Jadi penonton film Korea Please don't save me

 


Assalamualaikum....😊

Halo epribadih..., udah pada makan belum? Kalau belum hayuk dunk ajak-ajak saya makan gitu...

Hi..hi...

Hari ini saya mau bercerita tentang sebuah film korea berjudul Please dont save me, atau kalau diartikan artinya adalah, tolong jangan selamatkan aku. Dari judulnya aja udah ketahuan kalau film ini pasti bikin sedih.

Please dont save me rilis pada 10 September 2020 lalu dan disutradarai oleh Jeong yeon kyung.

Berkisah tentang gadis remaja bernama Seon yoo, berusia 12 tahun yang harus menghadapi kesedihan dan rasa depresi setelah ayahnya mati bunuh diri dan meninggalkan sejumlah hutang yang besar.  Seon yoo dan ibunya kemudian pindah ke tempat baru untuk memulai semuanya dari awal. Namun semua nggak bertahan lama.

Di sekolah barunya Seon yoo mendapat teman-teman yang baik dan bahkan ia juga menjadi murid yang pintar, namun karena dulu ia dibully di sekolah lama, Seon yoo jadi sering curiga dan sulit menyesuaikan diri dengan mereka. Di kelasnya Seon yoo ini ada anak cowok yang usil dan ceria banget namanya Joung guk. Pokoknya kepribadian mereka ini bertolak belakang. 

Etapi sejak pertama mereka ketemu si Joung guk ini penasaran sama Seon yoo karena menurutnya Seon yoo itu aneh, lama-kelaman Joung guk jadi suka sama Seon yoo dan bahkan ia menemani Seon yoo pergi menemui teman ibunya lalu mereka makan eskrim dan bercanda di jalan bersama. 

Kehidupan sekolah Seon yoo yang mulai membaik jadi berubah ketika neneknya datang ke sekolah dan membut keributan membahas tentang uang asuransi ayahnya, ditambah ibunya Seon yoo yang mulai lelah sama hidupnya, bekerja banting tulang seharian. Pada akhirnya ia mulai merasa depresi juga.

Seon you ini sayang banget sama orang tuanya jadi apapun yang ibunya berikan Seon you nggak pernah membantah.

Di film ini Seon yoo sepertinya juga ingin merasa bahagia dan menikmati masa kecilnya namun ia juga terkurung dalam kesedihan akan kematian ayahnya. Juga ibunya yang harus bekerja seharian untuk dirinya.  

Sampai suatu ketika, ibunya Seon yoo ini bilang kalau ia ingin menyapa suaminya, dia mengajak Seon you pergi ke dermaga dimana sang ayah ditemukan mati bunuh diri. Seon yoo tahu ajakan piknik tersebut

Sebenernya adalah ajakan untuk bunuh diri bersama.

Meskipun ketakutan tapi Seon yoo nggak mau ditinggal sendiri atau meninggalkan ibunya sendiri. 

Sebelum itu Seon yoo menemui Joung guk untuk meminta maaf dan memberikannya buku seni mengguting miliknya sebagia hadiah, buku itu adalah hadiah dari ayahnya dulu.  Si Joung guk ini peka banget deh jadi cowok. Pembicaraanya dengan Seon yoo membuatnya cemas karena rasanya dia tidak akan bertemu dengan Seon you lagi...

Kasihan banget sama Seon yoo karena diusianya yang masih semuda itu ia seperti nggak punya pilihan untuk menikmati masa kecilnya dan terpuruk dalam kesedihan. Dia nggak bisa bikin pilihan sendiri karena ingin selalu bersama yang ibu.

Film ini juga menjelaskan gimana menjadi orangtua tuh juga bukan hal yang mudah. Karena apa yang dilakukan orangtua pasti akan berdampak besar pada si anak. Keputusan ibu seon yoo yang pada akhirnya menyerah dan ngajak Seon yoo bunuh diri mungkin juga merupakan bentuk depresinya. Yah, gimanapun juga dia juga manusia.

Semoga aja para orangtua di dunia diberikan kekuatan untuk bisa mendidik dan membahagiakan anak-anaknya ya...

Amin....

Eh penasaran ya sama kelanjutannya...😁

Hi..hi...

Jadi kemudian si Joung guk dengan gagah berani menyusul Seon yoo ke dermaga yang ternyata udah nggak terpakai padahal sebelumnya ia udah dikunci ibunya dikamar tapi nekad kabur lewat jendela. Berkat kenekad'an Joung guk tersebut akhirnya Seon yoo yang hampir mati bisa terselamatkan. Dan ibunya juga jadi sadar. Film ini berakhir dengan mereka berdua yang jajan eskrim bersama di taman bermain di cuaca yang cerah. Kayak menggambarkan bahwa pada akhirnya Seon yoo bisa menikmati masa mudanya yang manis dan cerah.

7/10 untuk Please dont save me...

Saya belum menjadi seorang ibu tapi, menjadi orang tua berarti kita harus kuat demi masa depan anak, karena mereka pasti belum bisa menentukan pilihan hidupnya. Menurut saya pribadi masa kecil adalah masa dimana kepribadian dibentuk dan berpengaruh besar sampai dewasa. 

Silahkan nonton sendiri ya gaez karena saya nggak spoiler semua adegannya jadi kalian harus banget nonton sendiri ya. Karena menonton filmnya secara langsung lebih menyenangkan daripada cuma baca spoiler.


See you...


1 komentar

  1. baca judulnya aku nebak ini pasti tentang kesehatan mental, depresi, dan bunuh diri
    ternyata bener
    duh sedih sekali jadi seon yoo
    dia harunya ceria bisa menghabiskan usia mudanya
    tapi bener mbak sulit jadi orang tua apalagi jika ditinggal pasangan bunuh diri
    mau liat ah film ini

    BalasHapus


EmoticonEmoticon