Jadi penonton film "Kasane"

 

Asaalamualaikum😁

Hari ini, review film lagi.
Tapi sebelumnya saya mau cerita, kenapa judunya yang biasanya "jadi pengamat" kok "jadi penonton"
Karena eh karena saya merasa hanya sebatas menikmati dan nggak benar-benar paham soal dunoa perfilman😁

Ehe... jadi kemarin pas lagi ngubek-ngubek grup dorama jepang di facebook saya secara nggak sengaja saya nonton sebuah film dari Jepang yang judulnya "kasane"
Kasane ini nama orang ya.

Film ini diadaptasi dari manga dengan judul yang sama. Rilis pada 11 Juli 2018 lalu dan disutradarai oleh Yuichi sato.

Ada kisah dalam film ini, tentang seorang tuan putri bernama Salome yang mencintai seorang  raja bernama Jokanan. Namun karena Salome adalah anak tiri raja membencinya dan menggapnya hina. Rasa cinta, obsesi dan kebencian membuat salome ingin memiliki sang raja bagaimanapun caranya.
Lalu suatu hari Salome menari di depan raja, dengan syarat setelah ia menari apapun permintaannya akan dituruti dan salome ini meminta kepala sang raja.
Waduh.. Ngeri ya...
Dengan begitu ia bisa mencium bibir yang raja yang selama ini dicintainya dan memilikinya selamanya 

Nah....
Tokoh utama dalam film ini adalah Kasane fuchi (Kyoko yoshine) dan Tanzawa nina (Tao tsuchiya)
Kasane adalah seorang gadis dengan wajah buruk rupa namun memiliki bakat akting yang luar biasa, bakat itu menurun dari ibunya yang juga seorang aktris cantik.
Sebaliknya, Nina adalah seorang aktris teater yang memiliki wajah sangat cantik namun bakatnya di bidang akting biasa aja.

Suatu hari ibu dari Kasane ini meninggal. Ibunya meninggalkan warisan sebuah lipstik ajaib yang bisa menukar wajah, kita sebut aja lipstik penukar wajah. Jadi kalau pakai lipstik itu terus cium orang lain maka wajah orang tersebut akan menjadi milik kasane selama 12 jam.

Di hari kematian ibunya, tiba-tiba Kasane didatangi oleh seorang pria bernama Habuta. Habuta memberikan sebuah tiket pertunjukan teater kepada Kasane. Mereka pun pergi menonton teater bersama. Di pertunjukan itu Habuta berkata bahwa gadis cantik yang sedang berada di panggung itu adalah Tanzawa nina.

Setelah pertunjukan usai dan penonton sudah keluar semua. Habuta menarik Kasane ke atas panggung. Tak lama kemudian Nina datang. Di situ Habuta mengatakan pada Nina kalau Kasane akan menggantikan perannya. Nina nggak terima dong, apalagi setelah ia menarik masker yang dipakai Kasane dan tahu kalau wajahnya jelek, yang pasti semua orang akan jijik melihatnya. 

Nina ini punya sifat yang buruk. Bisa dibilang dia itu antagonis. Dia mendorong Kasane dan mengatakan kata-kata buruk untuk menghinanya....
Pokoknya kalau kalian lihat, Nina itu si jahat dan Kasane si baik yang teraniaya.


Lebih parah lagi. Nina menarik lipstik yang dijalikan kalung oleh Kasane. Dengan amarah ia mengoleskan lipstik itu ke bibir Kasane secara kasar dan menghinanya. 

kasane akhirnya merasa kesal, setiap kali kesal bayangan ibunya selalu muncul dan membuatnya bertindak jahat. Ia bangkit dan balik mendorong Nina, lalu menciumnya.
What.. Saya kaget pas adegan ini😂
Seketika wajah mereka bertukar. Nina menjadi Kasane dan Kasane menjadi Nina.
 
Nina yang mengetahui wajahnya menjadi buruk rupa, ketakutan dan meminta penjelasan pada Habuta. Tapi Habuta diam saja. Sementara Kasane tiba-tiba meluapkan amarahnya dengan berakting seperti pertunjukan yang dimainkan oleh Nina. Tentu saja dengan sangat mengaggumkan.

Dari situlah kemudian mereka membuat perjanjian. Kasane akan berpura-pura menjadi Nina untuk menjadikannya aktris yang terkenal. 

Awalnya semua berjalan lancar. 

Kasane yang pendiam ternyata membuat banyak orang tertarik setelah wajahnya berubah jadi Nina. Aktingnya yang luar biasa bagus membuat banyak orang terpesona.  Secara bertahap dia membawa nama Nina ke panggung-panggung besar dan memainkan tokoh utama di teater terkenal. 

Karena wajah cantik dan sikapnya yang manis serta misterius, sang sutradara jatuh cinta pada Kasane. Tapi karena Nina juga menyukai sang sutradara Kasane menjadi bingung.
Apalagi ia sebenarnya adalah wanita yang buruk rupa. Wajah yang ditampilkannya pada sang sutradara bukanlah wajah aslinya. 

Di sini saya kasian banget sama Kasane. 
Apalagi di adegan ketika kasane akan pergi berkencan dengan sang sutradara ia meminta izin pada Nina untuk meminjam wajahnya lagi karena durasi pertukaran wajah yang hampir habis. Nina yang tahu kalau Kasane berbohong berpura-pura setuju, tapi ketika wajahnya sudah kembali dialah yang pergi dengan sang sutradara dan dengan kasarnya mendororong Kasane, menginjaknya, dan mengatakan kalimat-kalimat buruk. 

Kasane yang tak berdaya hanya bisa marah dan menangis sendirian.
Sumpah Nina ini jahat banget lho...

Sesampainya di rumah Nina malah pamer soal kencannya dengan sang sutradara sambil tertawa di samping kasane yang terdiam. Tidak tahan dengan perlakuan kasar Nina. Kasane memutuskan untuk pergi. Tapi sebelum dia pergi bayangan ibunya tiba-tiba muncul dan Nina terjatuh ke lantai. Kasane yang panik segera menghubungi Habuta. 

Ternyata... Nina ini punya syndrome sleeping beauty. Itu low orang yang bisa tiba-tiba tidur dalam jangka waktu yang sangat lama, bisa berhari-hari. Di dalam film ini diceritakan Nina tertidur selama berbulan-bulan. 

Ketika ia bangun dari tidurnya. Ia kaget tapi nggak bisa berbuat banyak. Namanya sudah sangat terkenal dan Kasane lah yang selama ini mengurusnya saat ia tidak sadar. Mungkin Nina ini merasa nggak enak karena udah bersikap kasar atau malah sebaliknya ia marah tapi nggak tahu harus gimana karena ia punya penyakit yang bisa membuatnya tidur tiba-tiba. Dan meskipun nama Tanzawa nina sudah dikenal seantero negeri, toh bukan dirinya yang menikmati semua itu.

Hal yang bikin saya kaget adalah ketika tiba-tiba ibunya Nina datang ke apartmen mereka. Saat itu Nina yang asli sedang jadi Kasane. 
  "Aku mengundang ibumu" begitu kalau nggak salah kata Kasane. Nina yang udah lama nggak ketemu ibunya jadi sedih banget donk. Dia pengen peluk tapi nggak bisa. Dia iri dan jadi marah, kenapa kok semua miliknya malah diambil sama Kasane.

Karena itu Nina mulai menyelediki tentang latar belakang kasane. Dengan wajah Kasane ia pergi ke rumah Kasane dulu. Di sana ia pergi melihat rumah ibunya. 

Nina baru tahu kalau ternyata Kasane adalah anak dari seorang aktris terkenal. Nina mengelilingi rumah kosong tersebut dan menemukan ruang bawah tanah yang mencurigakan. Saat ia masuk ke dalam ruangan itu Nina terkejut dan syok karena melihat sebuah kamar kosong dengan rantai yang dipasang di ranjang.

Dia lari keluar dari rumah tersebut. Nina kemudian pergi ke sekolah Kasane, di sana ia tahu bahwa ternyata Kasane itu nggak sepolos kelihatannya. 
Rahasia-rahasia kelam Kasane mulai terbongkar satu-persatu. Hal-hal yang berkaitan dengan lipstik penukar wajah itu. Bukan dia yang jahat tapi Kasane...

Saat itu Kasane sedang mempersiapkan diri untuk sebuah teater yang sangat terkenal tentang Salome dan Jokakan. Tapi ia berulang kali dimarahi karena aktingnya tidak totalitas. 

Salome yang menginkan kepala sang raja supaya bisa memilikinya seumur hidup.
Kasane yang menginginkan Nina untuk bisa jadi nina seumur hidup.

Kira-kira begitu sob.

Awalnya Kasane masih ragu dengan ide itu. Dia merasa hal itu terlalu kejam, tapi karena hasutan dari Habuta . Akhirnya Kasane ini mulai terbujuk.

Nina nggak tinggal diem. Dia juga merencanakan cara untuk menghancurkan hidup Kasane dan mengambil kembali hidupnya.
Duh.. Capek juga nulis😂
Nina kemudian pura-pura tetap tertidur padahal dia udah bangun dan menukar lipstik yang ditaruh di mejanya. Dengan harapan tepat ketika pertunjukan salome berlangsung wajah kasane akan kembali menjadi buruk rupa dan hal itu disaksikan seluruh penonton. Anehnya wajah Kasane nggak berubah.
Lah.. Kok bisu...eh kok bisa...?
Ternyata eh ternyata. Kasane udah tahu rencana Nina sob...
Kesian banget kan Nina. Di sini dialah yang sebenarnya jadi korban. 
Singkat cerita, Mereka berdua pun bertengkar dan terlibat perkelahian di  atap gedung dan hal yang nggak terduga terjadi. Mereka berdua jatuh ke bawah. Kasane selamat sementara Nina sekarat. Permintaan terakhirnya sebelum dibawa ke rumah sakit adalah supaya Habuta membunuhnya saja.

Dan film berakhir dengan Kasane yang terus melanjutkan pertunjukan teaternya. Di sini dia jadi makin menjiwai. dan sumpah sebagai penonton filmnya saya sendiri kagum sama cara Tao tsuchiya ini berakting. Sumpah.. Keren banget sob... Ekspresinya, gerakannya, saya nggak nyangka lho kalau Tao tsuchiya yang biasanya saya lihat main film romantis ini bisa akting kayak gitu.
Jadi ngefans deh😁
Tamat

Saya juga nggak ngeh. Jadi Nina mati apa masih selamat? Mungkin kita disuruh mengira-ngira jawabannya sendiri.

See you....



17 komentar

  1. Saya kira tadi drama Korea. Ternyata Jepang ya mbak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. He..he... Iya mas. Film jepang juha banyak yang bagus lho😁

      Hapus
  2. Ternyata emang bener adaptasi dari manga seinen film ini. Belum nonton live action ini, tapi kepincut ada Tao Tsuchiya maen. Kalau dia jadi putri tidur, saya siap den jadi pangerannya hihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aha..ha.. Mas arif emang suka nonton film jepang ya...
      Di film ini tao tsuchiya keren banget lho mas. Saya aja sampai bilang wow😁
      Terkagum-kagum

      Hapus
  3. Menarik juga filmnya, jadi pengin nonton setelah baca sinopsisnya. kalo ngga salah judulnya lengkapnya itu kasane: beauty and fate ya.

    Jadi sebenarnya kasane apa Nina nih yang jahat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uwah... Bener banget mas agus .... Judul lengkapnya emang itu.
      Kalau menurut saya sih dua-duanya ada sisi jahatnya. Tapi pada akhirnya. Kasane yang kayak sikopet

      Hapus
  4. kebanyakan film yang di adaptasi dari manga memang bagus, plus pemainya cantik, pasti laris manis deh :V

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas... Tapi kadang ada juga yang animenya udah keren banget pas dijadiin live action malah nggak sebagus animenya...

      Hapus
  5. gk kalah bagusnya dari film Korea ya mbak. Kebanyakan jalan ceritanya juga membingungkan diakhir, jadi bikin mikir, malah kadang nonton lagi dari awal, hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbk, film jepang juga banyak yang bagus lho, tapi emang kudu milih. Soalnya menurut saya pribadi kadang pemainnya nggak cocok gitu😁 kalau animenya sih keren semua

      Hapus
  6. Aku belum pernah nonton film ini. Terakhir nonton film Jepang itu Doraemon Stand By Me kayaknya nih aku. Soalnya aku lebih suka nonton film Korea atau drama Korea.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Stanf by me, saya juga suka tuh. Doraemon emang banyak yang suka ya😁 tapi emamg film korea lebih unggul sih mbk. Kalau nonton film jepang kudu pilih-pilih dulu

      Hapus
  7. Saya kadang males nonton drakor karena nggak tahu nama-nama pemainnya atau lakonnya.
    Tapi ternyata, Jepang juga aneh-aneh namanya, apalagi kalau dengar bahasanya hehehe.

    Padahal, dulu saya suka banget nonton dorama :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha..ha.. Jepang, korea, cina menurut saya hampir mirip sih mbk, tapi karena saya suka anime jadinya suka sama filmnya juga deh😁

      Hapus
  8. kl aku tebak kayaknya Nina selamat deh, wkwkwk
    btw ku jarang banget nonton drama korea mbak, sekali doang dulu pas kuliah. nonotn drakor action yg judulnya k2, gile mantap banegttt

    BalasHapus


EmoticonEmoticon