cooper karl.

Film ini dibintangi oleh Madelaine petsch dan Alexander koch sebagai pemeran utamanya.

Bercerita tentang seorang wanita yang menjadi buta karena ulah orang asing yang menyiram cairan kimia ke matanya. Dia kemudian menjalani semacam rehabilitasi di suatu apartmen gitu. Anehnya, ia merasa ada yang janggal dengan keadaan di sekitarnya. Dimana dia sebenarnya?

Sst.. Ini spoiler loh😬

Jadi ceritanya tokoh utama kita Ellen adalah seorang pemain biola yang tiba-tiba terbangun di rumah sakit dalam keaadaan buta. Yang ia ingat seseorang menyemprotkan sebuah cairan ke matanya setelah itu ellen tak sadarkan diri. Ia sudah ada di rumah sakit saat pertama kali buka mata. Beberapa hari kemudian Ellen mendapat kabar kalu dia akan dipindahkan ke sebuah apartmen dan kakaknya sudah mempekerjakan seseorang yang akan membantunya untuk pulih dari trauma dan menjalani hidupnya kembali.

Meski begitu Ellen tidak pernah bisa menghubungi kakaknya dan bicara secara langsung. Ia merasa sangat kesepian, sedih dan stress karena kehilangan pengelihatan. Tiap malam ia selalu bermimpi buruk tentang orang yang telah membuatnya buta. 

Lalu suatu hari tibalah Clayton. Seorang cowok yang mengaku akan membantu Ellen untuk pulih.

Di film ini apa yang diperlihatkan pada kita adalah apa yang Ellen pikir dan lihat di pikirannya. Jadi terkadang situasi warna dan lain-lain bisa berubah jika Ellen menyadari ia salah. 

Dari Clayton Ellen tahu kalau warna apartmen itu itu biru, dan terletak di lantai atas. Setiap pagi Ellen mendengar keributan dari jalan raya di bawahnya.

Ellen tak pernah keluar rumah karena memang ia merasa trauma. Tapi suatu malam ia mendengar suara seorang wanita yang bertengkar dengan seorang pria suara itu berasal dari kamar di sebelahnya. Ellen kemudian memberanikan diri untuk mengujungi si pemilik kamar. Ia menempelkan sebuah catatan yang menawarkan si pemilik untuk minum teh bersama.

Keesokan harinya wanita bernama Lana itu datang. Awalnya Lana terlihat biasa aja sampai Ellen merasa curiga lalu meraba wajahnya dan menemukan bekas luka di pipinya, lebih mencurigakan lagi karena Lana bilang "jangan percaya pada siapapun" Ellen yang mengira bahwa Lana mungkin disiksa sama suaminya menelpon polisi dan melaporkan hal tersebut. Namun polisi mengatakan bahwa Lana baik-baik aja.

Ia juga menceritakan hal tersebut pada Clayton, tapi Clayton juga mengatakan hal yang sama. Hal-hal yang dirasakan Lana terasa semakin aneh, seperti jendela yang selalu terdengar berisik tapi di sisi jendela lain benar-benar sepi. Ia juga mendengar keributan yang sama pada jam yang sama.

Pokoknya Ellen ini merasa ada yang nggak beres, ia juga belum bisa menghubungi kakaknya sama sekali.

Karena stress si Lana kemudian memutuskan untuk bunuh diri dengan melompat dari balkon apartmennya, kan tadi katanya ia tinggal di apartmen paling atas.

Dan.. Ternyata gaez...😱

Lana nggak mati. Ia baik-baik aja tanpa luka apapun. Apakah ia punya kekuatan super?

Oh no.. Tapi karena emang ia jatuh ke tanah yang tingganya cuma beberapa meter. Di sebuah ruangan kedap suara yang penuh speaker. Di situ Lana menyadari bahwa selama ini ia ditipu, suara kendaraan yang ia dengar ternyata hanya rekaman suara. Semua yang dikatakan Clayton dan apa yang ia bayangkan adalah kebohongan. Bahkan warna dindingnya juga bukan biru tapi hijau gelap gitu. Suasana juga berubah. Ellen menyadari bahwa ia telah ditipu dan ia ketakuatan

Trus apa yang sebenarnya terjadi?

Suasana kamar yang awalnya kita berwarna biru berubah menjadi lebih gelap dan suram.

Setelah menyadari bahwa semua emang nggak beres Ellen mulai mencari tahu lebih jauh. Ia juga mulai tidak percaya sama si Clayton. Dan bener aja gaez ternyata dalang dari semua hal yang dialami si Ellen adalah mas Clayton ini.  Tapi apa alasannya?

Penasaran ya?

Awalnya Clayton berkata bahwa itu dilakukan untuk membuat Ellen lebih tenang dan merupakan proses adaptasi. Tapi Ellen tahu si Clayton bohong.

Jadi ternyata si Clayton ini adalah salah satu penggemarnya Ellen, dia pernah bercerita bahwa dulu ia dikurung oleh ayahnya di ruangan bawah tanah gitu dan selama itu ia selalu mendengar permainan biolanya Ellen, permainan itu membuatnya semangat dan bisa bertahan hidup namun rasa obsesinya membuatnya ingin memberikan kehidupan yang untuk untuk ellen.

Indah dari mananya ya🙄 nggak waras emang mas Clayton.

Nggak mudah bagi Ellen untuk melarikan diri karena ternyata ia juga berada entah dimana, bisa jadi di ruangan bawah tanah. Di hutan atau dimanapun. Apalagi kondisinya yang buta membuatnya cuma bisa menebak-nebak. Pas adegan kabur-kaburannya beneran mencekam sih, untungnya ada Lana yang kemudian membantu Ellen utuk melarikan diri. Ellen berhasil kabur setelah membuat Clayton babak belur dan buta karena kesiram cairan khusus gitu. 

Akhirnya si Ellen bebas. Film pun berakhir dengan Ellen yang akan bermain biola di sebuah panggung dengan banyak penonton. Namun entah kenapa saya kok curiga ya.  Apa jangan-jangan si Ellen ini sebenernya masih dikurung soalnya pas dia keluar dari tempat itu nggak diperlihatkan dengan jelas. Gimana kalau suara para penonton juga merupakan tipuan😳

7/10 untuk sightlees, semoga aja mbak ellen nggak ketipu lagi ya. Sungguh mengerikan kalau ada kejadian semacam ini di dunia nyata, rasa obsesi yang berlebihan dan merugikan orang lain.

Walaupun udah baca spoilernya, tonton filmnya langsung untuk pengalaman yang lebih baik ya gaez.


See you

1 komentar

  1. Menakutkan yah kalau ada kejadian sperti itu. Gak bisa liat, trus ditipu lagi

    BalasHapus


EmoticonEmoticon