Jadi penonton film Happy death day 2U

Sumber gambar IMDb.com

Assalamualaikum

Pripun kabare sob?😁

Semoga selalu baik-baik dan nggak lupa bersyukur ya.

Hari ini saya yang sebenernya masih dalam masa mager, malas gerak. Entah kenapa tingkat kemalasan saya meningkat semenjak menikah. Eh, bukan ding. Semenjak LDR. 

Mungkinkah ini adalah syndrom yang nyeleneh?

Tapi saya masih memaksa diri untuk menulis review dari film-film yang saya tonton karena saya nggak mau kagum sendirian sama karya-karya dari para sutradara dan produser di seluruh dunia.

So, hari ini saya mau mereview sebuah film asal Amerika berjudul Happy death day 2U. Film ini merupakan film kedua setelah film Happy death day. Rilis di Indonesia pada 13 februari 2019 dan disutradarai oleh Christoper B. Landon.

Happy death day 2U bercerita tentang Tree yang mengalami pengulangan hari, jadi dia nggak bisa merasakan hari esok sebelum berhasil menemukan siapa orang yang akan membunuhnya di hari itu.

Film ini dimulai dengam adegan dari seorang pemuda berambut pirang yang sedang bobok di dalam mobil, berdasarkan pengamatan saya pemuda ini kayaknya orang asia, mungkin dari cina. Masih sambil ngantuk Ryan keluar dari dalam mobilnya. Pintu dibuka dan sampah-sampah ikut keluar dari dalam mobil. Ketahuan joroknya kan...

Ryan menyapa seekor anjing yang diajak jalan-jalan oleh seorang nenek tapi si anjing malah menggonggong padanya, lalu ada seorang tunawisma yang tiba-tiba muncul, dari balik semak-semak, menganggetkan Ryan sambil minta uang, tapi nggak dikasih. Terus ada seorang pemuda yang hampir menabraknya sambil naik sketbord (apa sih namanya?😂). Ryan masuk ke dalam sebuah universitas lalu ada seorang wanita yang mengajaknya menceggah pemanasan global, dan Ryan menolak sambil bilang dia nggak bisa bahasa inggris. Masuk ke dalam, dia lagi jalan melewati seorang pemuda yang main alat musik entah klarinet atau apa😂, tiba-tiba pintu dibuka dan seseorang berteriak "diam" tepat ke arah Ryan, niatnya sih neriakin yang main alat musik tapi kenanya ke Ryan. Dan terakhir Ryan membuka pintu kamarnya, di dalam ada seorang pria yang lagi bermesraan sama pacarnya. Ryan berkata kalau dia udah bosan tidur di mobil yang bau, dan dia mau ganti baju. Tapi malah diusir lagi.  So..hidupnya Ryan ini sepertinya kok tidak menyenangkan ya🤔

Saat itulah telponnya berdering dan dia disuruh datang ke lab kimia. Kayaknya mereka lagi melakukan sebuah penelitian gitu.  Disini saya masih belum paham itu penelitian apa, yang pasti ada hal bagus  terjadi makanya Ryan dicalling. Sayangnya tiba-tiba seorang dekan  universitas datang dan marah-marah, katanya penelitiannya Ryan cuma merugikan universitas dan bikin mati lampu, akibatnya penelitian itu akan ditangguhkan sementara.

Pak dekan pergi dan Ryan pasrah deh. Tiba-tiba ada yang mengirim sebuah foto padanya, foto Ryan lagi duduk di kursi. Dilihat keluar nggak ada siapa-siapa tapi sebuah foto dikirim lagi, foto Ryan lagi berdiri di luar lab. Ryan mengikuti instingnya dan masuk ke dalam ruang lab. Di sana lah dia ditusuk oleh seseorang yang memakai topeng bayi. Dan tiba-tiba dia terbangun di dalam mobilnya lagi, mengulang kembali semua kejadian yang sudah dialaminya. Sampai pada akhirnya ia membuka pintu kamar dan mengatakan pada temannya si Carter dan Tree yang lagi bermesraan kalau dia mengalami dejavu. Ada seseorang dengan topeng bayi yang akan membunuhnya.

Jadi film ini serial dari happy death day yang belum saya tonton. Tree yang sudah mengalami kejadian seperti itu kemudian menjelaskan kepada Ryan kalau dia akan terus mengulang hari yang sama sampai ia menemukan siapa pelaku pembunuhan tersebut. Mereka kemudian menyelidiki bagaimana hal tersebut bisa terjadi dan terjadi semua itu disebabkan oleh SISSY.

Who is SISSY?

SISSY adalah alat yang diciptakan Ryan dan timnya untuk tugas kampus. Ternyata di luar dugaan mereka alat tersebut membuat lingkaran waktu gitu. Itu sebabnya Ryan mengalami dejavu terus. 

Akhirnya mereka putuskan untuk menangkap si pembunuh agar lingkaran waktunya berhenti. Tapi ketika mereka berhasil menangkap sosok dengan topeng bayi tersebut. Eh lhadala.. Kok rupanya mirip sama Ryan, bisa dibilang kayak kembar siam. Dia mengaku kalau dia dari dimensi berbeda dan dia datang untuk membunuh Ryan supaya nggak terjadi hal buruk ke depannya. Sayangnya si Ryan nggak percaya dan langsung mengutak atik mesin waktunya. Dan Boomm....

Hal tersebut ternyata justru membawa Tree ke dimensi lain. 

Dia kembali di hari ulang tahunnya, di kamar Carter dan Ryan. Tapi di dimensi tersebut ternyata masa lalu dan kehidupannnya nggak sama dengan apa yang dialaminya selama ini. Bisa dibilang dia bertukar kehidupan dengan Tree dari dimensi lain. Di dimensi tersebut Tree bukan kekasihnya Carter. Padahal Tree cinta banget sama Carter, tapi Carter malah pacaran sama Danielle yang sok cantik. Dan yang lebih mengejutkan di dimensi itu ibunya yang sudah meninggal ternyata masih hidup. Tree yang awalnya meminta Ryan untuk mengembalikannya ke dimensi lain berubah pikiran karena nggak mau pisah sama ibu yang amat dirindukannya.

Tapi ada ancaman lain di dimensi tersebut. Jika dulu Tree dibunuh oleh Lori sahabatnya dan mengulang hari yang sama, maka di dimensi itu dia akan dibunuh oleh orang lain yang tidak di kenalnya. 

Jadi gini..biar nggak mbulet ya😂

Di film sebelumnya Tree mengulang hari yang sama karena dia dibunuh oleh Lori. Lori adalah sahabatnya yang bekerja sebagai seorang perawat di rumah sakit. Kenapa lori mau bunuh Tree?

Karena Tree ini menjalin hubungan gelap dengan selingkuhannya Lori. Udah selingkuh, diselingkuhin.

Gitu loh.

Nah tapi di dimensi ini bukan Lori pembunuhnya. Bersama Carter, Ryan dan Timnya, Tree harus mengungkap siapa yang membunuh dirinya sambil mencoba memperbaiki mesin waktu agar ia bisa hidup tenang di dimensi ini bersama sang ibu. Untuk mempercepat segalanya Tree berulang kali membunuh dirinya sendiri supaya lebih cepat dan efisien. Saking bosennya bunuh diri terus, dia mencoba cara bunuh diri yang antimainstream plus serem. Seperti, Menyetrum diri di bak mandi, terjun dari pesawat pakai bikini, masuk mesin penghancur pohon dll. Tapi risiko dari semua itu adalah, kondisi tubuh Tree akan memburuk seiring berjalannya waktu. 

Yang saya suka dari film ini karena ada banyak pelajaran yang bisa diambil. Dan kata-kata mutiaranya ngena banget gaez. Seperti ketika Tree bingung apa dia harus balik lagi ke dimensi lain? Terus si ibu jawab

"Kita harus buat keputusan sulit tree, itulah kehidupan. Kadang masa lalu menarik kita ke suatu arah. Dan masa depan memberi kita seseorang yang baru. Aku mengambil risiko, aku mengikuti hatiku. Begitulah jalannya hidup Tree, berani memilih yang belum pasti"

Atau... Ketika Tree akhirnya memutuskan untuk kembali ke dimensi lain dan berpamitan sama ibunya.

"Orang bisa bilang aku mencintaimu setiap saat. Tapi keseriusan ucapan itu saat kau tak bisa mengatakannya saat menatapnya. Dan kau baru sadar seriusnya ucapanmu.

Berat banget bagi Tree untuk memilih ibunya atau Carter. Tapi pada akhirnya ia memilih untuk kembali. Karena memang itulah kehidupan Tree yang sebenarnya.

Setelah berpamitan Tree kemudian bersiap untuk kembali ke dimensi asalnya. Eh lhakok pak dekan datang dan mencabut mesinnya. 

Heran saya, kenapa pak Dekan selalu datang di saat yang tidak tepat? Dan aku memilih setia🎶🎶🎶

Eh kebablasan😂

Mesin itu disita dan mereka pun merencanakan sesuatu untuk mengambilnya kembali. Pas adegan ini nih lucu. Karena Tree meminta bantuan Danielle untuk pura-pura buta dan megambil kunci di ruangan pak dekan😂 sampai mimisan pak dekan karena dipukul pakai tongkat.

Sementara itu Tree harus menyelamatkan Lori sebelum seseorang mencelakainya. Jadi tenyata yang mau dibunuh itu Lori bukan Tree. Dan pelakunya adalah pak dokter selingkuhanya Lori😱  Setelah adegan yang cukup menengangkan, banting-bantingan, kejar-kejaran, tembak-tembakan dan berdarah. Akhirnya Tree bisa menyelamatkan Lori. Ia memperbaiki segalanya sebelum kembali ke dimensi lain. Bahkan menyadarkan Carter bahwa mereka adalah sepasang kekasih.

Jadi film ini tuh walaupun ada unsur mistery tapi juga ada komedinya. Awalnya saya mikir, tokoh utama dalam film ini adalah Ryan, eh nggak tahunya mlah Tree. But, it's okay😁

Tetep menarik kok. Film ini juga mirip sama film before i fall, ceritanya sama. Mengulang hari untuk memcahkan sebuah misteri. Film korea juga ada yang kayal gini, tapi saya lupa judulnya apa...

Saya kasih nilai 7/10 untuk film ini. Banyak adegan yang saya potong dan nggak saya spoiler jadi nonton aja biar lebih lengkap. 

Mimpi ketemu lee joon gi

Sampai jumpa lagi😁


See you..






1 komentar

  1. Aku sudah nonton film yang ini maupun yang pertama. Bagusan yang pertama menurutku. Cinta pertama memang susah dilupakan.🤣

    BalasHapus


EmoticonEmoticon