Jadi penonton film Maquia : when the promised flower blooms

Sumber gambar imdb.com

Assalamualaikum gaez

Ogenki desu ka?

Genki desu, right...😂

Ha..ha.. Guaya banget ya saya pakai bahasa jepang segala. Tapi nggak papa lah. Untuk menyesuaikan tema hari ini.

Saya tuh suka nonton anime, berasa berwarna dan 10 tahun lebih muda aja kalau nonton kartun dari jepang ini😁. Ada beberapa anime yang akhirnya bisa saya tonton setelah saya bekerja dan bisa beli kuotah sendiri salah satunya adalah anime berjudul sayonara no asa ini. 

Uhuy banget rasana bisa nonton apa yang kita mau, apalagi kalau faforit😁

Maquia rilis pada 24 Februari 2018 di Jepang dan disutradarai oleh  Mari okada.

Jadi anime movie ini bercerita tentang Maquia seorang gadis cantik yang berasal dari ras Iorph. Diusianya yang kelima belas tahun dia harus terpisah dari kaumnya karena adanya perang dengan manusia dan takdir membawanya pada seorang anak manusia yang masih bayi. Kelihatannya simple banget ya. Tapi nonton animenya menarik banget lho. Ditambah grapik alias gambarnya yang bagus pol.

Oke mari menuju ke cerita😁

Sumber gambar imdb.com
Jadi diceritakan ada sebuah ras bukan manusia, namanya ras iorp. Mereka terlihat seperti manusia biasa, yang membedakan adalah mereka memiliki umur yang panjang sampai ratusan tahun. Di ras itu mereka memiliki kebiasaan merajut benang yang menjadi tradisi turun-menurun. Konon katanya benang tersebut berisi pesan-pesan yang hanya bisa dibaca oleh ras iorp. Di sana hidup seorang gadis yatim piatu bernama Maquia. Maquia hidup sendirian sejak kecil. Dia punya seorang teman bernama Leilia, berbeda dengan maquia yang kalem, Leilia adalah seorang gadis yang ceria banget. Ada juga seorang cowok bernama Krim . Bukan Krim siang dan krim malam ya😂 apalagi Kriman paket dari bang Lee min hoo.

Ngayal tingkat dewa banget dikirimin paket bang Lee. Tapi saya juga mau sih😂

Nah, leilia dan krim ini saling suka, mungkin mereka pacaran, dan diam-diam Maquia menyukai krim tapi dia hanya menyimpannya karena dia tahu krim menyukai Leilia begitu juga sebaliknya.

Suatu malam Maquia yang sedang duduk di tepi jendela kamarnya sambil melamun cantik, melihat krim berjalan keluar. Mau kemana tuh..? Ya kali Krim mau ke kuburan😂 Maquia kemudian mengikutinya dan ternyata krim lagi janjian sama Leilia gaez. Ketika dia sedang mengintip tiba-tiba ada sesuatu  di atas langit.

Malam itu tempat tinggal mereka diserang oleh prajurit dari kerajaan Mezarte. Prajurit yang membawa naga terbang untuk menghancurkan tempat tinggal mereka. Mereka menyerang ras iorp karena ingin mencari seorang wanita yang akan dinikahkan dengan sang pangeran. Berharap kerajaan memiliki keturunan yang panjang umur seperti ras mereka dan yang terpilih dari semua orang adalah Leilia. Namun karena ada penolakan maka terjadilah pertumpahan darah. Maquia pergi mencari sang ratu alias pemimpin mereka. Saat itulah, salah satu naga terbang itu mengamuk dan hilang kendali karena sebuah virus bernama mata merah mungkin si naga butuh ins*o🤔 dan Maquia yang panik ikut terseret ketika si naga terbang menjauh. Ia terjatuh di sebuah hutan, jauh dari tempat tinggalnya. Maquia sedih banget dan berniat untuk bunuh diri, melompat dari tebing tinggi. Namun keinginannya terhenti karena sebuah  tangisan bayi.

Mengikuti suara tangisan itu membawa Maquia pada sesosok bayi yang menangis di pelukan si ibu yang sudah meninggal. Awalnya Maquia ingin mengabaikannya tapi ia tidak tega, hatinya tersentuh begitu si bayi menggengam jemari Maquia. Rasanya seperti disentuh suatu keajaiban yang akan mengubah hidupnya. Di sana ternyata ada orang lain bernama baro, jadi si baro ini niatnya mau pergi membeli kain tenun ras iorp tapi ternyata ada kerusuhan di sana dan si baro ini blesteran, setengah iorp, setengah manusia. Dia berkata bahwa mengurus bayi itu tidak mudah tapi Maquia memutuskan untuk mengambil si bayi dan membawanya.

Karena masih kecil dan Maquia tidak pernah mengurus bayi, ia tidak tahu harus berbuat apa saat si bayi kelaparan. Maquia hanya mengendong bayi itu dan sampailah ia di sebuah rumah. Akhirnya ia membawa bayi tersebut ke sebuah kandang kambing dan berharap si bayi mau minum susu dari kambing tersebut. Tangisan si bayi ternyata membangunkan pemilik rumah. Untungnya wanita itu sangat baik. Wanita bernama Mido itu menawarkan tempat tinggal kepada Maquia dan membantunya merawat si bayi. Ibu Mido punya 2 putra bernama Deol dan Lang.

Sementara Maquia kemudian memberi nama si bayi Ariel. 

Tahun demi tahun berlalu Ariel mulai tumbuh besar, bisa berjalan sendiri dan bahkan mengucapkan kata mama pada Maquia yang membuat Maquia sangat senang. Maquia juga mengajarkan Ariel menenun benang seperti tradisi kaum iorph. Walaupun masih kecil tapi Ariel ini ganteng sob. Jadi ada salah satu temannya bernama Dita yang suka sama Ariel. Lucu deh lihat tingkah mereka😁 karena Dita ini gengsi, suka tapi gayanya sok benci. Ngaku hayoo, siapa yang kek gitu😂

Suatu hari anjing milik keluarga Mido itu meninggal dan hal itu membuat Maquia sedih, mungkin itu juga adalah kematian pertama yang dilihat oleh Maquia secara langsung, dimana rasanya sangat menyakitkan kehilangan sosok yang selalu dilihatnya. Maquia sadar suatu hari nanti ia juga akan kehilangan Ariel. Dia ini sayang banget nget nget sama Ariel.

ketika sedang menjual kain hasil tenunanya ke sebuah toko Maquia diberikan kain oleh si pembeli dimana kain itu bertulisan kan pesan bahwa di kerajan mezarte Leilia akan menikah dengan sang pangeran. Mengetahui hal itu Maquia kemudian memutuskan untuk pergi ke tempat itu bersama Ariel.

Di kapal ternyata Maquia bertemu dengan  krim dan beberapa orang dari ras iorp mereka merencanakan untuk membawa kembali Leilia ke tempat mereka.

Sesampai nya di sana. Mereka menjalankan rencana untuk membawa Leilia. Sayangnya si Leilila ini ternya lagi hamil dan dia memutuskan untuk tetap tinggal bersama pangeran. Nyesek kan...

Maquia akhirnya pergi. Saat di kembali krim dan yang lainnya sudah tidak ada.  Hanya ada sebuah kain tenunan yang berisi pesan bawa keberadaan Maquia hanya akan menjadi beban karena ia membawa anak. Jadi intinya mereka nggak butuh Maquia gitu.

Sejak itu Maquia hidup bersama Ariel di sebuah kos-kosan kecil. Dia mencoba mencari pekerjaan ke sana-kemari dan menghidupi dirinya dan Ariel. Tahun demi tahun berjalan makin cepat dan Ariel tumbuh menjadi seorang remaja. Dia nggak lagi manggil Maquia pakai kata mama karena dia juga udah tahu kalau Maquia bukan mamanya, bahkan diam-diam Ariel ini mungkin jadi suka sama Maquia karena orang-orang sering bilang mereka mirip seperti pasangan kekasih yang kawin lari. Ya kan mukannya Maquia nggak bisa menua. Cantik dan kyut forever.   

Suatu hari Maquia ini bertemu kembali dengan Lang yang sudah menjadi prajurit si kerajaan mezarte, kayaknya dia ada rasa sama Maquia sejak dulu jadi sekarang ia mengajaknya hidup bersama tapi Maquia menolak. Mungkin dia takut jika suatu hari nanti Lang pergi lebih dulu.

Sementara itu Leilia sudah melahirkan seorang anak prempuan yang cantik bernama Medmel. Sayangnya saat itu pangeran menginkan istri baru, Leilia menjadi sedikit gila dan marah. Penasihat pangeran menyuruh raja untuk mencarikan pangeran istri dari ras iorps lagi dan yang menjadi incarannya adalah Maquia. Emang dasar ya si pangeran, udah bikin perang, minta istri baru... Sini kau kukasih kopi sianida😠

Maquia yang tahu kalau dirinya sedang diincar harus pindah-pindah tempat tinggal untuk mengindari para prajurit. Sampai suatu hari Maquia ini menghilang entah kemana, bahkan tanpa pamit sama Ariel.  Ternyata dia diculik oleh krim dan diajak kembali ke desa mereka. 

Setelah kepergian Maquia, Ariel kemudian menjadi prajurit di kerajaan dan menikah dengan teman masa kecilnya, si Dita yang sok gengsi tadi😁. 

Saat itu Dita sedang hamil besar dan kerajaan Mezarte diserang oleh kerajaan lain sehingga Ariel harus pergi. Saat itulah Dita ini melahirkan dan Maquia yang kebetulan ada di sana mendengar suaranya, ia kemudian membantu Dita melahirkan, melihat bayi manusia kedua kalinya, rasanya luar biasa banget. Mengingatkan Maquia pada Ariel, udah bertahun-tahun mereka nggak bertemu.

Saat itu Maquia berniat menyelamatkan Leilia. Ketika dia akan pergi ke kerajaan secara nggak sengaja ua berpapasan dengan Ariel, mereka cuma diam tanpa sepatah kata pun. Dan mereka harus berpisah lagi karena kondisi perang saat itu.

Krim yang masuk ke dalam kerajaan akhirnya mati bunuh diri karena menyadari Leilia sudah berubah, Leilia ingin bertemu anaknya gaez bagaimanapun juga ia adalah seorang ibu.

Sebelum pergi Maquia menemui Ariel yang sedang terluka. Ariel menangis saat Maquia pergi dan akhirnya ia memanggil Maquia dengan sebutan mama lagi setelah bertahun-tahun mereka berpisah. Setelah itu Maquia dan Leilia pulang ke tempat asal mereka menggunakan si naga terbang. Di akhir film, 60 tahun kemudian Maquia mengunjuingi Ariel yang saat tua bahkan sudah punya cucu. Ia terbaring sakit di kamarnya lalu Maquia masuk dan berkata "tadaima" yang artinya aku pulang dijawab "okaeri" oleh Ariel yang artinya selamat datang. setelah Ariel meninggal. Maquia mengecup keningnya dan ia pulang sambil menagis mengingat kenangananya bersama Ariel. 

Secara garis besar film ini menarik dan berkesan banget buat saya. Walaupun saya merasa kalau ditambahkan genre romance kayaknya bakal lebih wow. Tapi film ini lebih fokus pada cinta Maquia sebagai ibu kepada Ariel sebagai anak. Bahwa cinta bisa tumbuh tanpa hubungan darah. Menjadi ibu nggak harus melahirkan anak, tapi membesarkannya dengan penuh kasih sayang😊

A..cye.. Sok bijak banget saya, jadi pengen punya anak. Hi..hi...

Amin...

Ha

See you...


See you..

0 komentar

Posting Komentar