Jadi penonton film Children of men

Sumber gambar imdb.com

Assalamualaikum😁

Dunia ini sepi tanpa suara anak-anak... Inilah yang menjadi tema untuk review film kali ini. Children of man, sebuah film yang bercerita tentang kepunahan umat manusia karena seluruh orang mengalami kemandulan massal. Film dengan genre unik yang bikin saya terharu sebagai penonton.

So langsung aja... Film ini rilis pada 22 september 2006 di Britania raya dan disutradarai oleh Alfonso cuaron.  

Film dimulai dengan sebuah berita tentang meninggalnya manusia termuda atau bayi termuda di bumi bernama Diego. Meninggal di usia 18 tahun. Kematian Diego membuat seluruh orang di inggris sedih karena telah kehilangan bayi termuda mereka. Padahal 18 tahun kan bukan bayi ya...

Tokoh utama kita adalah Theo. Saat itu selain masalah terancamnya kepunahan manusia, dunia juga sedang geger, perang di mana-mana, teroris dan lain-lain. Suatu hari Theo yang sedang berjalan tetiba diculik sama orang tak dikenal yang mana ternyata yang menculiknya adalah kelompok fish yang dipimpin oleh mantan istrinya, Julian. Julian ini membela para imigran yang mendapat perlakuan tidak layak. Dia menjelaskan bahwa ia membutuhkan bantuan Theo untuk mendapatkan surat transit guna mengantarjan seorang gadis imigran bernama Kee agar bisa pergi ke Bexhil, sebuah tempat pengungsian untuk kaum imigran. Awalnya Theo menolak tapi kemudian dia setuju menolong dengan syarat dia juga ikut bersama Julian. Dari awal saya udah mikir kok kayaknya si Kee ini spesial banget ya....

Kayak mi goreng pake telor 5😂

Dan ternyata emang bener sob...

Di perjalanan menuju Bexhil mereka dicegat oleh ornag-orang yang berdemo dan Julian meninggal karena tertembak. Kematian Julian yang tak terduga itu membuat semuanya terkejut, padahal saya yakin Theo masih cinta sama Julian dan dia terpukul banget sama kematian julian. Udah gitu mereka juga menjadi buronan karena.. Menembak 2 orang polisi.

Karena fish adalah kelompok besar maka mereka bisa mendapatkan tempat berlindung. Kee, Miriam (seorang bidan) dan Theo diberikan tempat tinggal sementara sebelum besok pagi akan berangkat ke bexhil.

Tapi ternyata semua cuma rekayasa sob. Jadi kelompok tersebut sengaja membunuh Julian karena mereka tidak setuju jika kee dibawa ke Bexhil mereka inginnya Kee dan bayinya akan jadi lambang perdamaian untuk kelompok mereka agar fish diakui pemerintah dan dunia. Theo yang mengetahui hal tersebut kemudian menceritakannya pada Kee dan miriam lalu mengajak mereka pergi dari sana secara ngumpet-ngumpet alias diam-diam bae. Yang tentu aja mereka jadi buronan kelompok fish dan hampir aja ketangkep, untungnya mereka bisa kabur dan selamat. Tapi masalah nggak berhenti sampai di situ. Karena nggak tahu harus kemana maka Theo mengajak mereka pergi ke rumah jasper. Kayaknya jasper ini orangtuanya Theo deh...

Lah gimana saya ini nonton kok nggak paham😂

Di sana mereka aman dan bisa berlindung selama semalam sebelum fish menemukan mereka. Lagi-lagi mereka harus kabur. Sedih banget karena Theo harus melihat jasper mati ditembak oleh kelompok fish. Mereka pergi menemui syd. Seorang polisi yang merupakan temannya jasper yang berjanji akan mengantarkan mereka ke kapal menuju Bexhil. Semua berjalan lancar sampai mereka tiba di Bexhil dan bertemu maricka. Seorang wanita yang memberi mereka penginapan. Sayangnya kee mengalami kontraksi dan bayinya akan segera lahir. Mirim mencoba menyelamatkan kee sehingga ia ditangkap polisi. Tinggalah kee dengan Theo. 

Malam itu Kee akhirnya melahirkan seorang bayi prempuan dengan bantuan Theo. Bayi pertama di dunia setelah 18 tahun umat manusia mengalami kemandulan. Rasanya terharu banget. Namun masalah nggak berhenti sampai di situ. Pagi harinya pintu penginapan mereka didobrak sama syd yang ternyata udah tahu kalau mereka adalah buronan plus ada seorang bayi yang akan membuat Syd dapat imbalan besar. Untungnya maricha ini baik. Dia menyelamatkan mereka dan mengantarkan mereka menuju kapal dayung. Tapi disinilah konflik besarnya muncul. Sedang ada penyerangan, tentara inggris dan para teroris. Ketika mereka hampir tiba. Malah kelompok fish mencegat mereka dan membawa kee beserta bayinya pergi. Untungnya kedatangan tentara bisa membuat theo dan maricha kabur. Lalu theo mencari kee ke dalam sebuah bangunan yang lagi di serang karena di sanalah ada kelompok fish. Theo naik ke atas dan untungnya bertemu dengan kee lalu membawanya kabur. Di sinilah adegan yang bikin mata saya berkaca-kaca. Kaca yang bersih bening seperti tanpa kaca🎶

Yaitu ketika bayi kee menangis dan semua orang mendengar suaranya. Duara bayi pertama setelah sekian lama manusia nggak bisa punya anak. Semua orang terharu, tersentuh dengan suara tangisan itu. Bahkan suara tembakan berhenti seketika karena para tentara melihat si bayi, mereka memberikan jalan dan bahkan menangis mengetahui ada seorang bayi yang lahir. Sumprit saya terharu banget pas adegam ini. Karena selain kehadiran bayi tersebut, kenyataanya bayi itu lahir dari seorang wanita imigran yang jadi buronan. Keajaiban yang muncul di tengah peperangan, mampu meredam kekacaun dengan suara tangisanya.

Namun perang masih berlanjut sementara kee dan Theo menemui maricha dan pergi naik perahu. Maricha nggak ikut. Jadi hanya theo, kee dan bayinya. Mereka menunggu selama beberapa lama di tengah lautan. Karena katanya kapalnya akan segera tiba. Saat itu tiba-tiba kee histeris karena melihat darah yang mengalir di lantai perahu. Dia pikir itu darahnya tapi ternyata darah itu darahnya Theo. Dia tertembak pas menyelamatkan kee dan bayinya. Sambil menunggu kapal mereka berbincang. Kee berkata bahwa dia akan menamakan anaknya Dylan, seperti nama anak Theo yang mati. Tak berapa lama kapal pun tiba namun saat itu Theo sudah mati dan film berakhir dengan suara anak-anak kecil yang sedang tertawa😭😭😭😊😊

Terharu campur sedih sama endingnya.

Saya kasih nilai 8/10 untuk film ini karena temanya yang luar biasa unik. Saya jadi berpikir kalau hal semacam itu betulan terjadi bakalan gimana nasib bumi? Awalnya saya tuh nggak ngarep film ini bakalan bagus karena saya kan biasanya lebih suka nonton jombi-jombian kan yak, tapi ternyata tema-tema anti mainstream gini juga seru untuk ditonton😁

So gaez semua... Kalian udah pada nonton? Atau mau nonton setelah baca review ini?

Apapun pilihanya tetap damai dan jangan rusuh yak😌😂


See you





2 komentar

  1. Tp kok rasanya sedih yaaaa :D. Iya sih temanya unik memang. Sedikit penasaran juga aku jadinya mba.

    Walo msh ragu mau nonton ato ga pas baca ending si Theo.

    BalasHapus
  2. pas teo mati dan ada usra anak tertawa di situ bikin hmmm
    eh iya si kok bisa ya mbak 18 tahun dianggap bayi termuda
    lumayan udah lama ya film ini taun 2006

    BalasHapus


EmoticonEmoticon