Jadi penonton film Gerald's game

Sumber gambar IMDb.com


Assalamualaikum😁

Selamat datang kembali di rumah online saya ya sob. Semoga kabar kita semua selalu baik-baik sayang. 

Eh...😳

Sebelumnya saya mau minta maaf karena rasanya belum  sempat berkunjung ke rumah online teman-teman alias tumbal, eh kunbal dikarenakan sedang sibuk mengurus sesuatu yang ada di hatiku😂

Tapi saya masih sempet nonton pilem karena emang saya nonton pilem biar enggak deredeg di tengah segala persiapan.

Btw, tulisan ini saya bikin pas saya lagi mau merid gaez.

Daripada basi-basi mending langsung aja  hari ini saya mau mereview sebuah film berjudul Gerald's game.

Film ini adalah film seru horor psikologi Amerika serikat yang rilis pada tahun 2017  lalu dan disutradarai oleh Mike flanagan. Dan lagi film ini merupakan adaptasi dari novel karya Stephen king lho.

Wow😃

Apakah ada yang udah pernah nonton film ini?

Saya dapat rekomendasi film ini karena lihat tik tok sob.


Tanpa ba bi bu langsung saya download aja😁

Nggak tahu ceritanya gimana.

Dan saya cukup terkejut di awal-awal film.

Jadi singkatnya film ini bercerita tentang sepasang suami istri, Jessie dan Gerald yang pergi ke sebuah villa atau rumah mereka di tepi pantai untuk menikmati kemesraan mereka setelah sekian lama. Honymoon lagi gitu lho.  Sayangnya ketika sedang menikmati Honeymon tersebut si Gerald ini kena serangan jantung dan is dead, meninggalkan Jessie dalam kondisi terborgol di atas ranjang. Kenapa dia terborgol? 

Cekidot ... 

Awalnya saya pikir film ini film parno gaez soalnya di setengah jam pertama film ini menunjukan adegan kemesraan dan parno action mereka. Jadi karena Gerald ini memiliki perbedaan umur yang jauh dengan Jessi dia mulai nggak bisa memuaskan si istri dan mencoba hal baru supaya hubungan mereka yang renggang bisa kembali dekat. Yaitu melakukan sebauh game dimana mereka berpura-pura sedang melakukan penculikan. Itu sebabnya Jessie diborgol, sayangnya Jessie ternyata nggak menyukai hal tersebut dan malah marah. Mereka bertengkar sesaat sebelum Gerald ini terkena serangan jantung dan ambruk. Sementara itu Jessie sudah terlanjur diborgol di tiang kamar. Dia mencoba membangunkan Sang suami dengan kakinya tapi nggak gerak sama sekali malah Gerald kemudian jatuh gelimbung ke lantai dan kepalanya terbentur.

Jessie pikir itu adalah salah satu bagian dari game tapi saat melihat darah yang mengalir di lantai dia tahu Gerald sudah mati dan dia terjebak di rumah itu dalam kondisi terborgol. Handphone tidak bisa dijangkau, kunci juga tidak bisa dijangkau. Sekuat apapun Jessie coba menarik tanganya tapi tidak bisa terlepas. Bisa dibilang film ini menceritakan bagaiman Jessie bertahan dalam kondisi tersebut. Dan nggak ada air juga.

Apalagi tadi kan mereka lupa mengunci pintu rumah. Tiba-tiba Jessie ini mendegar suara, dia pikir akhinya ada orang yang datang dan ternyata yang datang adalah anjing liar yang mereka lihat di jalan tadi, yang Jessie berikan makanan tadi. Si anjing ini kemudian mendekati mayat Gerald dan berniat memakannya gaez😱

Jessie panik dan berusaha mengusirnya tapi si anjing ini balik lagi dan berhasil menggondol satu gigitan daging Gerald.

Iyuw....😖

Tiba-tiba sebuah tangan muncul di tepi ranjang dan Gerald berdiri kembali. Jessie kelihantan seneng banget sampai dia menyadari kalau tangan Gerald masih tergeletak di tanah dan pria yang sedang berdiri sambil mengoceh itu hanyalah imajinasinya belaka. Imajinasi yang terlihat nyata banget sampai mereka bisa saling berbincang. Tak hanya itu Jessi juga kemudian bisa melepaskan tangannya dari borgol itu dan mematahkan tiang ranjang, ia kemudian berjalan ke pintu dan berkata "itu mudah"  sayangnya itu juga adalah bagian dari imajinasinya. Para tokoh imajinasi ini terus mengatakan berbagai macam hal pada Jessie mencoba membantunya bertahan hidup, mencari jalan keluar dan mengingatkan Jessie kembali akan hal-hal buruk yang terjadi di masa lalunya.


Ternyata ketika umurnya 12 tahun Jessie dan keluarganya pergi ke villa itu untuk berlibur dan melihat gerhana matahari yang langka. Karena tidak suka pergi naik kapal maka Jessie memilih untuk tetap di rumah ditemani si ayah. Mereka melihat gerhana matahari bersama di ayunan tepi pantai dan saat itulah Jessie mengalami pelecehan seksual dari si ayah. Membuat nya tidak bisa melupaka hal itu seumur hidupnya dan menjadi benci dengan gerhana matahari.

Suatu malam Jessie terbangun, dan melihat seorang lelaki dengan wujud menyeramkan sedang berdiri di pojokan kamar sambil memandangi Jessie. Pria ini tinggi dan botak, badannya bungkuk dan aneh. Dia membawa sebuah peti kecil yang didalamnya berisi tulang-tulang manusia dan beberapa perhiasan. Jessie yakin itu hanya lah bagian dari imajinasinya seperti Gerald dan dirinya sendiri yang berkeliaran di kamar itu. Tapi si pria ini tampak nyata. Menjelang pagi pria ini menghilang. 

Jessie benar-bener puseng. Tangannya sakit karena tergantung terus, ditambah dia sama sekali nggak makan dan hanya minum dari segelas air yang beruntungnya diletakan Gerald di atas ranjang sebelum mereka melakukan permainan. Pilihan terakhir yang terpikir olehnya adalah mencoba bertahan selama mungkin. Entah kapan akan ada ornag yang datang ke rumah itu karena para pembantu dan tukang kebun juga diliburkan selama seminggu. 

Setiap kali terdidur Jessi selalu kembali ke masa lalunya, di hari ketika gerhana matahari itu datang. Ia memimpikan sang ayah dan ibunya yang sering bertengkar karena kayaknya si ibu cemburu sama Jessie. Aneh emang, tapi itulah yang terlihat.

Sampai akhirnya sebelum malam tiba Jessie memutuskam untuk pergi dari tempat itu dengan cara yang sangat sadis😱

Saya sampai mual dengan adegan tersebut. Seriusan, saya merem, balik balik layar hape biar nggak kelihatan secara jelas tapi tetep kudu ngintip biar kelihatan. Jadi Jessie membuat keputusan ekstrem karena toh jika dia tidak berusaha kabur dengan menyakiti diri maka dia akan mati secara perlahan, karena kehausan, lapar atau mungkin digigit oleh si anjing liar. Atau malah dibunuh sama pria misterius yang berdiri di pojok kamar itu tiap malam.

Ia mengambil gelas yang berisi minumnya yang tinggal sedikit memacahkannya lalu..lalu..lalu dia iris pergelangan tangannya pakai pecahan gelas itu. Pas itulah saya mual sampai berasa mau muntah karena adegan pas tangannya teriris pakai gelas itu bener-bener diperlihatakan, no sensor-sensor😖 dan yang lebih mengerikan setelah berhasil mengiris pergelangan tangannya Jessie menarik paksa tangannya keluar dari borgol itu sampai kulitnya terkelupas😱😖 diperlihatan lagi dong adegannya itu. Astaga.. saya nggak kuat lihatnya, saya cuma lihat sekilas. Tapi dengan cara itulah Jessie bisa kabur dari tempat itu.  Sebelum pergi ia melihat pria aneh dengan tubuh bungkuk itu lagi dan Jessie bisa memberikan Cincin pernikahannya kepada pria itu, mungkin sebagai syarat. Ia sempat pingsan dan terbangun karena si anjing liar lalu ia buru-buru pergi menggunakan mobil. Di tengah perjalanan Jessie ini berhalusinasi seolah-olah saat itu adalah gerhana bulan dan si pria bungkuk menyeramkan terlihat dari kaca mobilnya😱

Serem..serem..serem Jessie pun mengalami kecelakan dan ternyata dia berhenti di dekat sebuah villa juga. Pemilik villa itu keluar dan Jessie terselamatkan. Setelah kejadian itu Jessie melakuan transplantasi kulit ke tangannya. Ia memkai sarung tangan untuk mentupi bekas luka di tangan tersebut. Meskipun tangannya jadi selalu gemetar tapi setidakanya semua sudah berlalu. Kecuali si pria bungkuk yang setiap malam menghantui tidurnya danbuat malam Jessie selalu penuh drama.

Sampai suatu ketika Jessi menemukan berita di koran tentang pria tersebut. Namanya adalah.. Seorang pria dengan penyakit aneh yang menyebabkan tubuhnya berbentuk aneh dan juga bisa dibilang dia psikopat yang sering mencuri mayat d imakam dan mengambil perhiasanya. untungnya semua korban si pria adalah pria jadi mungkin karena itu Jessie bisa selamat.

Menurut saya pribadi film ini keren...keren...keren... Pembukaan yang panas dan unik tap jalan ceritanya menarik gaez. Jadi saya kasih nilai 8/10 sebagai penghargaan😁

Semoga kalian tertarik nonton atau seenggaknya tertarik baca review film yang lainnya he..he...


See you....



See you


6 komentar

  1. Hola mba Astria,

    Saya sudah menonton film ini nggak lama setelah tayang. Waktu itu direkomendasikan teman dan memang gilaaaaakkkk ceritanyaaa. Hiiii. Film-film begini ini yang membuat saya paling takut menginap di villa / sejenisnya yang ada di dalam hutan. Apalagi nggak ada tetangga 😆 Seram.

    BalasHapus
  2. weww kayaknya ku ga berani nonton sendiri deh mbak
    ngebayangin komen mba creameno aja, villa di tengah hutan, padahal selama ini kebanyakan vila yang di tengah hutan pasti viewnya keren

    BalasHapus
  3. Selamat ya Mbak, semoga lancar acara nikahannya, aamiin...

    Duh... Saya nggak berani nonton lah, soalnya nggak tahan kalo nonton adegan ngupas tangan tanpa sensor gitu.
    Bisa kebayang-bayang terus.

    BalasHapus
  4. Aneh-aneh aja sih si Gerald.. Duh jadi apes dua-duanya nya kan.. Yang Gerald meninggal dunia, yang Jessie harus terborgol dan harus mengalami kejadian yang mengerikan dan mendebarkan dan menakutkan...😱😱😱

    Tapi kyknya aku gak bakalan berani nonton film ini deh, Mbak Astria. Soalnya aku gak suka adegan penuh darah. Sukanya yang penuh cinta aja.🤭

    BalasHapus
  5. Waah tidak berani ini kayaknya saya kalau nonton sendirian. Walaupun sebenarnya tertarik dengan alur ceritanya yang tidak mainstream gitu.
    Hehe bisa bisanya terborgol saat honimoon ulang hanya untuk variasi

    BalasHapus
  6. Baru baca ceritanya disini aja aku udah merinding banget Mba.... lengkap banget sih kengerian yang ada di film ini. Fix aku gabisa nonton karena gak kuat liat berdarah-darah gini.....
    Stephen King emang udah ga usah diragukan lah ya cerita yang dibangunnya

    BalasHapus


EmoticonEmoticon