Jadi penontom film Kizudarake no akuma

Sumber gambar imdb.com
Assalamualaikum😁

Gimana kabarnya sobat semua? Lagi pada ngapain nih? Betewe biarlah langit mendung yang penting hatimu tetap cerah 

Plak...

Ngomong apaan dah🙄

Ehem...ehem.. Fokus trulala, jadi hari ini saya mau jadi penonton film kizudarake no akuma.

Sebuah film tentang pembullyan yang cukup unik. Unik gimana? Ya unik aja?

Cuss kita bahas...

Kizudarake no akuma rilis pada 4 februari 2017 dan disutradarai oleh Santa yamagishi.

Film ini dibuka dengan musik yang cukup ceria kek iklan pocari. Pokoknya bikin semangat beraktivitas lah. Berasa jadi cewek jepang saya😂

Tapi adegannya sungguh miris, karena memperlihatkan seorang gadis yang lagi dibully di kamar mandi juga. Kesian lihatnya.

Lalu adegan akan berpindah ke tokoh utama kita. Perkenalkan namanya adalah Kasai Mai. Jadi Mai ini pindah dari Tokyo ke sebuh desa dan bersekolah di sana.  Di awal diceritakan kalau Mai memiliki hidup yang cukup baik. Dia punya wajah yang cukup manis, teman-teman yang baik dan orang tua yang baik pula. 

Mai berpendapat kalau dia harus hidup dengan kata cukup baik, cukup aja nggak usah berlebihan. Tidak terlalu mencolok juga tidak terlalu diam. Intinya dia ini pandai menyesuaikan diri.

Di sekolah barunya Mai diantar mengelilingi sekolah oleh seorang cewek bernama odagiri shino. Kalau saya lihat mukanya mirip banget sama kim so hyun lho gaez atau cuma perasaan saya aja ya🤔.

Mereka berbincang-bincang sambil muterin sekolah, odagiri membahas soal tokyo yang pastinya banyak murid dirisak di sana tapi mai menjawab kalau dulu di sekolahnya nggak begitu parah lagipula di setiap sekolah pasti ada hal begitu. Mai ini asyik merekam suasana sekitar dengan antusias lalu dia merekam odagiri dan memanggilnya, si odagiri ini berpaling tampak nggak nyaman banget.

Di kelas mai menyadari kalau tiap anak udah punya geng sendiri-sendiri. Jadi inget saya dulu juga punya geng lho di sekolah, dan biasanya geng saya tuh geng paling absurd😂 yang suka berangkat paling pagi dan pulang paling sore cuma demi wifi, yang uang sakunya selalu pas-pas'an dan nggak pernah pacaran, yang kemana-mana gandengan sebagai bentuk persahabtan. Dan ngomongin hal-hal absurd sampai perut sakit karena ketawanya kelewatan😂😂😂

Ya ampun jadi kangen masa sekolah.

Ehem..ehem.. Back to topic.

Tapi berkat kepandaianya dalam menarik perhatian akhirnya Mai didekati satu geng cewek yang sebenernya bagi mai mereka itu Freak alias aneh karena salah satu cewek rambutnya dicat coklat. Dalam hati mai bilang mereka tuh aneh tapi dia bicara dan memuji rambut si cewek bernama Fujitsuka yuria Itu. Yah.. supaya dia dapat temen lah...

Pas lagi asyik ngobrol tiba-tiba odagiri alias shino tadi megap-megap kayak kena asma, sumpah lebay banget menurut saya... trus bilang kalau dia nggak sanggup. Temannya yang bernama kasai Datang menghampiri dan bertanya, sambil masih megap-megap shino menjelaskan kalau sewaktu smp dia pernah dibulli sama mai dan gengnya. Tentu aja seluruh kelas melirik mai. Yang tadinya suka jadi menjelek-jelekan mai.

Shino kabur keluar kelas dan diikuti sama mai.

Di luar mereka berbincang secara sengit, tenyata shino itu adalah kumura. Jadi dulu sewaktu SMP gengnya si mai pernah ngebully kumura gaez. Adegan yang mucul di awal film tadi adalah Kumura yang lagi dibully sama mereka. Tapi Mai merasa di nggak pernah merisak shino meskipun dia satu geng dengan orang yang merisak shino. Di sini shino udah nggak megap-megap dan malah ketawa kayak mak lampir setiap kali ngomong, gaya cewek kalau lagi bales dendam gitu lah... Malah saya lihatnya shino ini kayak nggak waras dan tiba-tiba dia jatuh sendiri pas temennya datang. Biar kelihatan teraniaya. Lalu senyum ngejek ke mai pas pergi. Bikin sebel bukan....

Sejak kejadian itu Mai jadi nggak punya temen dan malah dia lah yang jadi korban bully. Bahkan dijuluki perisak dari Tokyo.

Suatu pagi ada seorang murid bernama shizuka yang baru masuk setelah sakit. shizuka ini satu geng sama Yuria. Tiba-tiba nggak ada angin nggak ada ujan dia nyiram rambutnya mai pakai air sambil bilang "sekarang kamu udah paham kan perasaan seseorang yang dirisak" Mai kaget dunk tapi dia diam aja nggak mau balas. Daripada nambah masalah Mai lebih memilih pergi aja, eh, malah dihadang sama Shizuka yang maksa Mai minta maaf sama Shino. Dan secara nggak sengaja tangannya Shizuka kejepit pintu yang ditutup Mai. Lagi-lagi Shino bikin ulah dengan menjerit dan bilang kalau dia pernah digituin sama Mai. 

Makin parah lah pembullian tersebut... Mai dijauhi, dibully dan bahkan jadi bahan gunjingan di grub pesan di kelas mereka. Padahal Mai ini menurut saya nggak sejahat itu lho dan dia emang nggak pernah ngebully Shino. Karena dia tipe yang nggak mau ribet atau cari masalah. Jadi pas dahulu kala Shino dibully sama temen-temennya Mai juga cuma diem aja. 

Suatu pagi di sekolah Mai lihat meja dan kursinya udah dicoret-coret trus bukunya dibuang di tempat sampah. Udah gitu dia dikata-katain sama gengnya Yuria. Tapi dasarnya Mai ini tuh nggak bisa diperlakukan gitu terus, jadi dia merekam perbuatan mereka terus dia bales nyobek bukunya Yuria. Ha..ha. 

Yuria ngamok deh 

"Jangan seenaknya" sambil banting kursi. Mai masih santuy dan jawab "berlaku juga buatmu"

Keren👍👍👍

Satu serangan telak yang bikin seluruh kelas terdiam. Ya emang bener. Si Yuria ini seenaknya banget padahal yang dibully kan Shino bukan dia dan lagian selama di sana Mai juga nggak pernah bikin ulah.

Menjalani hari-hari yang bikin capek, Mai berpikir dia nggak bisa gitu terus, masak sampai lulus mau dirisak aja. Jadi dia ngalah dengan minta maaf sama Shizuka. Tapi ternyata Shino nyebarin vidionya Mai yang ia simpen di hape, vidio yang dibuat secara iseng ketika Mai merasa sekolahnya benar-benar buruk. Jadi shino ini pernah nyuri hpnya mai gaez...

Bener-bener nyebelin kan. Karena itu Mai tetep lanjot dirisak.

Dan dibalik semua itu Shino seneng banget. Dia menghampiri Mai yang lagi makan sendirian dan ngatain mai kecoak kesepian, bener-bener nyebelein parah tingkahnya. 

Suatu ketika shino ini ngintipin Mai yang habis dibully di kamar mandi dan dia senyum tapi teryata dia emang trauma dan megap-megap beneran lalu kabur, sembunyi.

Sementara itu festifal budaya akan segera digelar di sekolah. Semua murid sibuk menghias kelas sambil ngebully Mai. Bahkan ngecat mukanya. Sebelnya Shino senyum lebar banget karena hal itu, sumpah ya kalau kalian lihat si shino pasti hawanya esmosi tingkat dewa. Dan guru mereka tuh sebenernya tahu tapi dia diam aja karena nggak mau ada kasus di kelasnya. Guru macam apakah ini...😠😠

Dan ternyata shizuka itu dulunya juga pernah dirisak tapi dia ditolongin sama Yuria karena itu apapun yang dilakukan Yuria dia akan selalu mendukung.

Yang bikin Mai kemudian berani melawan adalah kata-kata ibunya yang bilang, jangan jadi manusia kayak ikan sarden yang sukanya bergerombol demi bertahan hidup alias cuna berani kalau ada temen segengnya.

Pagi harinya ketika festifal budaya berlangsung Mai ini dikasih kejutan sama Yuria dan gengnya berupa cacing buanyak, karena kesel mai pun membuang boneka yang selalu dibawa Shizuka terus dia pulang, tapi tasnya ketinggalan. Mai males ngambil jadi dia pergi ke sebuah tempat semacam gudang gitu.  Ada kasurnya dan Mai istirahat di sana.  Sayangnya pas dia keluar Yuria dan gengnya udah nunggu dan malah mengunci Mai di ruangan itu. Keterlaluan banget kan.

Saking lamanya nunggu di dalam, Mai ini kebelet pipis, bener-bener udah nggak bisa ditahan. Dan akhirnya Mai pu  pipis disana. Sebenernya tuh ada guru yang lewat dan tahu kalau Mai ada di dalam tapi dia diam aja. Ckckck...

Pas pintu dibuka. Mereka kaget karena lihat Mai yang ngompol di atas kasur. Tapi Yuria minta supaya Mai difoto.  Salaj seorang cewek bernama kondo nggak tahan lihat tingkah mereka dan minta mereka berhenti.

Sementara itu Mai udah muak banget sama perlakuan mereka. Jadi di depan mereka semua bahkan ada anak laki-laki dia lepas celana dalamnya dan ngebanting celana dalam itu ke dinding otomatis airnya muncrat kemana-mana kan dan bikin semua jijik, kaget juga trus pergi tanpa ngomong apapun. Lalu seorang cowok tiba-tiba balik dan kasih Mai celana olahraganya. Baik juga itu cowok.

After kejadian itu Mai pun nggak masuk sekolah, mungkin dia udah capek dan mau istirahat sejenak. Mai memutuskan  pergi ke tokyo untuk bertemu dengan teman-temannya. Mereka main bareng dan curhat-curhat seharian.

Keesokan harinya seluruh kelas kaget karena Mai datang dengan penampilan berbeda. Dia ngecat rambutnya jadi kayak Yuria tapi versi lebih bagusnya. Bener-bener santuy banget dia masuk kelas. Suka deh lihat gayanya...

Dan hari itu dia ngomong ke Yuria kalau rambutnya Yuria tuh jelek dan nggak cocok😂 sudah bisa ditebak Yuria pun marah pemirsah tapi dia diam aja.

Bu guru akhirnya menanyakan soal periskan itu pada Shizuka dan yuria. Karena ada seseorang yang mengirim kertas yang menjelaskan kalau ada perisakan di kelas 1 C. Yuria kemudian menanyakan siapa yang mengirim kertas itu, sebenernya yang ngirim tuh kondo tapi Mai bilang kalau dia yang ngirim. Ini tuh bagian dari rencana Mai untuk balas dendam. Yuria kemudian nyiram rambut Mai pakai tinta hitam, masih nggak dibalas sama Mai. Tapi karena hal itu dia jadi deket sama kondo dan bisa membalaskan dendamnya dengan bantuan Kondo dan mengadu domba gengnya Yuria. Dimana hal itu membuat shizuka jatuh dari tangga dan terluka parah. Yuria kemudian trauma karena kejadian itu. Apalagi dia melihat pas shizuka sekarat.

Mai kemudian menamui okura, cowok yang minjamin celana olahraganya dulu. Dia juga menemui teman yang lain secara diam-diam waktu mereka sendirian supaya bisa ngobrol dan cari informasi. sebenernya kalau lagi sendiri mereka tuh lebih ramah dan bisa diajak bicara.

Sementara itu mulai beredar urmor kalau Yuria yang bikin shizuka jatuh dari tangga karena dia yang melihatnya pertama kali.

Dan balas dendam tahap terakhir pun akhirnya tiba. Jadi ternyata selama ini mai merekam semua pembicaraanya dengan Shino lala ia menyebarkan vidionya ke internet supaya semua orang tahu gimana sifatnya Shino selama ini yang agak nggak waras. Jadi kasihan sih sama Shino yang memang kena mental illnes setelah dibulli ditambah emaknya th emang rada stress, tapi dia juga salah, Mai juga salah jadi serba salah kan jadinya. 

Si guru yang selalu diam pun juga jadi kena masalah. Makannya toh bu, kalau muridnya ada yang nggak bener tuh bantuin selesaikan masalah bukannya tutup mata. Emangnya lagi main petak umpet

Intinya satu kelas jadi pada benci sama Yuria dan Shino. di ending film ini Yuria pingsan karena semua temannya mengira dia salah target, ngebully orang yang nggak salah. Yuria pun pingsan dengan iringan musik ala-ala orkestra zaman dulu gitu dan semua orang mendadak sok dekat sama Mai. Sedang si Shino lagi-lagi menjerit lalu jatuh  kayak si Yuria. Saya kirain pingsan ternyata cuna ambruk doang😂

Di akhir film Mai bilang, "kalian semua matilah" Dan semuanya mendadak ambruk gaez diriingi musik lagi. Lalu Mai keluar kelas deh. Saya agak nggak paham jadinya ini gimana😂

Nggak mungkin dunk mereka semua mati mendadak, apa selama ini Mai punya kekuatan magic. Enggak mungkin juga...

Jadi mungkin maksudnya mereka semua merasa malu dan bersalah jadi ambruk deh.

Tapi saya kasih nialai 7/10 sih karena walaupun bingong sama endingnya tapi saya menikmati jalan ceritanya kok dan tanpa sadar saya tonton sampai buyar.


See you...





2 komentar

  1. seru juga mba ceritanya, awal awal kalau jadi mai pengen nerkam temen temennya tapi mai memilih diam, ehh ada batas waktunya juga buat jadi orang sabar,, dan balik nyerang yang ngebully dari awal
    ini nih yang aku suka hahaha

    BalasHapus
  2. Lihat covernya aku jadi ingat dulu waktu masih sekolah, Mbak. Dulu aku suka banget nonton film dan dorama Jepang. Tapi yang romantis genre nya. Soalnya aku suka yang sweet-sweet. Hehehe.

    Tapi ternyata film yang ini gak ada sweet-sweet nya ya, Mbak? Tapi gakpapa, kayaknya seru juga. 🤩

    Walaupun begitu, aku rasa Mai juga salah. Dia dulu memang gak membully Shino, tapi tetep aja salah. Salahnya adalah dia gak menghentikan tindakan temen-temennya yang membully itu. Jadi sebenarnya apa yang dilakukan Mai di masa lalu, sama apa yang dilakukan sama si guru yang diam aja itu sama. Sama-sama buruknya.. 🥺

    BalasHapus


EmoticonEmoticon