Jadi penonton film The pursuit of happyness

Sumber gambar imdb.com

Assalamualaikum😁

Apa kabar semuanya? Semoga kita selalu diberi kebahagian dan ketenangan jiwa walaupun hidup silih beganti dari susah ke seneng dan dari seneng ke nyesek😬. 

Hari ini saya mau membahas sebuah film inspiratif yang dimainkan oleh salah  satu aktor paporit saya dari hollywood yaitu will smitt.

Yey....

Sebuah film berjudul The pursuit of happynes atau kalau saya artikan jadi mengejar kebahagiaan, capek kan ngejar abang kyungsoo terus.

Dan hebatnya lagi film ini diangkat dari kisah nyata loh. Luar biasa inspiratif kan.

Udah lama banget saya pengen nonton film ini tapi nggak tahu mau nonton dimana, mau nonton di bawah pohon mangga juga nggak ada.

Plak...

Okey, back to waras😄

Akhirnya kemarin saya bisa dunk nonton film ini. Dan yah.. Saya merasa mendapat motivasi untuk mengejar cinta bang Do kuyungsoo lagi😌

Lah.. Salah tangkap makna kayaknya😂

Maap, maksudnya saya termotivasi juga untuk mengejar mimpi saya supaya bisa membahagiakan orang-orang yang saya sayangi.

The pursuit of happyness rilis pada November 2006 dan disutradarai oleh Gabriele muccino. Udah cukup lama tapi masih punya kualitas bagus.

Jadi film ini tuh bercerita tentang seorang pria bernama Chris gardner yang menjalani hidup susah alias pas-pasan banget. Crish punya istri namanya Linda dan anak cowok bernama Christopher (betewe yang main jaden smitt dunk). Untuk membiayai kehidupannya Chris menjual sebuah mesin pemidai tulang secara keliling, tapi hal tersebut juga nggak bisa menutupi biaya kehidupan mereka. Mulai dari biaya sewa, pajak dan tilang, soalnya si Chrish ini sering banget kena tilang. Linda yang bekerja di sebuah pabrik akhirnya nggak kuat sama tekanan hidup mereka dan memutuskan untuk pergi ke New york mencari pekerjaan baru. Tentunya setelah mereka sering  bertengkar.

Suatu pagi Chrish yang sedang berkeliling dengan mesin pemidainya memperhatikan sebuah perusahaan saham dimana para karyawannya terlihat selalu bahagia dengan senyum terukir di wajah mereka. Chrish berpikir kenapa dia nggak bisa tampak sebahagia itu? Akhirnya Chris mencoba melamar menjadi pemagang di perusahan Dean witter. Dari 20 pemagang hanya akan ada 1 orang yang berhasil lolos. Susah banget kan, berasa kayak mustahil untuk mencapainya. Kayak ngelamar jadi pacarnya Rainby.

Lah kan dia udah punya istri🙄

Tapi Chrish mau mencoba. Sedihnya sebelum masuk ke dalam gedung tersebut Chrish ini nitip alat pemidainya sama seorang pengamen jalanan dan memberikannya uang supaya mau menjaganya sampai ia keluar, eh, lhakok malah dibawa kabur. Maling ternyata gaez. Padahal itu tuh sumber penghasilan Chrish untuk bulan itu.

Waktu itu permainan rubik baru aja muncul dan nggak banyak orang yang bisa menyelesaikan permainan tersebut, tapi Chrish ini bisa, malahan dalam waktu singkat loh. So.. Bisa dibilang Chris emang pinter.

Untuk diterima jadi pemagang Chris berjuang keras sambil menjual mesin pemidainya. Dan dia diterima jadi pemagang karena dia bisa main rubik.. Wow.. Lebih tepatnya karena salah satu orang di perusahaan itu kagum melihat Chrish dengan permainan rubiknya.

Sayangnya Linda udah nggak betah dan memutuskan pergi sambil membawa Cristhoper. Padahal bagi Chrish, anaknya adalah segalanya karena dulu ia tidak tahu ayahnya maka ia berjanji bahwa jika ia punya anak ia akan memastikan anaknya tahu siapa ayahnya. Keesokan harinya Chris menjemput Chrishtopher yang dititipin di tempat penitipan anak dan membawanya pulang setelah sebelumnya berdebat dengan Linda lagi.

Kehidupan Chrish di film ini bener-bener sedih tapi dia tetep berjuang dan nggak mau putus asa. Berkali-kali dia harus diusir dari kos-kosan dan ngantri untuk dapat tempat bermalam gratis, bahkan ada adegan dimana dia dan Christhoper harus tidur di dalam toilet karena nggak mampu bayar sewa dan Chrish nggak punya uang sama sekali. Uangnya di rekening tuh diambil paksa karena dia telat bayar pajak.

Moment yang bikin sedih banget pas Chrish nangis di dalam toilet karena nggak tahu mau tidur dimana, sambil nutup telinga anaknya dan sebelah kakinya nahan pintu yang dikunci karena digedor-gedor dari luar😭😭

Di moment ini kayak, ya ampun seorang bapak yang nggak pernah nangis di depan anaknya, trus saya lihat dia nangis. sedih rasanya....

Banyak banget kalimat yang bisa  dijadikan motivasi dalam film ini. Lumayan bisa menampar jiwa saya yang masih suka males.

Jadi di hari pertama wawancara, Chris ini ditangkap polisi karena surat tilang yang numpuk. Dan dia harus berada di kantor polisi sampai besok pukul setengah 10 padahal dia ada wawancara jam sepuluh lebih 15. Udah gitu penampilannya juga nggak karuan, karena cuma pakai kaos daleman, jaket dan celana panjang, pakaiannya dan badannya juga kotor kecipratan cat karena sebelum ditangkap Chrish lagi ngecat kos-kosan supaya bisa tinggal di sana seminggu lagi. 

Namun Chrish nggak menyerah, dia lari dari kantor polisi ke tempat wawancara dan menghadapi para pimpinan dengan percaya diri. Chrish menceritakan kalau dia baru saja ditangkap polisi karena surat tilang dan pakai pakaian kayak gitu karena sebelumnya dia ngecat tembok. Di situ Chrish bilang "saya tipe orang yang jika diajukan pertanyaan dan jika saya tak tahu jawabannya saya akan katakan saya tak tahu. Tapi saya berani bertaruh saya tahu bagaimana mencari jawabannya dan saya akan menemukannya." dan semua pimpinan tertawa mendengar jawaban Chris yang cerdas.

Terus pimpinannaya balik tanya, apa yang akan dikatakan Chris kalau dia mempekerjakan seseorang yang datang ke wawancara kerja tanpa memakai kemeja?

Trus Chrish jawab "dia pasti memakai celana yang sangat bagus"

Bisa ae si Chrish😂

Saya sih nangkepnya, kalau seseorang nggak memiliki kelebihan seperti orang lain dia pasti punya kelebihan sendiri.

Tapi nggak berhenti sampai di situ, karena perjuangan masih panjang. Chris harus magang selama 6 bulan tanpa bayaran. Jadi dia harus nyambi jualan mesin pemidai dan ngurus Chtistoper. Masih luntang lantung di jalanan seperti sebelumnya. Kepribadian Chris yang ramah dan baik membuat orang yang bertemu dengannya tertarik sama Chris dan itu membawa kesuksesan padanya. Bahkan akhirnya Chrish bisa mendirikan perusahaannya sendiri loh. Ia menjadi sangat sukses dengan keuletan dan sikap pantang menyerahnya.

Film ini mengajarkan pada kita untuk tetap berusaha melakukan yang terbaik meski kondisi terpuruk sekalipun. akan selalu ada jalan kalau kita mau berjalan. Setiap menit, setiap detik terasa penting, jadi jangan langsung menyerah hanya karena merasa udah kehabisan waktu. 

Udah ada yang nonton belom? Banyak pastinya, karena ini kan film lama dan saya telat banget nontonnya😂😁

Saya kasih nilai 8/10 untuk film ini. Nonton film ginian bisa jadi booster buat meningkatkan semangat. Untuk sobat semua jangan berhenti untuk mengejar mimpi dan semoga bahagia selalu ya.

I love you all😉

Betewe mohon maaf, kayaknya saya sering salah nulis nama Chrish nya😁


See you....


4 komentar

  1. Jadi list aku nih buat nonton The pursuit of happyness. Trus aku suka banget kalau filmnya diangkat dri kisah nyata seperti inii mba. Aku belum pernah nonton sih mba, tapi next sepertinya bakal ditonton nihh..

    Salam kenal ya mba Astria, aku ulfahh, hehee😅

    BalasHapus
  2. Film ini bikin lumayan nyesek sih. Apalagi terinspirasi dari kisah nyata. Wajib nonton pokoknya.

    BalasHapus
  3. Udah lama kagak nonton di bioskop lagi...

    BalasHapus
  4. aku suka banget sama film ini, dari jalan ceritanya nggak bisa bikin lupa
    gimana perjuangan buat mencapai impian
    emang top ini film
    waktu ke vietnam, dan pas liat tv ehh yang diputer di tv lokal ternyata film ini, emang sekeren itu

    BalasHapus


EmoticonEmoticon