Jadi penonton film Ready or not

Sumber gambar IMDb.com

Assalamualaikum๐Ÿ˜

Gimana kabarnya sob?

Hari ini saya mau mereview sebuah film berjudul Ready or not.

Jadi Ready or not nih?

Saya tahu film ini udah sejak lama dari cuplikan di instagram tapi waktu itu saya belom tahu mau nonton di mana.

Ready or not rilis pada 24 agustus 2019 di Indonesia. Disutradarai oleh Matt bettinelli olpin dan Tyler gillett.

Film ini bercerita tentang seorang wanita bernama Grace yang menikah dengan seorang lelaki dari keluarga Le domas, sebuah keluarga yang super duper kaya, kalau kata kids jaman now keluarga sultan lah. Si pria ini bernama Alex. Tapi di hari pertama setelah mengucapkan janji suci, malam yang harusnya menjadi malam pertama terindah itu malah Grace diharuskan mengikuti sebuah permainan yang menjadi tradisi di keluarga Le domas.

Yang mana permainan tersebut ternyata membuatnya harus dikejar-kejar maut.

Astaga... Mending dikejar-kejar Lee min ho lah...๐Ÿ˜‚

Ho'oh lah๐Ÿ‘

Adegan film ini dimulai dengan 2 orang anak kecil yang berlarian di dalam rumah sambil bawa dimar, alias lampu kecil gitu. Awalnya saya pikir mereka dikejar setan atau deep kolektor, tapi nggak mungkin lah yaw. Trus si kakak yang bernama Daniel menyuruh adiknya masuk ke dalam lemari buat sembunyi. Dan tiba-tiba seorang pria muncul, mengaggetkan Daniel dan tentunya saya yang nonton.  Si pria ini minta tolong pada Daniel tapi Daniel malah teriak "dia ada di sini" dan

Jlep...

Sebuah panah menancap di tubuh si pria diikuti suara tangisan seorang wanita bernama Helena. Kayaknya sih mereka baru nikah gitu.

Lalu adegan berpindah ke 30 tahun kemudian. Di hari pernikahannya Alex. Alex ini adiknya Daniel yang sembunyi di almari tadi. Kayaknya setelah dewasa Alex memutuskan untuk pergi dari rumah tersebut tapi pas dia mau nikah dia harus kembali ke rumah itu.

Di sini diperlihatkan kalau Alex ini cinta banget sama Grace dan takut kalau hal buruk terjadi pada Grace karena tradisi konyol di keluarganya. Tapi entah kenapa si Alex ini kok yo nggak bilang kalau ada permainan gila itu. Dia cuma diem-diem bae sambil sesekali liat Grace dengan tatapan sedih. Mana ngaruh....

Sementara itu Grace yang berasal dari rumah asuh alias panti asuhan merasa sedikit minder berada di tengah-tengah keluarga sultan itu apalagi ada si bibik Helena yang mukanya udah kayak penyihir datang bulan. Nggak ada senyum-senyumnya, satu centi pun bibirnya nggak tertarik ke atas.

Tapi rasa cintanya pada Alex membuat Grace berani menghadapi segalanya.

The power of lope๐Ÿ˜œ

Semuanya terlihat baik walaupun Grace masih merasa canggung. Bahkan sang mertua mengajaknya bicara dengan sangat ramah. Setelah berfoto, mengucapkan janji suci dan acara selesai. Malamnya mereka dipanggil untuk turun ke bawah. Masih lengkap dengan baju pernikahan di tubuh. Alex bicara pada Grace bahwa mereka bisa kabur kalau Grace nggak mau. Tapi wong Alex nggak menjelaskan soal permainan gila itu ya Grace nggak tahu dan mengira itu permainan biasa. Malah dia mencoba terlihat antusias pas seluruh keluarga tampak nggak nyaman. Grace disuruh menarik sebuah kartu gitu dan celakanya ternyata kartu tersebut menunjukan permainan hide and seek. Petak umpet gaez...

Saya dulu sering main petak umpet juga. setelah dewasa saya sadar kalau itu adalah permainan yang nyeremin. 

Soalnya saya sekarang gampang kaget. Jadi ngebayangin saya lagi sembunyi terus tiba-tiba ketuaan, eh ketahuan... 

Dag...dig...dug nya pasti melebihi debaran jantung saat melihat gebetan.

Lebay๐Ÿ™„

Dimana permainan itu sudah 30 tahun lebih nggak pernah dimainkan. Permainan yang mengharuskan keluarga tersebut membunuh Grace sebelum fajar tiba atau mereka yang akan mati.  Pilihan yang sulit bukan.

Di sini grace cuma disuruh sembunyi, dan nggak boleh ketahuan sama mereka. Dia nggak dikasih tahu kalau sampai ketahuan dia bakalan metong.

Alex yang sadar kalau Grace dalam bahaya nggak tinggal diem, dia coba membantu Grace untuk bisa kabur dari rumah itu, karena baginya Grace adalah segalanya.  Dan dimulailah permainan tersebut...

Meskipun film ini ceritanya sadis dan ada beberapa adegan sadis juga tapi saya terhibur banget nonton film ini karena diselingi sama beberapa adegan lucu yang nggak berlebihan. Jadi ngerinya kerasa, lucunya juga kerasa. Adegan sembunyi dan kejar-kejaran antara Grace dan keluarga Le domas juga seru banget. Sungguh hari pernikahan yang harusnya bahagia malah grace  mau dijadikan tumbal. Pernikahan macam apa itu.

Adegan paling ngeri bagi saya adalah pas Grace sembunyi di kandang binatang trus ada orang datang, yang ternyata itu anak kecil dari keluarga Le domas. Grace merasa lega dan meminta bantuan sama si anak, tetapi malah berakhir dengan telapak tangannya yang bolong karena ditembak si anak. Omigot...๐Ÿ˜ฑ

Marah, Grace pun menampar si anak sampai pingsan dan karena kesakitan dia malah nyebur ke sebuah lubang yang isinya adalah mayat-mayat manusia

Huek... Sungguh itu sangat menjijaykan...

Pas mau keluar, tangga ke atas juga udah lapuk jadi belum sampai atas tangganya patah. Dan seperti jemuran, Grace menggantung di tepi lubang. Tanpa sepengetahuan Grace di tepi lupang itu ada paku. Jadi ketika tangannya yang kena peluru tadi menggapai ke atas langsung menancap ke paku๐Ÿ˜–

Haduh.. Itu ngeri banget.

Juga adegan ketika Grace ini mau keluar lewat pagar tapi dia nggak bisa naik dan untungnya ada bagian pagar yang rusak. Setelah mengeluarkan tenaga akhirnya pagar itu patah. Untungnya badan Grace ini enggak bantet kayak saya. Jadi dia bisa keluar lewat pagar. Ya tapi karena ada bagian pagar yang lancip punggungnya jadi tergores. Dan itu diperlihatkan, gimana kulit punggungnya Grace ditekan besi tajam secara pelan-pelan sampai meninggalkan goresan tajam๐Ÿ˜ฑ.

Dan adegan paling keren yang saya suka adalah pas Grace narik baju pernikahannya sampai sobek terus dia bawa bedil  dan peluru.. Wah keren banget sih. Walaupun bedil itu ternyata nggak bisa dipakai.

Film ini keren dan menghibur banget buat saya pribadi, yang emang suka genre thriller gini.

Untuk itu saya kasih nilai 8/10 untung endingnya yang keren dan saya suka bingit๐Ÿ˜

Seriusan, saya suka banget sama ending dari film ini ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘ dan saya benci banget sama si Alex. Dasar lelaki tak berpendirian. Manis di awal doang....

See you...

7 komentar

  1. Suka juga sama nih film, kepincut gara2 trailernya dan musiknya *oh~ my darling*

    Filmnya gak sadis banget tp gk ringan jg, seru aja sih nontonnya

    BalasHapus
  2. Besok 30 September nih mbak, ditunggu review film pengkhianatan pki nya ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…

    BalasHapus
  3. Wkwkwkwkk lelaki tak bergairah ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚.. duuuh aku nyesel ga nonton film ini pas tayang. Kirain biasa aja. Ternyata seru juga yaaaa. Aku mau cari linknya dulu deh. Samaaa mba, akupun suka genre thriller gini, naikin adrenalin nontonnya ๐Ÿ˜„. Eh aku LG nonton drakor yg kamu review dulu, stranger from hell. Blm selesai sih, tapi sukaaaak, psycho abiis yaaak wkwkwkwk

    BalasHapus
  4. Wkwkkw padahal ripyu film thriller ya tapi bacanya aku ngikik ๐Ÿ˜‚ pas teaser aku beneran gak berani nonton, mb bisikin ending nya doong ๐Ÿ˜

    BalasHapus
  5. lah kl aku malah baru tahu film ini dari postingan mbak nih.. hhh
    kl ceritanya kejar2an maut suka banget nih aku, jadi kepo gimana kelanjutan filmnya

    BalasHapus
  6. Wah, jadi pengen nonton nih. Baru tau kalau ada film seseru ini. Intip filmnya ah

    BalasHapus
  7. Saya udah tahu film ready or not ini dari 2019 sih bahkan sudah download filmnya, tapi sampai sekarang belum nonton karena takut.๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

    Tumben ratingnya sampai 8, biasanya cuma 7 atau 6.

    BalasHapus


EmoticonEmoticon