Nggak ada hidup "tanpa makna"

Kopi

Assalamualaikum😊

Sebenernya saya bingung mau bikin judul apa, jadi ya udahlah begitu aja👆

Ada yang bilang bahkan kopi yang pahit pun ada penggemarnya. 

Apa sih maknanya?

Saya  pernah nonton sebuah vidio prank di youtube. Dimana dalam vidio tersebut ada seorang pria yang akan berpura-pura hendak bunuh diri. Kira-kira bagaimana reaksi orang lain yang melihatnya?

Bikin penasaran🤔

Ternyata reaksinya sukses bikin saya terharu. Vidio tersebut dilakukan oleh orang korea.

Ketika ia hampir melompat ke jembatan seorang gadis yang lewat menariknya lagi ke belakang. 

Apa yang akan kau lakukan?

Tanyanya sambil memegangi tangan si pria. Si pria berkata kalau dia punya masalah. Gadis itu kemudian menarik si pria ke tempat yang aman  bahkan memakaikan sepatunya dan mengajaknya duduk. 

Dia mengatakan bahwa lebih baik hidup daripada tidak melakukannya. Hiduplah setiap hari walau untuk sebuah alasan yang kecil. Ternyata si gadis dulu juga pernah berniat bunuh tapi seseorang mencegahnya. 

Hal yang membuat saya terharu karena gadis itu berkata dengan sangat tulus. Dia bilang hari itu terlalu indah untuk bunuh diri, makanannya terlalu enak untuk dilewatkankan. Intinya jangan bunuh diri.

Menangis tidak apa-apa tapi jangan mengakhiri hidupmu.

Lalu yang kedua adalah seorang ibu-ibu yang marah sambil setengah menangis melihat si pria akan bunuh diri. Saat si pria bilang dia tidak punya orang untuk berbicara si ibu dengan hangatnya mengajak si pria minum kopi bersama dan dia akan menjadi orang yang akan mendengar ceritanya.

Vidio itu menyadarkan saya akan beberapa hal dalam hidup ini.

Bahwa perkataanmu bisa menyelamatkan seseorang. Ucapan menghibur dan peduli bisa menghangatkan hati orang lain dan membatalkan niat buruknya untuk bunuh diri, atau menghentikan tangisan seseorang. 

Jadi stop lah mengatakan hal buruk karena efeknya adalah sebaliknya. Tahu sendirilah mulutmu bisa jadi pedang yang tajam. Stop bilang si itu begini atau begono... Unfaedah, nggak berpahala malah dosa.

Saya juga jadi lebih menghargai hidup. Saya pernah bilang saya cukup sedih semenjak bapak saya sakit ditambah masalah lain yang tidak bisa diceritakan. Bodohnya saya waktu itu saya memikirkan hal-hal buruk yang mau saya lakukan. Untungnya cuma kepikiran nggak dilakukan. 

Kalau dipikir lagi, waktu itu saya beneran bodoh. Benar kata perempuan dalam vidio prank itu, bahwa hidup ini terlalu berharga untuk ditinggalkan. Kalau kita punya masalah, bukan berarti semuanyanya menjadi masalah. Akan selalu ada sisi yang terang dari bumi, begitu juga hidup. 

Dan juga hidup ini bukan milik kita sendiri, kita hidup karena berbagi. Karena orang-orang membagi milik mereka untuk kita. Jika nggak peduli sama diri sendiri, pedulilah pada orang lain yang membagi miliknya untukmu, terutama keluarga. Yang mungkin akan tersakiti jika kita menyakiti diri.

Hidup ini terlalu indah, jangan menangis terlalu lama. Banyak hal yang belum kita ketahui, banyak tempat yang belum kita jelajahi, banyak warna yang belum kita lihat. Menangis nggak masalah, bahkan kalau lagi stress saya bisa bersikap bodo amat banget. Semata-mata untuk mengeluarkan semua hal negatif dalam diri. Yah, daripada disimpen dan sok baik-baik aja.

Dan seperti kalimat di pembukaan tadi, bahkan kopi yang pahit pun ada penggemarnya. 

Semenyedihkan apapun hidup kita, selalu ada makna dan kebaikan di dalamnya. Kita tidak diciptakan bukan tanpa makna. Walaupun kadang merasa nggak bisa apa- apa, bodoh dalam segala hal, pasti ada orang yang bahagia karena mengenalmu yang tidak bisa hidup tanpamu. 

Hidup kita pasti bermakna untuk orang lain. Mungkin juga untuk makhluk lain seperti binatang dan tumbuhan.

Mungkin kamu adalah satu-satunya orang yang akan berhenti di jalanan karena melihat kucing kelaparan. 

Kamu satu-satunya orang yang memungut sampah orang lain untuk dibuang ke tong sampah. 

Yang menuangkan minumanmu ke tanaman yang hampir mati kekeringan. Mungkin hidupmu adalah penyelamat hidup orang lain😊 

Saya nggak bermaksud menggurui atau gimana, karena sejujurnya saya juga sering berpikir saya ini nggak berguna, lemot dan nggak asyik. Jadi tulisan ini juga sebagai pengingat untuk saya.

Ketika merasa nggak berguna biasanya saya bakal auto rajin, cuci piring, nyapu., Cuci baju, bersihin kaca. 

Rajin dadakan😂

Tapi setelah melakukan semua pekerjaan rumah gitu dan merasa capek, hati saya jadi lebih plong. Habis itu gegoleran lagi di kamar he..he...😁

Kalau kita nggak berguna untuk seseorang, seeggaknya kita nggak bikin mereka rugi. Jadi nggak perlu merasa sedih. Sama seperti kita nggak bisa membahagiakan semua orang kita juga nggak bisa membantu semua orang, tangan cuma ada 2, jadi pegang apa yang ada di dekatmu terlebih dulu. Eits.. Tapi jangan pegang pacar orang, nanti digebukin😂

Seperti kopi pahit yang ada penggemarnya. Hidup kita yang sering susah ini juga ada manfaatnya.

Semoga kita selalu bahagia.


See you...







23 komentar

  1. Walaupun kita nggak merasa berguna untuk orang lain, seenggaknya kita nggak merugikan mereka. Setuja!!
    Ini bener banget Mbak, sejelek-jeleknya diri ini, asal orang lain nggak dirugikan aja rasanya udah kayak pahlawan super. Aku percaya kalau kita hal kecil seperti tadi bisa menyelamatkan diri kita dari hal-hal buruk.

    Dan bagian dadakan kayak nyuci piring, aku banget sih Mbak. Terus pas liat tempat cuci piring kosong dari piring kotor, rasanya wow banget!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tos dulu mbak pipit🖐 semoga kita juga nggak termasuk orang-orang yang omonganya menyakiti hati orang lain😁
      Dan nggal merugikan mereka juga.
      Sensasi setelah lihat segalanya bersih dan beres emang uwow dan ampuh untuk menenangkan pikiran yang berantakan.

      Hapus
  2. waaah berasa dapat energi positif nih mbaaak, peluk jauhhhh yaaa. bener banget sih, menangis nggak papa, sedih nggak papa juga, marah, kecewa, dll. yg penting terus bertahan melakukan hal-hal baik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Peluk.. Peluk.. Mbak ella. Rasanya kalau terus mikirin stress dan masalahnya nggak akan mengubah apapun. Lebih baik melihat sisi positifnya dan melakukan hal bail yang kita bisa😊

      Hapus
  3. Waah makjleb banget postingan ini sebagai pembuka sesi blogwalking aku di hari yg cerah🎉. Saya sepertinya pernah nonton social experiment ini, dan sangat terharu. Apalagi dengan apa yg terjadi sama mba2 rambut pendek yg jg sebelumnya pernah berniat bunuh diri😟. Di balik hidup yg serasa nggak ada artinya, ternyata masih banyak org yg begitu peduli dan sangat memperhatikan kesehatan mental org lain. Sebetulnya kalau mental kita lg terpuruk, terkadang kita memang hanya perlu untuk didengarkan dan dirangkul, bukan dibalas dengan nasihat2 yg toxic.😢

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tuh kan.. Social experiment gini bikin kita yang nonton merasa terharu dan sadar akan banyak hal.
      Iya mbak awl, kadang kita tuh cuma butuh didengar aja. Nggak perlu nasihat panjang lebar yang malah bikin kita merasa dihakimi. Saya berharap bisa jadi orang yang mampu menghangatkan hati orang lain juga😊

      Hapus
  4. Setuju banget mba, soal kalimat "Kalau kita nggak berguna buat seseorang, setidaknya ngga bikin rugi". Jauhin banget deeh pokoknya pikiran buat mau bunuh diri. Karena itu jelas ngga baik, bukan justru terhindar dari masalah.
    Kalau merasa sedih atau punya masalah sebaiknya tidak langsung dipendam, tapi bisa dengan curhat dengan orang lain yang dipercaya, biasanya perasaan akan jadi lebih lega gituu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, kalau ada madalah mending kita luapkan dulu jangan dipendam. Bisa diluapkan dengan curhat sama orang terpercaya, bisa nulis, bisa tidur, atau apapun. Kalau dipendam malah jadinya numpuk racun dipikiran😊

      Hapus
  5. Tulisannya inspiratif dan bermakna banget Mba Astria. Ini adalah salah satu contoh renungan menuju kedewasaan, meski tetap saja masih ada orang dewasa bahkan Orangtua yang bunuh diri karena gak punya teman berbagi dan bertukar pikiran. Naas memang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mbak rini...😊
      Memang selalu ada moment dalam hidup ini yang bikin kita merasa nggak punya pilihan selain lari atau melukai diri. Kadang kalau sedang sakit hati kita jadi lupa sama orang-orang baik yang ada di sekitar kita. Jadi buta jadi nggak mau nengok hal lain selain rasa sakitnya.

      Hapus
  6. Mba Astria, tulisannya indah sekali 😄

    Ngomong-ngomong, saya sama seperti mba, kalau sedang mumet biasanya lari ke bersih-bersih hahahaha. Entah lipat baju yang sudah dilipat *cari-cari pekerjaan*, atau vacum ruangan, lap-lap area cuci piring biar kinclong, pun bersihkan meja kerja bisa membuat hati jadi plong dan rasa mumet lenyap seketika 🙈 kadang kalau sudah begitu, tinggal dibawa mandi dan keramas. Biar kotoran hilang semua bersama rasa penat hahahaha.

    Ohya mba, bisa jadi tulisan mba ini pun akan membantu seseorang yang mungkin butuh semangat dalam menjalani hidupnya 😍 thank you, mba 💕

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya jadi penasaran nih mbak kenapa bersih-bersih bisa bikin pikiran jadi plong ya. Saya sendiri merasa lega setiap habis bersih-bersih, badan capek dan lengket karena keringat. Habis itu langsung mandi dan rebahan...
      Wah... Damai banget rasanya😊
      Semoga saja tulisan ini memang bisa membantu seseorang di luar sana😁

      Hapus
  7. Waah, kak Astria tulisannya mantul 😍
    Terima kasih untuk pengingatnya, bahwa kopi sepahit apapun tetap ada penggemarnya sendiri.

    Aku jadi ingat waktu kemarin aku sedang nggak mood ngapa-ngapain, kata-kata dari teman-teman lah yang membuatku termotivasi kembali untuk melakukan aktivitasku. Di situ aku merasa betul bahwa kata-kata manis dan penyemangat benar-benar sangat bermakna 😍
    Dan dari situ juga aku berniat untuk selalu mengatakan hal-hal yang baik dan positif aja untuk teman-teman karena aku merasakan sekali manfaatnya untuk diriku 🤭

    Kak Tria, semoga apapun masalah hidup yang dijalani, selalu diberi kekuatan untuk melaluinya ya 🙏🏻

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih doanya mbak lia, saya juga merasakan kata-kata manis dari temen-temen blogger ini bikin saya semangat terus menulis😊
      Kalau lagi merasa down saya juga bakal inget soal kopi pahit ini selain bersih-bersih rumah.
      Semangat juga buat mbak Lia💪😊

      Hapus
  8. Wahhh.. emnk video social experiment itu selalu berhasil bikin ngena banget di hati..
    Makanya dari dulu saya selalu berusaha buat ngomong yang baik-baik saja, yah walaupun "agak" susah. heheh

    Kita tau kan yah emnk hidup ini sulit banget buat dijalanin. Setiap orang punya perjuangan dan masalahnya sendiri.. kadang orang yang diluar tampak "Hahahah" "hehehehe" "hohohoho", malah bisa jadi dia punya masalah yang lebih berat daripada kita. Cuma dia lebih ahli buat nyembunyiin dan nggak ditunjukin..

    Btw videonya namanya apa mba di YT??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul mas bay, kita nggak tahu gimana isi hati orang yang sebenarnya. Bisa jadi orang yang tiap hari kelihatan happy,cuma pasang topeng aja.

      Harusnya saya taruh vidionya sekalian ya😂
      Bisa dicek di youtube mas judulnya pakai tulisan korea tapi nama channelnya pranky friends😁

      Hapus
  9. Terharuuuu baca tulisan Mba Astria ini (':

    Setuju sekali tentang hidup kita ini pasti punya tujuan dan makna. Kalau aku lagi merasa nggak becus, aku diingatkan suami sendiri kalau setidaknya dia dan anakku masih membutuhkanku. Di situ suka dheg sih, mendadak merasa egois menganggap diri sendiri nggak berguna ^^;

    Dan aku pun percaya tulisan Mba Astria ini juga bisa memberikan makna bahkan menghibur orang-orang di luar sana yang sedang membutuhkan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Orang terdekat bisa jadi alarm buat diri sendiri bahwa kita dicintai dan dibutuhkan. Berjuanglah buat mereka kalau susah berjuang untuk diri sendiri😁
      Semoga tulisan saya memang bisa membantu seseorang diluaran sana😊

      Hapus
  10. Mbaa kereen,hmmmm... 😇😆😆

    Pengingat juga buat saya sendiri, kalau nggak ad namanya yang nggak berguna, even daun yang udah menguning dan hampir jatuh nan jauuuuuh di dalam hutan Aokigahara san pasti punya tujuan untuk diciptakan, pasti ada gunanya. Thanks udah nulis ini mbaa Astria, semangat terus mbaa ❤❤

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mbak... Eh hutan aokigahara ada di jepang ya? Semua yang dicipatakan Allah sudah pasti berguna mbak. Nggak ada yang sia-sia.
      Semangat juga ya mbak💪

      Hapus
  11. Setujuuu mba Astri. Kalopun ga bisa menolong orang lain, lebih baik diam daripada mengeluarkan kata2 tajam untuk mereka. Coba untuk berfikir jika kita ada di posisi mereka .

    Bahkan terkadang sudah meninggalpun orangnya, masih ada aja mulut2 yg mengeluarkan kata2 sok agamais tapi menusuk :(. Ga memikirkan jika ada keluarga korban yg membaca.

    Aku sendiri, jika sedang down ato ada masalah yg begitu mengganggu, biasanya pasti ngadu ke suami, 1-1 nya temen hidup yg paling enak diajak curhat. Biasanya ngerasa plong walopun masalah mungkin blm selesai. Tapi setidaknya ada temen untuk cerita :). Kadang yg dibutuhin oleh orang2 yg kepikiran untuk bunuh diri itu, memang hanya temen sebagai tempat dia ngeluarin uneg2. Dan masih banyak org ga tanggap soal itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mbak, diam aja lah daripada ngomong yang jelek. Padahal apa sih susahnya nahan mulut supaya nggak ngomong sembarangan. Nggak ngomong juga kan nggak rugi ya.

      Sebenernya kita memang hanya butuh teman yang beneran tulus untuk mendengar keluh kesah kita. Tulus dan enggak ember bocor😁

      Hapus
  12. yes hidup itu untuk berbagi, hidup itu indah maka nikmatilah, masih banyak tempat tempat di dunia dan sekitar yang masih belum dikunjungi, selagi sempat maka dimanfaatkan biar hidup berwarna dan banyak cerita pengalamannya
    selama kita bisa berpikir positif dan memaknai hidup dengan baik, segala problema yang ada #bahasakuGayahBetul pasti akan menemukan jalan keluarnya
    yang video prank itu aku penasaran pengen liat jadinya

    BalasHapus


EmoticonEmoticon