Jadi penonton film In time

Sumber gambar IMDb.com

Assalamualaikum😁

Hay sob. Gimana kabarnya hari ini? Semoga sehat dan masih bisa bernafas dengan longgar tanpa biaya.

Di hari yang patut disyukuri ini saya mau mereview sebuah film berjudul in time. Sebenernya nggak bisa disebut mereview ya, soalnya kan saya ngespoiler doang😂

Trus bahasanya apa dunk?

Saya akan membeberkan?

Akan mengemberkan?

Menceritakan?

Membongkar?

Yah pokoknya hari ini film yang mau saya bahas adalah film berjudul in time.

Rilis di Indonesia pada 4 november 2011 dan disutradarai oleh Andrew niccol.

Film ini bercerita ketika di dunia ini segala sesuatu harus dibayar dengan waktu. Mulai dari makan, belanja, tagihan listrik, tagihan air, bahkan naik gojek dan odong-odong pun harus pakai waktu. Uang enggak payu di sini dan emang enggak ada. Jadi mungkin film ini terinspirasi dari istilah Time ia money.

Tokoh utama kita adalah seorang pria tamvam bernama  Will salas yang diperankan oleh Justin timberlake.

Huwa..Justin timberlake siapa sih sob😍 saya enggak kenal, cuma namanya familiar ajah.

Di dunia ini usia seseorang akan berhenti di angka 25 tahun jadi walaupun usia sebenernya udah 100 tahun, maka muka kalian akan tetap muda selamanya. Hanya saja sebagai gantinya setelah usia 25 tahun maka jam kehidupan akan berjalan. Untuk mendapatkan waktu dan hidup, seseorang harus bekerja dan jika waktunya habis ya udah mati.

Serem nggak sih?

Dibuka dengan adegan Will yang bangun pagi lalu menatap keluar jendela, mungkin mencari inspirasi😁. Lalu dia memulai aktivitas paginya, bertemu dengan si ibu yang udah berusia 50 tahun tapi mukanya kok cuantik banget, jadi kayak bukan ibunya. Si ibu berkata kalau ia akan berangkat bekerja dan mereka akan bertemu saat ia pulang nanti di halte bus setelah ia membayar hutang mereka. Sebelum itu si ibu memberikan 30 menit waktunya pada will supaya ia bisa makan siang dengan tenang.

Will kemudian berangkat bekerja.  Malamnya ia mampir ke sebuah bar menemui temannya. Di bar itu ada seorang pria yang mempunyai waktu sangat banyak. Yakni 1 abad. Will memperingatkan si pria itu agar pergi dari sana karena memiliki waktu yang banyak di tempat seperti itu akan membuatnya mati terbunuh. Banyak orang yang menginginkan tambahan waktu supaya bisa hidup lebih lama, walaupun caranya dengan mencuri. 

Keterangan : untuk memberikan waktu pada seseorang maka bisa dengan saling mengulurkan tangan. 

Tapi si pria ini emoh alias bodo amat. Dan tak lama kemudian datang segerombolan preman yang berusaha mencuri waktu dari si pria itu. Will yang memiliki jiwa keadilan sosial bagi seluruh rakyat ini kemudian membantu pria tersebut kabur. Mereka bersembunyi di dalam sebuah bangunan. Nama pria tersebut adalah Henry hamilton. Di sana mereka saling curcol. Henry ini sudah berusia lebih dari 100 tahun dan dia mulai bosan dengan kehidupannya. Sementara itu Will justru berharap ia memiliki waktu yang banyak, karena ia tahu bagaimana rasanya hampir kehabisan waktu.  Henry bertanya apa yang akan Will lakukan jika ia punya 1 abad. Will menjawab dia tidak akan menyia-nyiakannya.

Keesokan paginya Will terbangun dengan 1 abad di tangannya. Henry sudah pergi sambil membawa beberapa menit untuk bunuh diri. Ia meninggalkan sebuah catatan di kaca bertuliskan "jangan sia-siakan waktuku"

Walaupun terkejud tapi will merasa cukup senang, dengan begitu dia bisa membawa ibunya ke New greenwich. Sebuah wilayah zona waktu dimana di sana kehidupan lebih baik dan hanya ada orang-orang kaya. Setelah memberikan 10 tahun waktunya kepada sahabat baiknya. Will pergi ke halte menunggu si Ibu. 

Sementara itu si ibu baru saja membayar hutang 2 hari mereka dan akan naik bis untuk pulang, tapi biaya naik bis yang biasanya satu jam naik menjadi 2 jam padahal si ibu hanya punya waktu 1 setengah jam. Ia sudah memohon pada si sopir tapi tetep nggak bisa. Akhirnya si ibu ini lari, di sepanjang jalan ia mencoba meminta bantuan tapi tidak ada seorang pun yang mau membantunya. 

Will yang sedang menunggu di halte dan sadar ibunya tidak ada segera menyusul si ibu tapi beberapa detik sebelum Will sempat membagikan waktunya si ibu sudah ambruk dan mati. Ini sih adegan yang bikin saya terkejut. Hari dimana Will mendapat 1 abad secara gratis juga hari dimana dia kehilangan keluarga satu-satunya.

Keesokan harinya Will memutuskan untuk pergi ke New greenwich sendirian. Tapi polisi yang disebut dengan penjaga waktu mengejar Will karena kematian Henry hamilton yang aneh. Mereka mencurigai Will sebagai pencurinya. Karena ia yang terkahir kali terlihat di cctv tempat Henry bunuh diri.

Di sana Will memulai hidup baru dengan memesan hotel yang nyaman. Lalu ia ikut sebuah acara poker dan memenangkannya. Karena kemahirannya dalam bermain poker Will diundang ke acara pesta tuan Philippe weis. Salah satu pemilik bank peminjaman waktu yang sukses. Dari situ Will bertemu dengan sylvia weis yang diperankan oleh mbak cantik Amanda Seyfried, putri tuan weis yang cantik jelita dan mereka pun terlibat getaran asmara. 

Sayangnya malam itu Will ditangkap oleh penjaga waktu dan waktunya disita. Will yang nggak mau nyerah gitu aja kabur dengan jurus tonjok, serang lari, dan bawa kabur sylvia sebagai sandranya.

Singkat ceritanaya. Mereka justru mulai saling jatuh cinta dan terikat. Will berkata bahwa ia ingin memberi keadilan bagi semua orang. Ia ingin mengembalikan waktu yang telah dicuri oleh orang-orang kaya. sylvia merasa tersentuh dengan ucapan will dan mereka malah bekerja sama untuk mewujudkan hal tersebut.  Awalnya mereka meminta tebusan 1000 tahun tapi tuan weis yang nggak memberikannya. Akhirnya mereka malah mencuri bank peminjaman waktu dan terlibat aksi kejar-kejaran yang super duper seru dengan penjaga waktu. Karena berkali-kali mereka ini kepepet terus. Tinggal beberapa menit lah, beberapa detik lah. Ada aja moment -moment dimana mereka hampir mati. Tapi namanya juga tokoh utama jadi ya pasti selalu selamat.

Meski begitu  film ini punya tema yang unik dan saya langsung penasaran waktu tahu sinopsisnya. Ya memang waktu itu sesuatu yang sangat berharga. Lebih berharga dari uang. Kalau sampai film ini jadi kenyataan. Dunia bisa jadi nggak adil ya, karena siapa yang kuat dialah yang selamat. Lha wong waktu aja bisa dicuri lho. serem kan. Telat satu detik aja tanpa kompromi langsung is dead.

Kepo? Tonton sendiri ya sob, lagi libur spoilernya😁

Alasan sebenarnya : capek

Saya kasih nilai 7,5/10 untuk film ini. 

Cuman nih saya agak heran. Bagaimana bisa si Sylvia ini mukanya tetep cantik jelita kayak habis pakai make up walaupun lagi jadi buronan,🤔

How?

Ah, namanya juga film. Apa sih yang nggak bisa. Kalau mukanya cemong karna maskara yang luntur saat kejar-kejaran malah jatohnya komedi donk😂

See you...


5 komentar

  1. Waahhh ini film yang udah aku tonton lama bangetttt, masih sekolah deh kayaknya waktu itu hahaha

    Emang premisnya keren banget sih ini Mba, makanya aku tertarik nonton. Tapi, emang bagian ibunya Will itu miris banget sih... sedih ketika kita punya banyak waktu eh karena telat doang malah kehilangan orang yang penting

    Kalo dunia sekarang apa2 bayar pakai waktu, kayaknya bakal banyak banget ini yang hidupnya kerja2 doang demi dapetin waktu. Tapi, sekarang emang udah gini juga sih ya...

    BalasHapus
  2. Saya pernah menonton film ini dari awal-awal tayang sepertinya ~ nggak lama setelah tayang. Dan alur ceritanya memang menarik, plus nggak biasa 🤣 hehehehehe.

    Habis menonton itu, saya langsung kepikiran kalau waktu betulan jadi alat bayar. Mungkin hidup manusia akan sangat susah 🙈 terus langsung bersyukur karena itu hanya fiksi belaka 😂

    BalasHapus
  3. ahahahah, yayay aku jadi bayangin lari2an kena keringat dan hujan lalu make upnya luntur, kan kocak. hihihi

    BalasHapus
  4. Aku udah nonton film ini pas baru awal2 tayang kalau ga salah, udah lupa banget.
    Ini film bkin emosi bergelora sih, kayaknya waktu itu segalanya, Kayaknya ada scene dimana waktunya limit bgt, kerjar2an sama waktu atau gmn gitu, aku agak lupa. Yang jelas ini film beda dr film pada umumnya, unik banget.

    BalasHapus
  5. Ide filmnya sangat menarik kalo menurutku.
    Karena mengganti nyawa seseorang dengan waktu, jadi kita bisa tau hidup kita berapa lama lagi.
    Kemudian juga ngajarin kita bahwa waktu itu penting dan nggak boleh disia-siain.

    BalasHapus


EmoticonEmoticon