Harta, takhta, wanita, racun dunia?



Eh, Mara'ah dapat uang dari mana? Kok mendadak tajir?😲 yang terpenting, kok saya nggak dikasih?

Assalamualaikum😊
Kalau mendengar kata racun, maka yang terbayang di kepala saya adalah the changcuters lagi nyanyi "racun...racun... Karena wanita racun dunia🎶🎶"

Dari lirik lagu di atas, mungkin akan ada banyak wanita yang nggak setuju, ya masak cantik-cantik begini dikatain racun😂
Tapi sumpah, lagu itu bikin saya pengen ikutan nyanyi sambil nunjuk-nunjuk, nggak nunjuk siapapun. Cuma pengen bergaya gitu aja😂

Dan karena itu juga saya teringat dengan, "Harta, takhta, dan wanita" waktu masih SD dulu saya pikir 3 kata itu adalah gabungan yang indah dan klop banget.
Dasar🙄
Lalu pas saya masuk SMP saya baru ngeh apa maksud dari ketiga kata di atas.
Harta, takhta dan wanita adalah 3 fitnah dunia.
Katanya laki-laki bisa hancur hidupnya karena 3 hal itu. 
Bledar....
Tiba-tiba petir menyambar⚡🌬
Pertanda apakah ini? 

Menurut saya nggak cuma laki-laki tapi kita juga sebagai perempuan. hanya saja kata wanita diganti dengan pria.
Jadi, apakah benar 3 hal itu adalah fitnah yang jadi racun dunia?
Hemm.... 🤔

Harta

Semua orang mengejar kebahagian yang mana dari zaman dulu sampai sekarang, harta selalu jadi jawaban tercepat menuju kebahagian. Ada harta, apa aja bisa, ada harta apa aja ada. 
Bingung?
Kalau bingung mohon diresapi lagi. Mungkin sambil minum kopi☕😁

Nggak bisa dipungkiri harta memang memberikan kehidupan yang nyaman. Rumah mewah, mobil mewah, perhiasan, dan tetek bengek lainnya yang serba wah. Siapa orang yang nggak menginginkan hal seperti itu. Harta bukan segalanya. Tapi nyatanya harta bisa memberi banyak hal. Coba bayangkan, ketika waktunya bayar cicilan tapi uang nggak ada, puyeng kan... Beda cerita kalau ATM aja ada 10, tinggal gesek langsung lunas.

Takhta

Begitu juga dengan takhta.
Takhta ini salah satu jalan untuk mendapatkan harta, atau jabatan yang bisa datang karena kita punya harta. 
Kebanyakan orang berpikir dengan takhta, kita punya derajat yang berbeda. Lebih tinggi.
Dihormati, disegani, dan yang pasti jadi percaya diri. 
Mau bagimanapun juga manusia memang cenderung menghormati yang lebih tinggi jabatannya, walaupun sudah dikatakan "bahwa semua manusia punya derajat yang sama di mata Allah" tapi pada praktiknya nggak begitu kan. Nggak sedikit pula orang yang menggunakan jabatannya untuk hal-hal nggak benar, semisal KKN, bukan desa penari ya😂 tapi korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Wanita

Lalu wanita, Kita kenal istilah cinta itu buta. Ketika seorang pria jatuh cinta sama wanita. Dia pasti rela melakukan apa aja. Begitu pula sebaliknya. Apalagi kalau si pria sudah punya yang namanya harta dan takhta. Wanita bisa didapat di mana aja. Kalau sudah beristri, perselingkuhan pun bisa ditutupi.
Miris bukan....
Itu kenapa ada istilah wanita racun dunia. Karena katanya mereka bisa membuat pria melakukan apa yang diinginkannya. Jika wanita itu baik, dia bisa mendorong si pria menuju kesuksesan. Jika wanita itu berniat buruk dia hanya akan membawa si pria menuju kesengsaraan. Entah kesengsaraan dunia atau akhirat.
Kok saya jadi kayak bu ustadzah ya😂, ah, biarin, nggak dosa
Tapi Ibu kita juga seorang wanita. Dan dia adalah bunga yang menebarkan kasih sayang dalam keluarga.

Beberapa wanita mungkin secara sadar atau nggak sadar telah menjadi racun bagi wanita lain. Khilaf gitu. Jadi saya doakan saja semoga mereka diberi petunjuk untuk hidup dengan benar.

 
Abraham lincoln bernah berkata "semua orang bisa tahan dengan kesengsaraan, tapi bila kau ingin mengetahui karakter seseorang berikan dia kekuasaan"
 
Hemm... Menarik bukan🤔
Kekuasaan yang sekilas terdengar seperti keberuntungan bisa jadi racun yang mematikan. 
Kekuasaan bisa membuat orang terlena dengan kehidupan yang nyaman. Lupa dosa, lupa akhirat. 
Cara orang menggunakan kekuasaan yang dimilikinya bisa menunjukan bagaimana karakter aslinya.
Harta berlimpah. Takhta tinggi, pasangan yang sempurna.
Terdengar indah bukan.
Tapi ada yang bilang, manusia itu makhluk yang nggak bisa puas gitu aja. Karena kita nggak sekedar memenuhi kebutuhan tapi juga punya keinginan. Semakin banyak harta yang dipunya, semakin tinggi pula keinginan kita.

Harta, takhta dan wanita, bisa jadi bermakana negatif karena memang banyak orang yang terjerumus karena 3 hal itu. Tapi harta takhta dan wanita juga bisa bermakna positif , tergantung bagaimana kita menyikapinya.

Dunia ini sementara, makin banyak harta yang dipunya, makin banyak pajaknya di akhirat nanti. 
Jadi 3 hal tersebut racun atau bukan, tergantung diri kita masing-masing. Sanggupkah bertahan, karena ujian bukan cuma tentang musibah dan kehilangan tapi juga tentang kenikmatan.


Huft... Tarik nafas dulu. Biasanya saya membahas sesuatu yang sederhana aja. Tapi kali ini saya bahas sesuatu yang cukup serius dan honestly (gaya🙄) saya agak bingung,  mau mengeluarkan semua pemikiran di otak tapi susah euy. Takut salah, takut ada yang marah😂 takut jadi fitnah. Ah udah....

See you....

30 komentar

  1. Punya kartu Atm 10 tapi ada isinya nggak itu? Kalau nggak ada isinya, sama aja bohong 😝🤭

    Aku setuju sama istilah harta,tahta, wanita ini. Pokoknya kalau udah punya no.1 dan no.2, no.3nya jadi gampang banget ngedapetinnya, mending kalau no.3 itu niatnya baik, kalau niatnya buruk gitu lho yang bikin emosi 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aha..ha.. Bener juga ya, atm 10 kalau kosong semua sama aja kismis, eh kismin😂

      Hapus
  2. Harta, Tahta, dan Wanita memang dari dulu ramai dibicarakan. ustadz saya yaitu ustadz Satria juga sering mengulasnya. Tapi bisa juga diubah menjadi harta, tahta dan Raisa atau Isyana.🤭

    Sepertinya kalo sudah punya harta bisa deh dapat tahta dan chef Renata. Jika banyak duit tinggal nyalon jadi anggota DPR atau menjadi bupati atau gubernur. Nyalon doang ya, jadinya mah ngga tahu.😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwk.. Ustad satria keren bingit😂 ustad zaman now nih. saya juga mau ikutan belajar donk

      Hapus
    2. Ikutan juga donk belajar sama Ustad Satria..
      Iyahh, nggak ada Raisa sama Isyana horror sih.. wkwk

      Hapus
  3. Kenapa orang bisa berubah saat diberikan kekuasaan, karena kita cenderung merasa jadi dekat banget sama Tuhan pas lagi sengsara, berasa jadi manusia yg baik banget, eh entar giliran dikasih enak dikit suka lalai lagi. Jadi setuju banget sama kutipan Abraham Lincoln. Kalau untuk harta, tahta, dan wanita emang susah sih ya selalu melekat di kehidupan sehari-hari, tapi daripada mikirinnya ke hal-hal negatif aja lebih baik menganggap ketiga hal itu sesuatu yg bisa membawa ke kebaikan. Semoga kita termasuk di antaranya ya mba:')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin mbk awl😊, semoga kita jadi orang yang nggak lalai ketika diberi ujian berupa kenikmatan. Hidup ini singkat dan sementara, jangan melangkah di jalan yang salah dalam waktu lama😁

      Hapus
  4. Segitiga TA yang konon menjadi racun bagi kaum adam...harTA, tahTA dan waniTA. Setuju juga sama kata-kata Abraham Linlcon. Biasanya orang keliatan tuh sifat aslinya kalau udah dikasih tahta. Entah dipakai dengan tangan besi atau membuat kesejahteraan di era dirinya bertahta.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya baru tahu julukannya segitiga TA.
      Memang kekuasaan nggak selalu bikin manusia tambah bersyukur sama hidup, kadang kala malah jadi lalai

      Hapus
    2. Ehehe dulu aku dikasih taunya gitu. "Kamu tau ga segitiga Te Aa?" "Eh apaan tuh?"
      "HarTA, tahTA, dan waniTA."

      Hapus
  5. Harta, Tahta, Frederika :)
    itu sih kata pageant lover hehhe

    tapi ketiga kenikmatan itu emang jadi ujian
    apalagi tahta ya
    orang jadi semena-mena ya mbak
    benar mbak hidup akhirnya bergelimang dosa
    makanya harus mawas waras ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha... Frederika😂, Rika aja biar lebih singkat.
      Lebih enak hidup sederhana aja ya mas...

      Hapus
  6. Setuju Mbak, sekarang tergantung kitanya, apakah 3 hal itu akan menjadj racun yang menyengsarakan kita, atau malah menjadi hal positif yang membuat kita lebih baik. Balik lagi pada diri sendiri.

    Walau godaannya selalu lebih besar sih kalo punya 3 hal di atas. Apalagi manusia itu makhluk yang nggak mudah puas dengan apa yang dimilikinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekali lagi, semua tergantung diri kita masing-masing. Sanggup nggak dikasih ujian dalam bentuk kenikmatan

      Hapus
  7. Udahlah valid banget no debat. Ketiga hal itu memang ujian banget bagi kaum laki2.
    Sy punya paman, dulu hidupnya pas biasa2 aja terlihat bahagia sama keluarganya eh pas sdh agak meningkat ekonominya, keluarganya kayak tercerai berai,istri kemana, anak kemana, si paman jg suka jajan. Astagfirullah jauh2 sy. Suka ngerii 😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga kita terhindar dari hal-hal buruk seperti itu. Lebih baik hidup sederhana aja supaya kita juga belajar artinya susah dan berusaha😁

      Hapus
  8. Biasanya dan memang banyaak banget ditemui kalau seseorang udah mencapai tahta .. atau kekayaan melimpah maka akan kelihatan 'wujud' aslinya.

    Terus terang ya ada satu famili dari keluarga besarku yang begitu.
    Setelah kaya raya baru kelihatan karakter aslinya.
    Kerjaannya pamer harta tiap kali kami ketemu dan pernah ketahuan berani menghasut kabar palsu ke salah satu keluarga besar kami.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Takutnya kalau jadi begitu ya mas. Padahal harta sudah punya tapi ternyata masih merasa belum puas kalau nggak ada yang lihat.

      Hapus
  9. Kenapa coba ya, kalau lelaki punya tahta dan harta, nggak malah sibuk keliling dunia aja?

    Ajak anak istri, bikin list tempat mana saja yang harus dikunjungi.

    Mengapa sesulit itu ya?

    Gara-gara itu, wanita kadang semacam dikasih pilihan, mau suami setia ya hidup kurang pas-pasan.

    Tapi mau hidup berlimpah duit, siap juga suami berlimpah kasih sayang tumpah di mana-mana hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener juga ya mbak Rey😃 padahal kan enak bisa keliling dunia ditemani orang-orang tercinta. Menambah pengalaman, plus mempererat hubungan.

      Hapus
  10. Harta, Tahta, Nicholas Saputra..hahahahh

    Ujiannya memang tiga hal itu sih,, karena dasarnya manusia memang suka kesenangan fana....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi..hi.. Yang cowok raisa sama isyana. Yang cewek nicholas saputra😂
      Bener-bener ujian berat ya.

      Hapus
  11. Memang yang diperlukan itu perasaan cukup dalam menjalani hidup ~ 🙈

    Cukup harta, cukup tahta, cukup wanita 1 saja atau (pria) ahahahaha. Nanti kalau kebanyakan wanitanya (atau prianya), harta dan tahta yang dipunya jadi nggak cukup menafkahi semuanya 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aha.. Setuju mbk. Intinya cukup satu aja ya. Wanita kan biayanya mahal juga. Mulai dari perawatan dan skincare'an jadi kalau wanita atau pria lebih dari satu yang ada harta ama tahta dalam bahaya😂

      Hapus
  12. Loh, kalau yang nulis wanita kan yang ketiga harusnya adalah Pria? wkwkwkwk... Btw, orang Caruban ternyata. Dulu saya sering ke Sentral Motor Dealer Suzuki. Tapi entah sekarang masih jualan apa tidak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya kasih kata pria juga kok mas, tapi kata "pria" nya nyempil😁
      Iya mas, saya orang caruban. Emang mas achmad orang mana?

      Hapus
  13. Kalau dituruti semua kemauan manusia di dunia maka harta, takhta, dan wanita pun nggak akan ada yang puas.
    Sifat manusia bila telah mwmiliki 3 hal tsb jadi lupa diri, bahaya banget..
    Kalau sudah begitu karmanya jadi lupa ingatan aja ya amnesia biar kapok orang yang lupa diri begitu. Hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha..ha.. Iya ya mbk. Manusia punya keinginan yang besar. Walaupun nggak butuh tapi kalau ingin maka akan berusaha diwujudkan. Bahkan kadang kebutuhan kalah sama keinginan.

      Hapus
  14. Tabiat manusia memang seringkali malah menyalahkan faktor lain di luar dirinya sendiri, termasukharta tahta dan wanita. Padahal ketiganya tidak pernah memaksa seseorang untuk terjerumus, tapi obsesi atau ambisi orang tersebutlah yang membuatnya terjerumus. Misalnya harta, karena tak puas dengan harta yang dimiliki, seseorang menjadi ambisius menjadi lebih kaya sehingga melupakan hal baik yang sudah ia nikmati.

    Tapi begitulah manusia, selalu mencari pembenaran dan kambing hitam. Hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betol mas👍 inilah ujian dalam bentuk kenikmatan yang paling susah dilawan. Karena rasanya seperti serigala berbulu domba, musuh dalam selimut.

      Hapus


EmoticonEmoticon