Tentang wanita dan rambut lurus

Via.pexels

Assalamualaikum sob๐Ÿ˜
Gimana kabarnya hari ini, masih hidup kan๐Ÿ˜Š?
Pertanyaan anda bikin emosi๐Ÿ™„

Hari ini saya mau bahas tentang pelurusan rambut aja, soalnya kalau bahas pelurusan hidup susah, nggak sanggup, tanya aja pak Mario teguh.
He... he...๐Ÿ˜

Zaman saiki, semua prempuan rambutnya rata-rata pada dilurusin alias direbonding atau dismoothing. Jarang banget yang masih alami kalau rambutnya nggak lurus dari lahir. Bahkan cowok pun ada yang rambutnya dilurusin.
pernah lihat nggak?
pernah kan, pernah pasti.
ngeyel.

Saya sendiri masih alami sih, soalnya kan kemana-mana pakai hijab, mubazir donk ke salon buat lurusin rambut. Malah kadang males juga ngerawat rambut. Apalagi pas dulu masih kerja dan lembur gitu.  Berhari-hari lupa nggak cuci rambut(ih, jijay banget yak๐Ÿ˜‚) soalnya saya nggak tahan sama air gunung yang kalau malem menjelma jadi air kulkas.
Brrrr... Bisa masuk angin dadakan ntar. (Anak gunung pun juga manusia yang nggak tahan kalau masuk angin)
Mohon lupakan soal hal jijay di atas.

Karena itu saya jadi penasaran gimana sih awalnya para perempuan kok bisa ngelurusin rambut mereka yang keriting atau bergelombang itu?

Jadi, ternyata sejarah pelurusan rambut ini sudah dimulai pada abad ke-19 lho. Udah satu abad lebih ya ternyata.  Ada yang bilang terinspirasi dari adanya alat pengriting rambut. kalau bisa dikriting ya harusnya bisa dilurusin juga donk, mungkin gitu mikirnya

Dan zaman dulu ini prosesnya lama dan nggak begitu bagus. Bahkan tahap penemuan obat pelurus rambut ini juga nggak langsung jadi. Ada masa dimana obat pelurus rambut malah jadi merusak rambut dan nggak bagus buat kesehatan. Terlalu lama prosesnya sampai bikin kepala capek, terlalu ribet alatnya, dan terlalu... Terlalu lainnya. Untungnya semakin ke sini, meluruskan rambut udah nggak seribet, selama, dan bahaya kayak dulu. Hasilnya pun juga bagus.
Tinggal harganya aja sih๐Ÿ˜

Setelah melakukan rebonding atau smoothing biasanya kalian bakal dilarang keramas atau kena air selama beberapa hari. Dulu saya mikir itu beneran jijik, ternyata hal tersebut dilakukan supaya obatnya meresap dan nggak ilang, dan ternyata saya sendiri nggak rebonding juga sering nggak keramas๐Ÿ˜‚

Selain itu makin jarang keramas, makin awet juga katanya.
Entahlah, saya nggak punya pengalaman sih. 


Menurut info yang saya dapat dari Google kalau rambut kalian direbonding atau smoothing, harus rajin-rajin pakai vitamin rambut, nggak boleh kelamaan dikuncir, keseringan pakai hairdryer atau dicatok, apalagi kelamaan dijambak
Sakit euy

Krik..krik...๐Ÿ™„
ya siapa tahu kan, ada yang hobi bergelud ria trus jambak-jambakan.

Jujur kadang saya pengen juga kalau lihat cewek-cewek yang punya rambut bagus๐Ÿ˜‚, tapi cuma sebatas pengen aja kok, nggak niruin. Kecuali kalau sendiri. Suka sok jadi model depan cermin๐Ÿ˜‚
Geli sendiri bayanginnya.

Maklum lah, dulu pas kecil suka main jadi putri-putrian gitu, dan karena nggak punya rambut panjang. Pasti pakai rambut palsu dari jilbab yang dipasangin ke kepala kayak pakai rambut palsu beneran. Sumpah pengen ngakak kalau inget. Zaman dulu, kreatifnya menggelikan deh๐Ÿ˜‚

Atau kalau pengen jadi Cinderala dengan sepatu kaca dan nggak punya sepatu kaca. Bikin sendiri dengan cara meletakan batu di antara kaki dan sendal, jadi batunya diijek tapi ditaruh di atas sendal gitu๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚, kan kelihatan lebih tinggi. Wkwk... Dulu nyebutnya "Sandal teklik" karena bunyinya yang teklik-teklik kalau dipakai jalan. Dan senengnya saya pas dulu pulang sekolah tiba-tiba dapat kejutan sandal teklik warna biru dari Emak Bapak. Itulah hari yang sangat membahagiakan di masa kecil saya. Saya pakai itu sendal tiap hari sampai rusak.

Yah, malah curhat sendal teklik...
Im sorry sob...๐Ÿ™๐Ÿ™
Back to the topik deh.

Siapa penemu asli pelurusan rambut ini nggak ada yang tahu pasti. Kayaknya berjalan begitu aja, karena adanya keinginan para wanita untuk mempercantik kepala mereka. Jadinya orang-orang pun berlomba cari cara untuk mewujudkan hal tersebut.
Saya dulu juga pernah nyetrika rambut biar lurus, tapi kena air ya langsung balik bergelombang lagi.

Entah mengapa sekarang ini wanita cantik emang identik dengan rambut yang lurus, rambut yang lurus identik dengan wanita cantik. 
Hampir semua wanita yang saya lihat dijalanan rambutnya pasti direbonding atau dismooting. 
Tapi kamu yang nggak berambut lurus pun juga cantik kok... Cantik itu kan relatif. Dan makin ke sini model rambut bergelombang dan keriting pun juga mulai banyak yang suka. Di berbagai tempat dan negara standart kecatikan itu beda-beda, yang penting sih nyaman dan PD aja. Saya nggak pandai soal fashion atau gaya tapi daripada ngikutin gaya mending bikin gaya sendiri yang unik dan kamu banget. Apalagi kalau ditutup rambutnya, nggak cuma cantik di mata manusia kamu juga cantik di mata Allah, (kecuali yang cowok ya)
Ehe... Ceramah dadakan ๐Ÿ˜ 


See you...








30 komentar

  1. Dibalik hijab, rambut sy lurus udh lumayan panjang sepunggung mbake.. Kadang kl lgi kumat maleznya ga sampoan juga sekama bbrpa hari ๐Ÿ˜‚ kalo udh gerah sy potong sendiri sambil berkaca.. Krek krek.. Mo rapih mau nggak yo wes bodo amat, tinggal kuncrit trus pake hijab ๐Ÿ˜†

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walah, kok sama sih mbk heni. Tapi rambut saya pendek sih. Saya juga kalau potong rambut sendiri aja. Pokoknya kepotong, nggak tahu model apa, habis itu juga dikucir dan pake hijab jadi nggak ada yang tahu kalau ini rambut potongannya abstrak๐Ÿ˜‚

      Hapus
  2. Rambut saya nggak pernah diluruskan mba, dari dulu aslinya bergelombang sampai sekarang pun tetap bergelombang ๐Ÿ˜‚

    Saya nggak begitu hobi berlama-lama di salon karena berasa capek entah kenapa, jadi kalau ke salon paling cuma hair spa atau potong rambut saja ๐Ÿคญ

    Luckily saya cukup puas dengan rambut yang saya punya ๐Ÿ˜‚ eniho, gara-gara Corona, saya sempat potong rambut saya sendiri tanpa ke salon yang hasilnya jadi nggak rata ๐Ÿ™ˆ hahahahaha.

    Begitu cerita saya ๐Ÿ˜† terima kasih ya mba Astria atas informasi mengenai asal mula pelurusan rambut. Seriously baru tau kalau ternyata sudah ada sejak lama. Saya kira, hal-hal mengenai pelurusan rambut ini baru ada sejak Om Johnny Andrean buka salon di Indonesia ๐Ÿ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rambutnya mbk eno bergelombang, saya juga tapi gelombangnya aneh banget karena kelamaan dikucir. Kadang kalo lagi sisiran ketawa sendiri depan cermin gara-gara lihat bentuk rambut yang beloknya nggak karuan.
      Potong rambut sendiri emang susah-susah gampang sih. Kalau saya karena pakai hijab jadinya bodo amat๐Ÿ˜

      Hapus
  3. Oh ternyata banyak juga ya wanita yang ingin rambutnya di luruskan seperti jalan tol.๐Ÿ˜‚

    Kalo aku lihat cewek asal berhijab itu kelihatannya cantik dan anggun (seperti admin blog ini uhuk.) jadi ngga tahu apakah rambutnya lurus atau keriting ataukah gabungan keduanya.

    Tapi kalo lihat di film film kok malah kebanyakan artis rambutnya malah keriting ya, bahkan ada yang rambutnya lurus biar keriting sering ke salon. Paling tidak sebulan sekali biar tetap awet keritingnya.

    Tapi itu bagi yang banyak duitnya sih, bagi yang tidak punya banyak duit tapi pengin keriting sering sering makan cabe keriting.๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ

    Kaboorrrr ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwk... Saya izin klepek-klepek dulu๐Ÿ˜‚
      Kalau para artis rambutnya lurus semua kan aneh, jadi harus ada variasinya, biar glamour gitu.
      Itu tips yang terakhir sesat kayaknya. Bukannya rambut yang keriting, malah mulut yang keriting๐Ÿ˜‚

      Hapus
    2. Kayaknya mulutnya bukan keriting lagi tapi udah bisa menyemburkan api seperti naga ya.๐Ÿ˜‚

      Hapus
    3. Wah... Makin bahaya๐Ÿ˜‚ kekuatan dari cabai keriting.

      Hapus
  4. Ooohh begitu toh bu Haji...Tapi soal pelurusan rambut dari kriting jadi lurus era sekarang sudah banyak yang praktis caranya.๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


    Cuma yang belum uda itu obat penumbuh rambut atau perubah rambut dri kriting menjadi lurus...

    Sebagai contoh kita pakai obat penumbuh rambut atau pelurus rambut dipakai malam hari Dan besoknya bangun tidur rambut kita sudah panjang dan lurus sampai menyentuh lantai...๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

    Mudah2han tahun nanti ada kali yee pake obat penumbuh rambut malam bangun tidur paginya langsung Gondrong.๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ke dukun aja mas, siapa tahu berhasil setelah dikasih ramuan kembang tanpa rupa๐Ÿ˜‚tapi saya jadi bertanya-tanya, siapa sih orang yang pengen rambutnya gondrong sampai lantai? Apa mungkin mas satria sendiri, biar lebih mudah bersihin rumahnya hemmmm๐Ÿค”๐Ÿค”

      Hapus
    2. Naahlooo Berarti Niru gaya Kuntil doongg..๐Ÿ˜ณ๐Ÿ˜ณ๐Ÿ˜ณ๐Ÿ˜ณ

      Hapus
  5. kayaknya cuma aku nih wanita yang nggak pernah catokan atau rebondingan ket mbiyen sampek saiki, wkwk..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita sehati dong mbk, saya juga belom pernah lho sampek saiki.
      Btw, mbknya orang mana nih, kok paham ket bien sampek saiki?๐Ÿ˜

      Hapus
  6. Terlepas dari apapun itu, selama apa yang dilakukan atas dasar karena diri sendiri sih bagi saya ngga masalah. Yang salah adalah ingin berubah karena pendapat orang lain. Setidaknya, dialog dengan diri sendiri adalah hal pertama sebelum mengubah sikap dan penampilan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang penting merasa nyaman aja. Nggak usah peduli sama kata orang. Toh yang jalanin hidup kita sendiri, jadi mau bergaya kayak gimana ya suka-suka kita, yang bayar kan juga kita.

      Hapus
  7. Saya baru mampir, udah ditanyain apakah masih hidup? hihi. Semua wanita cantik dengan kelebihan dan kekurangannya masing2. Hanya karena kita nggak sama dengan si A, bukan berarti si A nggak cantik. Tetap jadi diri sendiri dan benar, berhijab buat yang perempuan insya Allah jauh lebih cantik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. He...he.. Alhamdulilah masih sehat ya mbk๐Ÿ˜.
      Iya, setiap wanita punya cantiknya masing-masing. Jadi nggak perlu insecure. Apalagi kalau mau menutup aurat...
      Wow deh pokoknya๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

      Hapus
  8. Wah wah selama ini aku gak pernah kepo sama sejarahnya. Tapi berkat baca dari sini, ada tambahan insight, makasih mbk

    Btw aku pernah.
    Dan satu hal yang enak setelah smoting/rebonding ini, kita gak perlu sisiran tiap hari karena rambut auto rapi. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bangun tidur juga rambut juga rambut auto rapi donk mbk, saya bangun tidur rambut bubar barisan๐Ÿ˜‚, karena itu saya jadi kebiasaan kucir rambut pas tidur. Padahal nggak boleh.

      Hapus
  9. Astriaaaa, dirimu tinggal di mana? betah banget nggak keramas hahaha.
    Saya malah pengennya tiap hari keramas, tapi takut rambutku rontok semua :D

    Baca ini saya jadi ingat masa-masa kuliah dan belum berjilbab dulu, saya berkali-kali ingin banget ikutan teman-teman rebonding, dulu adanya rebonding, masih jarang smoothing.

    Tapi waktu itu saya udah pacaran sama si pacar, dan si pacar tidak setuju akan hal itu.
    Dia nggak pernah larang saya apapun dong, selain nggak boleh lurusin rambut, nggak boleh pakai behel dan nggak boleh pakai softlense, dia takut diri saya makin cantik kayaknya ya *okeeehh abaikan mamak halu ke ge er an ini hahahaha.

    Tapi saya dibolehkan pakai catok, dan sumpah saya nggak telaten dong setrika rambut, terlebih rambut saya malah jadi rusak.

    Btw rambut saya nggak keriting sih, cuman kusam dan megar.
    Akhirnya saya beli pewarna rambut, lalu rajin maskeran rambut, jadinya rambut jadi tumbuh sehat dan berkilau.

    Sekarang mah malas apa-apain rambut, terakhir kali ke salon kayaknya 7 tahun lalu deh, setelah itu yang potongin rambut bahkan paksu :D

    Itupun nanti udah rontok parah dan panjangnya melewati pinggang baru ngeh dan dipotong :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya tinggal di mana ya? Di kota caruban mbk, tapi masih setengah jam an dari sana mendekati gunung wilis. Kalau malam disini bisa dingin banget. Pernah saya bangun tengah malam gegara masuk angin dadakan๐Ÿ˜‚, dan seringnya nggak bisa tidur nyenyak saking dinginya. Mungkin karena selimut kurang tebal ya๐Ÿ˜‚

      Waduh, saya sekarang malah sering keramas karena mau menyehatkan rambut, tapi keramasnya siang-siang pas lagi panas-panasnya. Ternyata keramas berlebihan malah bikin rontok, pantesan rambut saya rontoknya makin banyak.

      Rambutnya mbk rey panjang donk, saya nggak pernah punya rambut panjang, paling panjang dibawah bahu sedikit.
      So cwitttt, rambutnya dipotongin suami๐Ÿ˜

      Hapus
    2. oalaaahhh, makanyaaaa...
      Saya kayaknya kalau tinggal di tempat dingin gitu ya males banget mandi, dingin bookkk, bisa menggigil di kamar mandi, pakai air hangat juga nggak bagus buat keramas :D

      Hapus
  10. oh ternyata suah ada seja k dulu ya, woow banget. kenapa ada? mungkin banyak orang menganggap rambut luruslah ayng cantik. lurus dan panjang. coba deh lihat iklan , rambut panjang dan lurus. makanya yang keriting mau diluruskan. Kaalu aku akrena anti ribet potong cepak kayak laki2 sejak jaman smp samapi sekarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Serius mbk, mbk tira potong cepak? Wah.. Keren dong๐Ÿ˜ƒ. Saya mau potong pendek juga tapi kalau mau pake hijab jadi licin, akhirnya nggak jadi deh.

      Hapus
  11. Ngomongin soal meluruskan rambut., meski aku rambutnya sudah lurus tapi aku dulu pernah rebonding juga di salon saat masih sekolah dan belum berhijab. Setelah rebonding mendadak jadi pede rambut sebahu digerai terus jarang diikat aslinya mau ngelihatin hasil rebonding ke teman-teman sekolah wkwkwkwk... Dan bener mereka pada nanya.. eh kamu habis rebonding ya?
    Tapi tapi rebonding dulu hasilnya nggak sebagus smoothing sekarang yang bisa kelihatan lurus alami. Rebonding dulu hasilnya terlihat agak kaku.
    Kalau sekarang aku nggak pernah nyobain smoothing.. eman-eman rambutnya.. eman-eman duitnya.. wkwkwkwk ๐Ÿ˜‚ ya nggak mbak Astria?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya y mbk, lebih kelihatan alami yang smoothing, namanya juga smooth๐Ÿ˜‚. Waktu saya sekolah smp dulu, temen-temen yang rambutnya direbonding itu jarang banget dikuncir, soalnya kaku dan jadinya aneh. Emang lumayan juga uangnya. Daripada dibuat ngelurusin rambut di tabung aja buat beli helikopter๐Ÿ˜‚

      Hapus
  12. Bicara lurusin rambut, aku termasuk yg dulu 6 bulan sekali pasti smoothing hahahahahah. Zaman blm nikah tapi. Pas udh nikah sempet 2 msh rutin trus jd males Ampe skr. Dan jujurnya nyesel, Krn rambut jd rontok, walopun skr udh mendingan banget berkurang sjk aku ksh vitamin. Tp berasa rambut jd ga setebel dulu.

    Nyesel selalu telat yaaa kaaan :p.

    Tp pengalaman yg bikin aku agak kapok Ama smoothing pernah sekaliiii, aku pindah salon ke Deket kos yg katanya duluuuu owner-nya mantan istri Fauzi Baadilah. Di daerah Setiabudi Sono. Bagus, khusus cewe pula. Seneng dong, ga usah jauh ke salon langganan di mall. Tapi ternyataaaa, pas jadi, ya ampuuun bukannya bagus kayak biasa, jd mirip mie kremes yg kaku gitu mba. Mau nangis ga siiih :( . Aku komplain tp mau bilang apa lagi. Ga bisa dibalikin kan. Akhirnya walo malu hrs balik ke salon langganan yg marahin aku kenapa sembarangan smoothing wkwkwkwkwk, dia akhirnya kshbperawatan dulu ke rambutku biar bisa balik lembut. Dan jujurnya sejak itu, agak trauma. Udhlaah biarin aja kayak skr :p.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh.. Salonnya bukannya bikin rambut bagus malah kayak jadi mi kremes. Saya jadi ikutan sebel ya....๐Ÿ˜ก.
      Huft.. Buat pengalaman mbk, cukup setia sama satu salon, sma kayak cinta๐Ÿ˜
      Kalau saya keseringan diiket, bahkan pas tidur. Jadinya rambut rontok parah, padahal dulu jarang banget rontok, saya sampe takut kalau gundul gimana.... Untungnya sekarang udah mendingan๐Ÿ˜

      Hapus
  13. Lihat judulnya langsung saya klik. sayapun pemilik rambut lurus mbak, padahal lebih suka rambut bergelombang. Btw salam kenal ya mbak, kalau boleh tau mbaknya Caruban mana ya? Di daerah saya juga ada daerah Caruban soalnya. Siapa tau kan tetangga hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya rambut begelombang nggak karuan, pengennya lurus mbk.

      Salam kenal juga mbk Rhani๐Ÿ˜, saya dari caruban jawa timur nih mbk๐Ÿ˜

      Hapus


EmoticonEmoticon