Teruntuk saya dan kamu yang masih jadi pemalas

Waktunya jewer si Uyul....
Assalamualaikum😊

Bermimpi besar dan memilih untuk menjadi pemalas adalah cara paling indah untuk menjadi gila.
Kira-kira itulah kalimat yang telah menyadarkan saya.

Yang lagi rebahan, buruan bangun baca baik-baik. Teruntuk saya dan siapapun kalian yang masih sering nggak mood dan menunda segala macam hal.

Saya pernah bilang bahwa saya tipe orang yang melakukan sesuatu berdasarkan mood, kalau nggak mood ya udah tinggal. Tapi kemarin saya tertampar dengan kalimat di atas👆
Kayaknya selama ini secara diam-diam tanpa sepengetahuan saya sendiri, saya merencanakan kegilaan saya.

Jadi kemarin, seperti biasa, saya yang suka rebahan memutuskan untuk buka Youtube untuk menghibur jiwa yang nganggur.
Jewer kuping saya...👃
Itu hidung🙄
Lalu saya menemukan sebuah vidio yang sudah beberapa kali nongol di beranda youtube, tapi nggak pernah saya buka. Karena penasaran akhirnya saya putar aja tanpa niat mau memperhatikan beneran.
Palingan juga motivasi seperti biasa.
Tapi kalimat pertama dari vidio itu ternyata mengguncang jiwa nganggur saya, langsung deh pasang kuping dan hati.

Iya, katanya lebih baik orang yang bodoh tapi rajin dari pada orang pintar tapi pemalas.
Btw saya nggak pintar kok, biasa aja😁
Tapi pemalas, iya saya pemalas. Saya yang suka menunda-nunda banyak hal karena nggak mood dan males. Saya merasa orang dalam vidio itu lagi nyindir saya. Atau emang saya yang sensi?

Jiwa pemalas saya berasa ditampar berkali-kali. Betapa banyak kesempatan yang kita lewatkan karena kita suka menunda dan malas. Lebih suka menghindari masalah dan pergi keluar rumah untuk nongkrong saat orang lain bekerja keras. Buang-buang waktu....
Saya nggak sering nongkrong sih, kan saya nggak banyak duit, tapi rebahan di kamar, jadi sama aja.

Dalam vidio berdurasi nggak sampai 10 menit itu saya mendapat banyak pelajaran yang masuk kuping saya langsung belok ke otak dan nempel. karena biasanya kalau masuk kuping kanan keluar kuping kiri. Tapi kali ini beda.
Wow. Emejing banget bang Abdi suardin ini👍 kalian harus tonton vidionya dan subscribe, banyak banget bidio motivasi di sana.
Lanjoot ke pambahasan kita...

Dunia ini nggak butuh orang yang sukanya cuma rebahan dan berkhayal akan ada uang sekarung jatuh dari genteng, atau menang lotere dadakan.

Dunia ini tempat orang berjuang. 
Nggak peduli mood kamu lagi buruk atau baik, dunia akan tetap berjalan. Jadi kalau kita nggak bangkit dan mengejar apa yang sudah kita impikan maka kita akan tertinggal. Yang rugi siapa? Kita sendiri, 
Simplenya, kita yang menentukan mau seperti apa kita nanti, mau jadi orang sukses atau cuma orang yang pernah berkhayal jadi sukses.
Kita punya pilihan untuk maju dan berani melewati banyak risiko, tantangan yang mungkin nggak pernah kita bayangkan. Atau mau mundur dan menyerah dengan jaminan, suatu hari akan ada penyesalan. 
tahu sendiri kan, gimana rasanya menyesal.....

Saya pernah baca kalimat yang bunyinya gini "untuk mendapatkam sesuatu yang kita suka, kita harus melakukan sesuatu yang nggak kita suka"
Itu artinya akan ada banyak sakit hati, kecewa dan rasa pengen putus asa. 
Enggak apa-apa, itu wajar kok.
Kita bisa istirahat kalau lelah. Istirahat ya bukan berhenti.


Ada 2 kalimat lagi yang akan saya ingat dari vidio milik bang  Abdi suardin Ini yaitu :

1. Salah satu pengerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah (buyya hamka)
Huwa... Saya banget tuh, suka istirahat padahal enggak lelah. Malah kadang ketiduran cuma gegara nonton film sambil rebahan.
Ckckck🙄

Kalimat di atas berlaku bukan hanya untuk orang dengan otak pintar, tapi untuk kita semua. Kita tahu nggak ada hasil kalau nggak ada usaha, nggak ada uang kalau nggak kerja, nggak ada jodoh kalau nggak ada cinta. 
Jadi kita juga pasti tahu nggak ada gunanya rebahan, kalau nggak dibarengi tekad buat maju.
Plok... Saya sadar, saya dulu suka banget terlena sama liburan dan gajian. Seketika itu saya bakal lupa sama impian. Giliran tanggal tua aja, baru keinget. 

2. Disiplin adalah pembeda mana orang yang hanya omong besar dan mana orang yang bekerja besar.
Setelah selesai mendengar vidio motivasi tersebut. Saya auto sadar buat segera bikin target. Saya juga orang yang susah disiplin sama target yang saya bikin sendiri, selalu kasih kelonggaran buat diri sendiri dan jadinya malah mendunda-nunda
Baru nyadar🙄
He..he.. Udah lama sih, tapi ya pura-pura nggak peduli aja.
Plak... 

Saya jadi teringat, saya pernah bikin surat untuk masa depan. Surat itu saya tulis pada tgl 13 januari 2019 lalu.  Sebelumnya juga pernah bikin pas usia saya masih 18 tahun. Inti dari dua surat itu sama. 
Gimana kabar saya di tahun depan?
Apa tahun 2020 ini apa yang saya impikan sudah tercapai? Apa saya memenuhi janji buat berusaha dan nggak lupa sama mimpi saya?
Baca surat itu, saya jadi merasa bersalah karena setahun belakangan ini saya cuma males-malesan. Maaf untuk diriku di masa lalu, belum berhasil mewujudkan harapan kita.

Sebenernya saya merasa agak nggak pantas menulis artikel motivasi gini, tapi seperti kata saya di pembukaan tadi "teruntuk saya dan..." jadi ini juga untuk menyemangati saya yang sering males dan lupa.
Nggak tahu ini bakal jadi omong kosong belaka atau nggak, yang pasti tahun ini saya berencana untuk jadi manusia yang rajin walaupun nggak pinter😁
Mau membuktilan bahwa usaha nggak akan mengkhianati hasil. Sanggup nggak ya...?
Harus sanggup dong🙄
Makasih Mara'ah.
Gimana sob, mau coba bareng-bareng.
Rebahan boleh, asal nggak lupa untuk mengejar impian.


See you....








40 komentar

  1. Sederhananya, Action Change Things (ACT).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, singkatnya gitu sih tapi jadi panjang banget ya😁

      Hapus
    2. ACT itu yang aksi tanggap darurat itu bukan? :D

      Hapus
  2. Plak... Nabok sy juga nie mbak... Sayangnya sy masih termasuk kaum rebahan, ya iyalah wong wes mamak" rt, urusan rt beres yo rebahan 😂,maksudnya kegiatan apa keq gitu yaa, jgn malez"an,berkarya walopun sederhana... Halaaah sy msh jauh bangeet🙊,selagi muda berkarya.. Wes tuek menikmati hasilnya... Eeh

    BalasHapus
    Balasan
    1. He..he.. Apakah saya telah menyindir mbk heni? Ini juga lagi nyindir diri sendiri mbk. Biar nanti kalau males jadi malu karena pernah nulis artikel ini terus nggak males lagi deh😁
      Kalau ibu rumah tangga sih nggak bisa dibilang males mbk, karena emang kerjaanya banyak, beda sama yg masih mblo😁

      Hapus
  3. Waduh, ini juga salah satu kekurangan saya yaitu sukanya berkhayal dapat duit banyak tapi kerjanya cuma main hape saja huhuhu...😂

    Berarti harus disiplin kerja agar bisa menjadi orang besar, bukan disiplin main hape yang malah bikin cape.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh iya, maen hape bikin capek juga ya, saya tuh😂, udah ngantuk masih aja maen hp. Tapi kalau maen hapenya berfaedah nggak apa-apa mas, lagi jualan online misalnya.
      Yang nggak boleh itu yang unfaedah. Godain istri/suami orang misalnya😂

      Hapus
  4. Waa, reminder buat saya juga nih yang masa pandemi ini pas ga mood, alokasi waktu buat rebahan jadi bertambah drastis *emotmewek

    makasi mba udah bikin tulisan yg kembali membangkitkan semangat, kalau aku sih untuk menyiasatinya biasanya nulis rencana/planning apa aja yg akan dilakukan. biasanya efektif sih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama mbk😊 emang kalau bosen hawanya rebahan aja sih. Ini juga reminder buat saya.
      Saya juga suka bikin list target gitu, tapi kalau lagi males listnya kok terlupakan😂

      Hapus
  5. Setuju! Dunia ini tempat orang berjuang, kalau cuma mau rebahan doang tapi ingin kaya raya, gimana ya 😂
    Kecuali hartanya memang banyak ya.
    Eh tapi sesekali rebahan juga boleh sih asal jangan keterusan wkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asal nggak keterusan sampai lupa mandi, lupa waktu dan ibadah.
      Godaan rebahan emang berat banget, saya kalau masih mikir mau makan ah, nggak berangkat sampai 15 menit kemudian. Untuk mengatasinya, nggak usah kebanyakan mikir langsung aja berdiri😁

      Hapus
    2. Wkwkw saya juga gitu. Kalau lagi blogwalking apa lagi..
      "bentar lagi makan ah", sampai 1 jam kemudian, masih aja mantengin blog orang 😂
      Berarti besok-besok, saya harus langsung bergerak, biar nggak keterusan rebahan wkwkw

      Hapus
    3. Sepertinya rebahan punya daya magnet luar biasa ya😂

      Hapus
  6. "Nggak peduli mood kamu lagi buruk atau baik, dunia akan tetap berjalan" ini ngena banget sih Mba. Kadang aku juga suka mengkambinghitam kan mood untuk tidak melakukan hal yg harusnya aku lakukan. Huhu. Padahal yg membentuk mood kayak gitu kan juga kita sendiri yaa..
    Makasii buat postingannya yg mengisnpirasi Mba 💖💖

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sma mbk, saya juga masih suka moody an kok. Ternyata ngelawan diri sendiri itu sulit ya😁

      Hapus
  7. Selalu ada sisi pemalas dalam diri setiap orang. Hahahaha..

    Percayalah.

    Terkadang tidak ada salahnya menjadi pemalas. Bagaimanapun, manusia itu punya batas dan kalau diforsir terus menerus, justru keburukan yang datang.

    Sifat malas bermanfaat dan biasanya merupakan sinyal kalau badan atau mental kita butuh istirahat. Tidak beda dengan rasa capek.

    Tidak perlu merasa tersinggung, apalagi cuma oleh Youtuber.

    Hahahaha..

    Kecuali, memang kerjamu bermalas-malasan tiap hari. Nah, itu baru waspada deh. Tapi kalau bermalas-malasan menikmati akhir pekan, rasanya kok masih wajar..

    Saya juga sering begitu kok. Kalau lagi malas nulis, ya males aja.. buka hape, baca blog sana sini, terus tidur deh.

    Biasanya setelah itu malah jadi segar dan pikiran terbuka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. He..he.. Iya mas, malas di akhir pekan setelah 6 hari kerja itu nggak masalah, malah wajib seharusnya biar hari senin bisa kerja lagi.

      Saya nih yang suka males dan nggak mood, makannya butuh dorongan lebih kuat supaya lebih aktif💪, sekarang juga kalau mau tidur suka dengerin viduo motivasi dari youtube....

      Hapus
  8. Kan aku resmi resign 3 Juli besok mba. Naaah aku udh bikin schedule tuh, gimana nantinya aku ga bakal banyak rebahan aja di rumah dan nyerahi segala sesuatu ke asisten2ku. Bisa beku ntr otak ga dipake kerja :p. Kalo sblmnya aku terbiasa kerja rutin , pas resign pasti bakal bnyk waktu luang.

    Itu aku bikin schedule dari pagi sampe sore apa aja yg hrs aku kerjain. Dan memang hrs disiplin sih. Jgn sampe banyak rebahan ya ntr drpd ngejalanin jadwal. Makanya aku minta pak suami juga utk jd semacam penegur kalo aku mulai melenceng dr jadwal :D. Kalo ga gitu takut bablas akunya mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah.. Keren mbk😃. Udah merencanakan semuanya dengan matang. Saya harus ikutan nih... Apa nyuruh emak buat ngingetin ya🤔 padahal saya juga bikin target tapi sering banget dilanggar. Ckckck... Emang dasar saya nih.

      Hapus
  9. Oke, keliatannya gak cuma mbak aja yang ketampar ama quote di awal postingan. Saya juga :'))))).

    BalasHapus
  10. Yang nomor 1 itu kebalikan dari saya, saya justru bahkan udah lelahpun nggak mau berhenti, abis itu rempong sendiri karena tepar hahaha.

    Kalau nomor 2, saya akui banget, saya kalau lagi rajin dan disiplin, ikut semua schedulle, banyak yang bisa dihandle, giliran udah mulai malas, jadinya begadang mulu dan nggak punya waktu rasanya hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbk rey mah nggak usah dipertanyakan lagi, tiap hari aja udah sanggup bikin artikel terus. Padahal sibuk jadi ibu rumah tangga juga.
      2 jempol buat mbak rey👍👍

      Hapus
    2. hahaha saya kadang juga malas kok say, kadang nulis artikel itu udah di jam 4 subuh, kejar-kejaran nulis karena jam 6.30 udah mau tayang, juga kejar-kejaran mau sholat Subuh, bangunin anak sholat, masak sarapan, rieweh sendiri pokoknya, makanya kalau sekali nggak disiplin ngehek sendiri jadinya huhuhu

      Hapus
  11. kudu diikuti sama konsistensi juga enggak sih. saya tipe-tipe yang semangat menggebu-gebu saat datang motivasi, tapi jadi lembek beberapa hari kemudian. jadi disiplin 1-2 hari lalu malas lagi. ya emang kudu fight sama diri sendiri sih kalau kayak gitu. hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, konsisten itu penting banget.kok kita sama ya, saya juga gitu, kalau lagi semangat... Wah... Luar biasa. Kalau udah ilang semangatnya letoy banget😂

      Hapus
  12. malas, itu penyakit yang masih saya coba untuk lawan sehari-hari. apalagi selama pandemi dan dirumah saja, godaan untuk rebahan dan leyeh2 itu gila banget.

    "lebih baik orang yang bodoh tapi rajin dari pada orang pintar tapi pemalas" saya akan mencoba memotivasi diri saya sendiri mbak untuk selalu mengingat quotes ini. saya tertampar wkw..

    Suwun sharingnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ma sama mas... Saya juga berpikir kalau melawan diri sendiri itu sulit banget. Tapi kudu diusahakan, dipaksa sesekali tapi nggak boleh berlebihan juga😁

      Hapus
  13. Kalau udah nemplok di kasur rasa malas hinggap berkali-kali lipat. Perlu air menciprat kemuka dan memikirkan kembali soal mahalnya beli mobil impian, membuat saya terbangun dari rasa malas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha..ha.. Apalagi harga mobil makin mahal😂 jenisnya juga makin banyak. kalau rebahan aja yang ada nggak ada apa-apa...

      Hapus
  14. Itu uyul lagi makan krebipetty yah mbak? wkwk lucunya

    Oiya kalo ngomongin malas, beuh itu sumpah susah banget untuk dihilangin atau minimallah ditekan rasa malasnya. Rasanya kalo kita malas hilang semua dah waktu produktif kita, hanya bisa rebahan scroll sosmed doang. Padahalkan bisa disempetin untuk bikin artikel, bisa dapat banyakkan lumayan. Ngasah skill menulis juga hemm

    BalasHapus
    Balasan
    1. He..he.. Iya mbk, si uyul habis berlibur ke bikini bottom😂

      Saya juga sering gitu. Udah tahu nggak ada gunanya, tapi ya enak aja rebahan😂 kudu dipaksa biar sadar.

      Hapus
  15. Sesekali malas nggak apa-apa mba yang penting nggak keseringan 🤭 saya pun pemalas untuk beberapa hal which is sering kali ikut mood. Yang penting kalau sudah masuk urusan kerja nggak malas-malasan 🤣 itu saja yang utama kalau buat saya 🙈

    By the way, saya yakin mba Astria bukan tipe pemalas hanya tipe yang menikmati waktu luang 😆 hahahaha. Lagipula kalau dilihat dari banyaknya update-an di blog mba, menurut saya, mba termasuk tipe produktif malah karena untuk produksi satu tulisan itu nggak mudah apalagi banyak tulisan seperti mba 😍

    So, semangat untuk mba 😁❤

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mbk eno😍 saya akan meyakini kalau saya nggak pemalas tapi menikmati waktu luang😂. Saya pun baru rajin bulan ini lho, biasanya seminggu cuma satu artikel.
      Mari semangat bareng-bareng mbak💪💪💪😁

      Hapus
  16. Mbaa terketuk sekali aku baca ini di malam-malam rintik hujan begini, pas banget waktu-waktu rawan buat overthinking😭 izin share di twitterku ya mba🙏🏻

    Semangat selalu untuk mba Astria, bener kata mba Eno di atas, segini mba udah produktif banget bisa ngehasilin banyak tulisan dalam waktu yang berdekatan *gak kaya aku hiks*. Semoga energi baiknya bisa tersalurkan ya mba❤️

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah.. Saya malah seneng banget kalau dibagikan kemana-mana😀
      Saya juga sebenernya sering malas mbk, tapi maksa diri biar nggak malas soalnya cuma di rumah aja. Kalau nggak ngapa-ngapain berasa berdosa banget sama waktu😁
      Semangat juga mbk awl. Sudah kuketuk pintu hatimu, mohon dibuka dengan lebar.
      Hi..hi...

      Hapus
  17. nomor dua nampol nih, banyak benernya buatku. habis baca quote itu, jadi mikir soal kerjaan, ada benernya kalau kerja itu nggak usah banyak cincong sana sini, tunjukkan dengan kerja keras. kudu semangati diri sendiri ini

    rasa malas di aku pasti ada mbak, maksudnya rebahan bentar, ehh keterusan, jadi mikir masih ada besok buat dikerjain, jadinya nggak sesuai target

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak usah banyak omong, jadilah seperti air yang diam-diam menghanyutkan. Tahu-tahu naik jabatan😃
      Rebahan bentar juga enggak apa-apa mbak. Malah harus rebahan, biar nggak capek badannya.

      Hapus


EmoticonEmoticon