Jadi penonton film Marriage story

Sumber gambar IMDb.com

Assalamualikum gaez...

Pripun kabare? Sehat nggih....😁

Udah ngopi belum, atau udah sarapan?

Hari ini saya akan membahas sebuah film tentang pernikahan. Ehm, Bukan, lebih tepatnya perceraian. Judul filmnya adalah marriage story, kalian yang ngefans sama black widow pasti udah nonton film ini kan, hayo ngaku, kulempar sendalnya lee min hoo nih😂

Iyups karena pemeran utama film ini adalah mbak Scarlett johansson yang memerankan black widdow dan ada juga mas Adam driver sebagai lawan mainnya.

Rilis pada 15 November 2019 di Britania raya dan disutradarai oleh Noah baumbach.

Jadi film ini tuh menceritakan bagaimana pasangan suami istri yang terlihat hidup bahagia dan harmonis bernama Charlie Dan Nicole memutuskan untuk bercerai apapun yang terjadi, fix nggak bisa dipertahanin. Awal film ditunjukan dengan sebuah narasi yang dibacakan oleh masing-masing tokoh tentang kelebihan pasangannya yang membuat kita sebagai penonton berpikir, lah kalau gitu kenapa bercerai? Mereka ini seperti baju dan celana loh, saling melengkapi satu sama lain.

Charlie Adalah seorang sutradara teater gitu, dia ini bener-bener berharap semua pertujukan teaternya perfect dan the best. Sementara Nicole dulu adalah seorang aktris yang setelah menikah dengan Charlie Memutuskan unuk bekerja di teaternya dan menjadi ibu dan istri yang baik.

Kehidupan mereka tuh tampak baik-baik aja, harmonis, romantis, semua orang nggak percaya pas tahu kalau mereka mau bercerai. Apalagi mereka udah punya satu anak namanya Henry.

Dan di sepanjang film ini kita akan tahu secara perlahan apa sih masalahnya sampai mereka mau bercerai. Ternyata yang dilihat orang mungkin baik-baik aja nggak selalu gitu. 

Perasaan manusia itu rumit gaez.

Proses perceraian yang mereka lalui ini juga nggak mudah. Awalnya saya mikir Nicole ini yang nyebelin karena dia ngebet banget mau cerai. Bahkan pas mereka konsultasi supaya baikan lagi, Nicole terlihat menolak dan pergi, sementara Charlie terlihat lebih tenang dan mencoba memperbaiki hubungan. Mereka berjanji untuk nggak menyewa pengacara dan mengurus semuanya secara baik bersama demi Henry. Tapi kemudian Nicole ini pergi ke LA bersama Henry karena katanya dia ada kerjaan di sana selama beberapa waktu, mungkin bulanan karena Henry juga jadi pindah sekolah. Charlie menginzinkan tapi ternyata di sana Nicole menyewa pengacara dan menuntut hak asuh atas Henry. Dari situlah semuanya jadi makin runyam. Charlie harus bolak balik dari.. Dari.. dari New york kayaknya...🤔

Ya ampun saya lupa😂 maapken gaez🙏

Dari new york ke LA untuk mengurus masalah mereka, dia mulai frustasi juga karena tuntutan kerja, dan tuntuan dari pengacara Nicole yang pinter and cerewet. Apalagi setelah si pengacara bilang kalau hak asuh bisa jatuh ke Nicole dan Charlie nggak bisa menemui Henry. 

Hubungan Nicole dan Henry yang awalnya baik meskipun ada masalah jadi memanas dan bahkan mereka sering bertengkar. Bener-bener menunjukan kebencian masing-masing, yang selama ini terkubur rapat.

Di sini juga saya baru tahu kalau proses perceraian itu ribet banget dan ngabisin uang buat nyewa pengacara yang the best tuh mehong. Belum lagi anak yang mungkin nggak bisa menerima perpisahan orangtuanya. Tapi Henry di sini ditunjukan kalem-kalem ae meskipun dia sedih. Kasihan juga tapi, dia harus kesana kemari karena gantian tinggal sama Nicole dan Charlie. 

Dan beberapa fakta kemudian mulai terungkap. Seperti Charlie yang ternyata selingkuh, pernah tidur sama temen teaternya. Gimana Nicole nggak marah. Dia marah dong apalagi selama ini dia merasa udah mengorbankan segalanya dan mengalah. Dia rela nggak melanjutkan karirnya, nggak tinggal di LA, padahal dia pengen banget dan menuruti apa kemauan Charlie asal Charlie senang. Dia merasa nggak bisa menjadi dirinya sendiri, melakukan apa yang disukainya karena semua demi Charlie.

Selama proses perceraian ini mereka sering berantem dan yang paling parah tuh ketika Nicole datang ke penginapan Charlie dan membahas masalah mereka. Dia bilang ibunya menggadaikan rumah untuk membayar pengacara, jadi dia berharap mereka bisa mengurusnya sendiri aja. Udah telat kan ya...

Pembicaraan mereka merembet kemana-mana sampai mereka adu mulut dan teriak, mengucapkan kata-kata yang sumpah saya aja takut dengernya. Apa orang berantem bisa kayak gitu. Kata-kata aja bisa bikin hati kayak dikoyak-koyak garpu, perih nggak tuh, trus ditaburin garem.... Dan Charlie pun nangis, setelah marah-marah. Saya pun nggak tega lihatnya. Dia tuh lagi stress sama masalah rumah tangganya. Sementara Nicole menghampirinya dan menepuk bahunya. Mereka tuh sebenernya saling pengertian tapi ada hal yang memang nggak cocok dan mereka pengen pisah.

Film ini tuh menujukan gimana perceraian itu menyakitkan secara mental juga finansial. Ya bayangin aja seseorang yang nemenin hidup kita selama bertahun-tahun, bangun tidur sampai mau tidur selalu ketemu, tahu semua tentang kita, pernah berbagi tawa dan air mata trus tiba-tiba kita buat keputusan untuk menghilangkan orang tersebut dalam hidup kita, rasanya kan pasti sakit dan sedih😭

Yah. Baper kan saya...

Tapi pada akhirnya mereka benar-benar bercerai dan hak asuh jatuh pada Nicole. sesuai janji Nicole berharap hubungan mereka tetap baik demi Henry. Jadi mereka tetap bertemu dan merayakan hellowen bareng. Walaupun pada saat itu Nicole udah punya pacar lagi. Saya sedih ngebayangin hatinya Charlie...😩

Apalagi pas dia tahu isi dari surat yang ditulis Nicole saat meditasi dulu, yang menuliskan semua kelebihan Charlie. Nicole mengakuinya, bahwa Charlie adalah pria yang hebat. Tapi semua sudah cukup sampai di sini.

Saya sebenernya nggak terlalu semangat waktu nonton film ini, durasinya lumayan panjang dan semuanya tentang perceraian mereka tapi saya bisa menangkap kesedihan dan kepedian dibalik sebuah perpisahan. Bahwa semua orang bisa berubah seiring waktu, meskipun pernah saling cinta dan sayang tapi bisa jadi benci. Juga betapa pentingnya komunikasi dalam rumah tangga. Apa keinginan istri dan apa keinginan suami harus dipertimbangankan. Nicole yang selalu mengalah dan Charlie yang nggak menyadari itu...

Rumah tangga itu bukan mainan yang kalau bosen bisa ditinggal, tapi rumah tangga itu jalan satu-satunya yang harus dilalui gimanapun susahnya itu jalan. Ehm.. Mohon maap kalau saya terlalu menggurui sob, ini juga pengingat dan doa buat diri saya😁

A cye... Saya kok udah pinter bahas rumah tangga gini😂 mohon maap lagi kalau bikin sebel ya.

So saya kasih nilai 7,5/10 untuk film ini. Berhubung saya udah lapar dan butuh asupan karbohidrat maka saya mau sarapan dulu gaez..

Ada yang mau nasi tiwul nggak😁


See you...


15 komentar

  1. Oh ini filmnya mbak Scarlett Whitening eh Scarlett Johansson ya. Saya belum nonton filmnya soalnya bukan penggemarnya biarpun suka nonton Avengers.

    Yah, memang perceraian itu rumit, bukan cuma di luar negeri, di luar angkasa juga 😂

    Kasihan Nicole ya, pantesan ia minta cerai karena ternyata Charlie selingkuh. Padahal mereka sudah punya anak ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha..ha.. Jangan-jangan mas agus lebih suka scarlet whitening nih, bagi dong mas, saya juga mau white😂

      Walaupun cuma film mari kita jadikan pelajaran bersama😁

      Hapus
    2. Gampang mbak, tinggal beli cat putih lalu disiram ntar jadi putih.😂

      Betul sekali, biarpun cuma film tapi banyak pesannya ya.😄

      Hapus
  2. Kak Tria, aku mau nasi tiwul dan sandal lee minho 🤣. Sandal lee minho lumayan bisa dijual lagi nanti huahahaha. Oiya, selamat tahun baru juga, Kak Tria 🥳

    Film Marriage Story ini katanya bagus banget, tapi aku sendiri belum nonton sampai habis. Mencoba nonton beberapa menit awal, eh malah ngantuk 😂
    Jadi, terima kasih Kak Tria yang udah rangkum keseluruhan isi filmnya 😁. Aku bisa ngerasain emosi yang ada di film ini, campur aduk banget ☹️ ikutan sedih membayangkan perceraian yang terjadi. Bagus juga film ini mengangkat perceraian sebagai tema.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sini..sini mbka lia, nasi tiwul ada plus ikan asinnya.
      Mantap👍😁😂
      Emang bener film nya bikin ngantuk mbak, saya juga agak bosen waktu nonton, tapi pelajaran yang bisa diambil banyak juga😁

      Hapus
  3. Aku gak mau ah nonton film keharmonisan keluarga, bikin jadi pengin membangun keluarga wkwk
    Eh nasi tiwul, sama nasi oyek beda gak si ya mbak hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lah, saya malah baru denger soal nasi oyek😁, nasi oyek dari apaan ya?
      Balik tanya nih.. Hi..hi...

      Hapus
  4. Aku kayaknya udah pernah nonton ini nih, Mbak Astria. Tapi nontonnya aku sambi-sambi, jadi gak fokus bener-bener nonton. Mana nontonnya gak sampai selesai pula.🤭

    Tapi setelah baca ini, aku jadi pengen nonton lagi. Kayaknya banyak banget hal-hal yang bisa dipetik dari film ini supaya bisa terhindar dari perceraian. Sumpah, sedih banget sih, kalau ngebayangin harus pisah dengan orang yang bener-bener disayang, yang udah menjalani suka-duka berdua sejak lama. 😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayuk nonton lagi mbk roem, busa dijadikan pelajaran untuk kita-kita supaya terhindar dari hal seperti itu😊

      Hapus
  5. Mba Astria, hola, happy new year mba 😁

    Saya sudah menonton film ini sejak awal-awal tayang, dan filmnya sarat makna. Ada banyak pelajaran yang didapat, salah satunya perebutan hak asuh anak itu bukan hanya membuat orang tua yang berebut exhausted tapi juga membuat anaknya stres (ini yang paling kasihan) huhuhu 🤧

    Semoga kita semua dijauhkan dari perpisahan dengan pasangan kita ya, mba 💕

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mbk eno selamat tahun baru juga😁
      Iya mbk, bener banget, film ini sarat makna. Jadi belajar untuk lebih menghargai padangam dan menyakan pendapatnya kalau mau melakukan sesuatu. Semoga kita semua bisa menua bareng sama pasangan kita😁
      Amin....

      Hapus
  6. nasi tiwul? mauu sini mbak hehehe
    baidewei selamat tahun baru 2021 mbak, semoga tahun 2021 ini makin semangat nonton filmnya ya
    kayaknya nonton film ini gemes sendiri ya mbak, dan bisa jadiyang nonton ikutan pusing dengan drama perceraian mereka
    tapi aku suka sama mbak scarlett kalau acting hmmm

    BalasHapus
  7. Aku juga sudah nonton film ini, dan rasanya aduh sedih banget sih. Filmnya cukup berat buat yang niatnya mencari hiburan, hehehe. Sejujurnya aku ingat film Revolutionary Road dan Blue Valentine saat menonton ini. Ternyata kehidupan pernikahan itu sungguh berat kalau sepasang ini tidak berkomunikasi. Ada perasaan-perasaan yang tidak tersampaikan, kekesalan2 kecil yang lama2 menjadi besar dan bisa meledak. Karena aku belum menikah jadi berusaha meraba2 seperti apa rasanya. Sedih banget sih pastinya

    BalasHapus


EmoticonEmoticon