Writer's block "Melihat masa depan"


Assalamualaikum sob

Sejujurnya belakangan ini saya sedang mengalami writer's block. Nggak tahu mau nulis apa. Rasanya ide saya hambar semua, nggak menarik. Atau nggak bisa ngelanjutin lagi. 
Biasanya saya bisa bikin beberapa draft,  jadi nggak bingung besok-besok mau posting apa. Lah, sekarang saya bikinnya satu-satu karena no idea.

Terus saya mikir, gimana caranya ya supaya saya punya ide nulis? Hem....
Apa saya harus tanya pada rumput yang bergoyang🤔

Aha... Ada lampu di kepala saya (baca ide)
Saya putuskan untuk menantang diri sendiri. 
Gimana caranya? Sok-sok an banget saya. Wong diri sendiri itu adalah musuh diam-diam yang paling susah dilawan.
Tapi berhubung tantangan ini adalah hal yang saya suka, jadi no problem lah yau...😁
Yaitu, menentukan tema berdasarkan postingan faforit yang saya simpen di instagram. Saya tuh suka follow akun yang isinya kalimat motivasi atau hal-hal unik gitu. Dan tema kali ini adalah "melihat masa depan"

Kita tahu kan, kalau dari zaman dahulu kala orang suka percaya sama ramalan masa depan. Kepercayaan ini nggak timbul tanpa dasar tapi karena memang beberapa ramalan menjadi nyata.

Di zaman sekarang kita bisa lihat contohnya melalui ramalan zodiak, kartu tarot dll. Saya sendiri termasuk orang yang suka ngintipin ramalan zodiak, atau hal-hal yang berhubungan dengan zodiak saya. Dan entah gimana kok banyak yang mirip, apa emang saya mirip-miripin sendiri😂
Bahkan di budaya Jawa orang mau nikah aja harus lihat segala macemnya, nggak boleh begini dan begitu. Kalau sampai dilanggar, katanya nanti bawa sial.

Tapi di sini saya nggak membahas soal itu kok sob. Saya mau membahas tentang "melihat masa depan" dengan penuh semangat.
Mana ototnya?💪
Iyak... Semangat!

Pasti kita pernah bertanya-tanya, gimana masa depan kita nanti, masa anak depan anak kita dan nggak lupa masa depan kita bersama doi
Ea...
Masa depan emang jadi topik yang sangat menarik walaupun nggak bisa dilihat, diraba dan ditrawang kayak uang.

Di setiap harapan yang selau kita sebut dalam doa. Kita pasti selalu berharap masa depan yang indah. 
Mana ada orang berdoa supaya punya "Madesu" alias masa depan suram.

Tapi ada kalanya kita berbuat salah dan orang-orang di sekitar atau ada beberapa orang yang lantas meremehkan kita. Atau mungkin malah kita yang pernah meremehkan mereka.

"Eh si anu tuh kerjaanya tiap hari tidur aja, nggak dapet-dapet kerjaan"
"Sia ani, dari dulu kerja jadi pembantu terus"
Dan parahnya dilanjutkan dengan kata-kata sok tahu "masa depannya pasti suram"

Bledar....
Panci di dapur jatuh ternyata😂

Tapi siapa yang tahu bentuk masa depan? Yang pasti bukan kita. Apa yang terjadi hari ini adalah hasil dari kemarin dan apa yang terjadi besok adalah hasil dari hari ini. Hari ini kita boleh sedih tapi besok siapa yang tahu? Begitu juga kalau hari ini kita senang, apa besok juga akan senang.


Jangan karena melihat kehidupan seseorang yang kelihatan susah lantas kita seenaknya bicara tentang masa depannya nanti. Asal nebak kalau dia bakalan susah sampai tua. Emangnya kamu siapa sok tahu tentang masa depan saya...
Kita memang punya hak untuk bicara secara bebas tapi bukan berarti bicaranya ngawur. Ingat, omongan itu doa. Secara nggak langsung kita mendoakan orang lain punya masa depan suram dong.
Daripada menebak-nebak masa depan orang, bukankah lebih baik mikirin masa depan sendiri. Jangan sampai masa depan jadi suram karena sibuk ngomongin masa depan orang lain.

Meremehkan seseorang hanya menunjukan keburukan kita.

Buat kalian yang mungkin pernah diremehkan, ingat... Balas dendam aja!
Lah, saya kok malah ngajarin yang buruk😂
Maksudnya balas dendam dengan menjadi orang yang lebih baik, hapus hal-hal yang membuat orang meremehkan kita. Tunjukan kalau kita bisa. 
Ingat, nggak ada yang bisa melihat masa depan kita selain kita sendiri dengan merencanakan semuanya dan melakukan yang terbaik. 
Nggak ada seorang pun yang tahu secara persis masa depan seseorang. Tapi kita diberi kesempatan untuk membuat jalan ke masa depan yang indah. Berikan senyum terbaik kalian, usaha terbaik kalian dan doa terbaik kalian.

Buat kalian yang pernah meremehkan. Mohon ambil wudhu trus tobat. Sesama ciptaan Allah ndak boleh saling meremehkan. Gimana kalau suatu hari nanti kalian yang pernah meremehkan malah bekerja atau dibantu oleh orang yang kamu remehkan. Malu pasti.



Kalau mau sok meramal masa depan. Jadilah seperti Dilan "aku ramal nanti kita ketemu di kantin" kenapa Dilan bisa  ngomong begitu karena emang Dilan datang ke kantin.
Jadi dia menunjukan usahanya datang ke kantin dan beneran ketemu Milea dan cintapun bersemi di antara mereka berdua dan para menonton hanya bisa baper😍
Ea...ea...ea...
Apaan dah🙄

Cukup segitu pembahasan tentang melihat masa depan. Ternyata writer's block ini memberi saya inspirasi baru ehe..he...😁
Bahkan saya udah nulis buat postingam selanjutnya.


See you







41 komentar

  1. Beruntung adek masih bisa up blog na. Lah kalau mas. Masih bingung mau nulis ap di blog.
    Pengen nulis. Tapi setiap buka notebook . Pasti lari ke you tube

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat mas...💪
      Kadang saya juga suka gitu lho. Malahan sering niat mau blogwalking atau bikin tulisan. Eh malah larinya main game atau ngeyoutube...😂

      Hapus
  2. Bagus gan bahasa penulisannya .. klo ane lagi bingung bikin artikel apa ane milih nerjemahin lagu ajah haha


    Kunjungi balik yah

    https://aisurunihongo.blogspot.com/2020/07/lirik-terjemahan-yoasobi-tabun.html?m=1

    BalasHapus
  3. Saya bukan orang yang suka ngeliat zodiak, karena tiap liat ramalannya memang kadang cocok atau sayanya aja yang cocok-cocokin. Mencegah bias, saya menghindari hal itu.

    Untuk masa depan sendiri, saya juga cukup sering mendengar kata-kata di banyak tempat. Tapi saya pernah dapat wejangan,"ketika kamu masih berpikir, orang lain sudah maju satu langkah.". Makanya, saya jarang kepikiran hal diluar diri saya. Kecuali memang ada impact untuk saya dan sekitar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Entah kenapa yang ditulis di zodiak itu kok rata-rata mirip, mungkin karena kita aja yang mirip-miripin ya😂

      Kebanyakan mikir emang nggak baik mas, harus seimbang, mikir tapi juga action.

      Hapus
  4. Aku ramal kita bisa sama sama sukses, hehe

    BalasHapus
  5. Hola mba Astria :D

    Waduh yang lagi writer's block tapi tetap bisa menelurkan tulisan bagus, salut hihihi ~ eniho saya pribadi bukan pecinta zodiak, dan sejenisnya. Jadi jaranggg bangettt baca begituan, mungkin terakhir kali jaman sekolah saat majalah lagi jaya-jayanya (sering beli majalah cuma untuk baca zodiak terus dicocoklogikan dengan zodiak mantan pacar) hahahaha :))))

    Bicara mengenai masa depan, saya pernah baca satu quote yang lumayan saya suka, “The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams.”
    ― Eleanor Roosevelt -- meski saya bukan tipe yang terlalu mempercayakan masa depan saya pada zodiak dan sejenisnya, dan bukan juga yang gampang judging masa depan seseorang hanya karena masa lalunya especially sampai bilang, "Masa depan lu suram." -- tapi saya selalu percaya kalau masa depan kita itu bisa diraih dengan modal memegang mimpi yang dipunya sekarang :D as long as... kita nggak cuma pegang mimpinya, tapi berusaha mengejar apa yang kita impikan <3

    Means masa depan kita nggak 100% berpangku dengan bagaimana masa lalu kita, meski sedikit banyak mempengaruhi pola pikir kita. Jadi kalau ada yang meremehkan masa depan kita hanya karena mereka merasa tau masa lalu kita, atau bagaimana karakter dan sifat kita, endeblablanya, just ignore 'em :D and keep giving our best, til God care the rest. Hehehehe.

    Semoga masa depan mba Astria semanis dan seindah yang diharapkan yah. Semangat!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hola mbk eno😁
      Amin, makasih doanya mbk😊
      Karena orangtua agak percaya sama ramalan jawa gitu jadinya saya agak ikut-ikutan, tapi nggak terlalu sih. Kalau dirasa nggak masuk akal ya nggak percaya.
      Setuju banget sama kata mbk eno, kita butuh rasa percaya sama impian kita tapi juga nggak boleh cuma bermimpi. Harus ada tindakan, harus ada usaha.
      Semoga saya juga bisa terus berusaha😁

      Hapus
  6. aku sering sih diremehkan orang, mungkin karena dulu tampangku melasin

    hla kok melasin mbu hahahha, ntah lah jare wong wong tuwek jaman itu mereka bilang tampangku tuh terlalu polos jadinya pada ga percaya kalau aku bisa melakukan seuatu yang hebat, biasanya wong tuwek jaman itu suka melabeliku dengan sebutan kucur alias penakut, makanya koyok dipandang sebelah mata misal lagi melakukan sesuatu ah paling si nita ga bisa

    tapi kemudian aku mbatin asssssuuudahlah, yang penting gw masih bisa idup hari ini di atas kaki gw sendiri #nah lo nah loh ngomong opo to gw ini hahha abaikeun ayo buang writers block mbaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aha..ha.. Iya mbk mbul, yang penting masih hidup dan nggak nyusahin mereka. Saya dulu juga suka dikatain gitu gegera saya selalu dapat nilai jelek. Efek kebanyakan baca buku cerita tapi nggak mau baca buku pelajaran😂
      Pas SMP saya baru sadar dan mulai belajar. Alhamdulillah nilai membaik dan nggak malu lagi kalau ditanya soal sekolah.

      Hapus
  7. Kerennya kak Astria, bahkan pas lagi writer's block aja bisa tiba-tiba nemu ide coba. Nggak valid nih kalau disebut writer's block karena hampir tiap hari ada aja postingan baru 🤭

    Ngomongin Dilan, aku lebih suka yang ke1 daripada yang ke2. Yang ke2 terlalu menye-menye *eh kok jadi bahas Dilan 🤣

    Masa depan memang nggak ada yang tahu dan karena itu juga, aku sendiri bukan orang yang suka memikirkan masa depan, karena aku anaknya kalau udah berimajinasi suka terlalu jauh, takut jatuh nanti kalau udah terlalu jauh 😂

    Eh tapi aku juga suka sih baca zodiak walaupun nggak percaya tapi emang suka iseng aja. Wkwk.
    Terus sebenarnya ada teori yang mengatakan kenapa kalau baca zodiak gitu, kita bisa ngerasa benar dan cocok. Namanya Efek Barnum.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin karena udah kebiasaan mbk. Aslinya juga masih naik turun mood bikin artikel. Kalau males saya tinggal maen game sampai puas habis itu biasanya bisa bikin artikel. Atau pakai sistem kebut. Malamnya bikin besok paginya baru jadi😂
      Iya ya... Saya lebih suka dilan yang pertama. Yang kedua terlalu bucin.
      Wah... Baru tahu kalau itu namanya efek barnum. Kadang kalau baca zodiak gitu merasa seneng karena bisa klop tapi kalau lihat temen yang zodiaknya sama, kok sifatnya beda sama saya....
      Aneh...

      Hapus
  8. "Melihat masa depan" adalah sesuatu yg hampir aku lakukan setiap hari.
    Terkadang, sering khawatir. Di masa depan aku gimana ya, tinggal dimana, sudah punya tabungan berapa, kerja dimana, dsb. Wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wajar mas, saya juga begitu. Semua orang pasti begitu. Kita mempertanyakan masa depan nanti bakalan gimana ya? Padahal siapa tahu masa depan kita tinggal beberapa hari😳
      Serem...
      Lakukan yang terbaik aja untuk saat ini😁

      Hapus
  9. kalau mau ke masa depan
    saya sih tinggal nyari goa winden
    hehe
    efek kebanyakan nonton dark

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aha..ha.. Efek film fantasi luar biasa ya😂
      Dark tuh terkenal banget tapi saya belom nonton.

      Hapus
    2. cuman emang bikin pusing sih dunia paralel dan cerita maju mundur aja
      hehe
      tapi kelar juga 3 season saya tonton

      Hapus
  10. kadang hal kecil ini bikin kita kesel ya, padahal kekesalan yg kita rasa itu adalah sebagian dari hal kecil itu, yaitu ngeremehin orang lain. Memang manusia ini suka aneh-aneh kadang, suka kurang nabung amal soleh, hihi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lah.. Iya ya mbk, sifat manusia suka aneh. Entah kenapa topik soal orang lain itu kok menarik banget. Termasuk kesusahan orang. Padahal lebih berfaedah ngurusin diri sendiri dulu😁

      Hapus
  11. Pernah baca buku terus ada quote, future is uncertain. Katanya sih, masa depan itu tidak pasti, yang pasti adalah kemauan, mau mengerjakan atau hanya bermimpi terus tidur, hehehe. Good luck mbak, di saat block masih bisa nulis, apalah aku, gak kena writer's block pun gak nulis, hahaha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hay mbk falkhi...😁
      Masa depan emang uncertain mbk. Kemauan dan tekad kitalah yang menenetukan akhirnya.
      Semangat mbk, yang penting blog nggak terlupakan aja.

      Hapus
  12. Kalau gini artinya gak jadi writer's block 😅

    Memang masa depan ini rahasia yang paling bikin kepo siapa pun termasuk si bukan pemilik masa depan itu. sadar atau tidak sebenarnya masing seringg kita menemui bahkan kita sendiri menerka-nerka masa depan orang. Padahalkan masa itu masa depan orang lah kok yang sibuk siapa😆. Emang semut disebernag lautan lebih sering kelihatan lebih jelas dari pada gajah dipelupuk mata ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbk, nggak tahu deh kenapa masalah orang kok lebih menarik daripada masalah sendiri. Apakah niatnya baik atau buruk....
      Nggak tahu juga.
      Mending saya ngurusin gajah di pelupuk mata aja deh😁

      Hapus
  13. Aku baca postingan mbak di paragraf awal ngakak, mbak kena writer's block masih aktif, aku kena writer's block nggak nyentuh blog setahun, hahahaha..
    balik-balik kagok, buset tampilannya blogger baru, asli kek orang cupu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh, lama banget mbak setahun tapi sekarang udah aktif lagi jadi nggak papa donk😁
      Saya pernah sampai sebulan lebih. Balik lagi karena masih sayang.😁

      Hapus
  14. Sama, aku juga lagi ngga ada ide atau writer block, pas ada ide malah ngga ada kuota. Jadinya aku tulis saja di kertas biar ngga ilang. Eh pas ada kuota malah kertasnya sudah jadi bungkus gorengan.😂

    Saya kurang percaya dengan yang namanya zodiak. Bahkan zodiak aku apa saja ngga tahu karena memang ngga mencari tahu. Kata guru saya ustadz Satria ngga boleh percaya begituan.

    Kalo soal diremehkan orang juga pernah sih. Katanya tampang saya ndeso jadinya tidak akan bisa sukses. Eh ternyata memang begitu.😂😂😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aduh, Jangan gitu donk mas... Saya salah satu pemirsah yang selalu menanti cerpen terbarunya mas agus lho. Sedih kalau mampir ke blognya belom ada yang baru.
      Berasa kayak lagi nyanyi lagunya ridho roma..sekian lama aku menunggu...
      Ha..ha...
      Dikatain ndeso ora popo, emang orang ndeso. Saya juga ndeso lho mas, yang kalau buka pintu mobil aja masih ragu gimana caranya😂
      Seriusan.

      Hapus
  15. gw kalo gak ada ide nulis biasanya nyari ke web berita, pasti banyak ide disana :D, tapi seringnya gw nulis keseharian.. misalnya belanja ke indomaret, itu bisa di jadikan posting :D.

    bicara masa depan dan zodiak, kalo dulu gw pas sekolah percaya banget dengan zodiak, tapi sekarang udah gak lagi :D, karna banyaknya yang gak bener :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau ramalannya banyak yang nggak bener mas, tapi kalau nebak kepribadian entah kenapa banyak yang mirip ya....

      Hapus
  16. Boleh juga tuh mba Astri idenya pas lg writer's block😂
    Melihat masa depan lewat ramalan somehow memang menggiurkan ya mba, rasanya happy aja gitu kalau membayangkan nanti bisa begini bisa begitu, padahal masa depan yaa hasil dari hari ini. Kalau hari ininya banyak bacain ramalan gak bisa terwujud juga, hadeuh🤦🏻‍♀️ Tapi soal masa depan tuh memang sesuatu yg penuh misteri dan selalu menarik buat dicari tahu ya mba, kadang kalau lg ngelamun ya suka penasaran akan seperti apa saya nanti, atau bagaimana hidup saya nantinya:')

    BalasHapus
    Balasan
    1. He'em mbk... Masa depan itu misteri, nggak tahu deh misteri baik atau buruk, tapi apa yang kita usahakan hari inilah yang akan menentukan masa depan kita nantinya...😁

      Hapus
  17. Wah meski lagi writer's block malah menghasilkan tulisan yang kerenn dan bikin aku ikut mikir, Mba 😂

    Ngomong-ngomong soal diremehkan, aku pernah mengalami ini berulang kali. Gawatnya, bukannya aku 'balas dendam' seperti yang Mba Astria katakan, aku malah 'mengiyakan' kata orang tersebut dan akhirnya down 😢

    Kalau udah seperti ini, pasangan lah yang mengingatkan. Kita nggak bisa mengontrol ekspektasi orang terhadap hidup kita. Justru kita lah yang harus berpegang teguh pada impian dan terus berjuang untuk meraihnya. Nggak perlu juga berkompetesi dengan pencapaian orang lain. Betul yang Mba bilang, musuh terbesar kita adalah diri sendiri. So try to be the best version of ourselves every day aja lah yaa 😊

    Btw, kalo lagi writer's block aku malah cari kegiatan yang nggak berhubungan dengan nulis samsek, Mba 😝 biar nggak penat aja hihi

    Semangat teruss ya, Mba Astria 💪

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah.. ada pasangan yang menguatkan😃
      Saya pun juga sering down kalau ada yang meremehkan, apalagi saya cengeng banget mbk.😂
      Nangis dulu sampai puas. Baru mikir harus ngapain.

      Semangat juga buat mbak jane😁💪💪

      Hapus
  18. Banyak keajaiban yang terjadi, membuat saya jadi nggak berani lagi sotoy menilai orang.
    Dulu saya pernah loh, pas ngekos itu, ibu kos saya punya warung sate yang laris, dikelola anaknya.

    Saya risih aja liat anaknya itu pemalas kayaknya, tiap hari bersantai urus burung, eh ternyata dia jalanin usaha ortunya dengan baik, dan karyawannya banyak :D

    Cuman memang, kalau ke anak saya selalu kasih bayangan, kalau dia pengen ini pengen itu, dia kudu berjuang biar dapetinnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga pernah dengar cerita kayak gitu dari guru saya mbk. Tapi bener, emang lebih baik kasih tahu ke anak kalau kita nggak boleh malas dan harus berjuang untuk mendapatkan sesuatu😁

      Hapus
  19. Ini paling sring aku pikirin, mikirin masa depan kami sekeluarga bakal Gimana, anak2 gimana :D. ..

    Aku pernah diremehkan dulu, Ama sahabat sendiri pula :). Dulu sahabat, tp skr udh jauh banget :p. Intinya , pas aku denger dia ngomong begitu di belakangku, rasanya lgs sediiih banget. Tp kemudian jd bertekad aku hrs buktiin yg dia bilang salah.

    Bersyukur sih itu malah jadi cambuk buatku maju.

    Nebak2 apa masa depan orang lain, buatku percuma. Mendingan mikirin masa depan sendiri dan keluarga :D. Lalu usaha keras supaya nantinya bisa sesuai Ama keinginan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah.. Keren deh mbk fanny, bisa menjadikannya sebagai cambukan untuk terus maju.
      Sedih banget ketika temen sendiri malah merehkan kita, jadi ragu beneran temen atau bukan....
      Karena saya sendiri juga punya temen yang mirip begitu dan rasanya sedih banget padahal tiap hari bareng dan saya selalu menghargainya tapi...

      Yaudahlah... Fokus sama diri sendiri aja ya mbk😁

      Hapus
  20. Ih, gemes deh aku sama Mbak Astria. Pas writer's block malah tetep bisa nulis dan topik tulisannya menarik pula. Kalau aku writer's block sih malah blas gak mau buka blog. Gak ada ide sama sekali soalnya. Jadi takut kalau buka blog malah jadi terbebani harus posting sesuatu.🙈

    Kalau masalah masa depan ini memang sebagian dari rahasia ilahi sih, Mbak. Gak bakal ada orang yang tau masa depan orang lain. jadi memang sebaiknya gak usah ngata-ngatain masa depan orang lain yang diprediksi bakal suram. Siapa tau orang itu di masa depan malah lebih sukses daripada yang ngatain. Hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. He..he.. Ini saya nulisnya juga sambil maksa mbk. Tapi ternyata kalau udah biasa, terasa ada yang hilang kalau dilewatkan😂

      Bener mbk, kita pasti bakalan malu banget kalau orang yang kita remehkan ternyata sukses di masa depan. Karena itu jangan sok tahu masa depan orang😁

      Hapus


EmoticonEmoticon