Jadi pengamat film "Cry me a sad river"



Halo assalamualikum sob😁
Hari ini setelah sekian lama saya mau mereview sebuah film yang berhasil bikin saya nangis sepanjang cerita. Bahkan di 10 menit pertamanya.
Seperti judul di atas saya baru saja nonton film "Cry me a sad river" film yang berasal dari negerinya si panda unyu ini merupakan adaptasi dari sebuah novel berjudul "Bei shang ni liu cheng he"
Rilis pada 30 september 2018 lalu, belum lama-lama banget lah. 

Tema dari film ini sendiri adalah perundungan, lagi-lagi...
Sepertinya tindakan bully emang banyak terjadi di kalangan remaja ya.

Film ini bercerita tentang kehidupan seorang gadis SMA bernama Yi yao yang jauh dari kata sempurna. Ia hanya hidup berdua bersama ibunya yang merupakan seorang tukang pijat, dimana semua orang menganggap ibunya Yi yao ini adalah wanita nakal karena pelanggannya kebanyakan pria. Sejak kecil Yi yao bertetangga dengan Qi ming yang merupakan cowok pintar dan terkenal di sekolahnya. Hubungan mereka sangat dekat meskipun kehidupan Qi ming jauh lebih beruntung dari Yi yao.

Kehidupan Yi yao semakin kacau ketika dia divonis mengidap penyakit menular seksual. Padahal ia tidak melakukan hal-hal begituan.
Nggak usah tak jelaskan ya...

Saya sih udah menduga kalau ini ada hubungannya sama pekerjaan ibunya. Karena kata dokternya bisa aja itu menular secara tak langsung, seperti dari pemandian umum, dll.
Seakan nggak cukup, teman sekelas Yi yao (Tang xiao mi) yang merupakan murid pindahan mengetahui tentang penyakit Yi yao dan menyebarkan gosip tersebut ke seluruh sekolah karena ia cemburu dengan kedekatan Yi yao dan Qi ming.
Bisa di duga apa yang terjadi selanjutnya.

Dari situlah Yi yao mulai mendapat perlakuan yang nggak adil, tindak perundungan secara verbal maupun fisik. 

Di film ini kita benar-benar dibawa masuk ke dalam dunia Yi yao melalui sudut pandangnya. Bagaimana caranya melihat situasi di sekitarnya, kesedihanya, rasa putus asanya. Dan siap-siap nangis nonstop kayak saya😭
Saking sedihnya Yi yao pernah berkata bahwa "kematian itu tidak menyakitkan, hiduplah lah yang menyakitkan. Kenapa manusia hidup?"




Untungnya ada Gu senxi, kehadiran Gu senxi yang merupakan cowok agak bandel ini membawa sedikit senyum di kehidupan Yi yao. 
Ya masak, pas gurunya lagi ngomong di panggung buat nasehatin para siswa supaya nggak bertindak kayak Yi yao, tiba-tiba aja Gu senxi lewat depan panggung dan bikin mikrofonnya jatuh karena kesrimpet kakinya. Alasannya mau ke toilet😂, mana ada murid waras yang mau ke toilet di moment kayak gitu, dan nggak lewat situ juga kalau mau ke toilet. Ditambah, dia ikutan ceramah, bilang kalau kabelnya nggak kelihatan gara-gara matanya ditonjok sama Qi ming yang merupakan murid teladan😂. 



Menurut saya Gu senxi sebenernya suka sama Yi yao tapi nggak berani ngomong terang-terangan.
Walaupun tahu penyakit yang di derita Yi yao, Gu senxi nggak peduli sama sekali. Kebersamaan mereka berdua bikin saya mendadak baper 😁. Perlakuan Gu senxi yang manis dan nggak tertebak, bener-bener bikin leleh hati kaum hawa.

Gu senxi ini punya kembaran cewek namanya Gu senxian. Dimana Gu senxian ini punya hubungan deket sama Qi ming.

Karena berteman dekat dengan Gu senxi, Yi yao jadi lebih berani membalas perundungan yang dilakukan teman-temannya. Lumayan puas pas adegan ini, dan saya berharap nantinya kehidupan Yi yao akan berubah jadi lebih baik. 

Hampir semua adegan di film ini bikin saya nangis. Sampai mata saya perih karena selama satu jam lebih mewek terus😭.
Bengkak pula pas bangun pagi-pagi😂

Film ini bernuasa kelam dan berat, pengambilan gambarnya juga keren banget. Ditambah iringan musik yang menyanyat hati. Walaupun tokoh utamanya diceritakan sebagai seorang pelajar SMA, tapi kita bakalan dibawa masuk ke dalam perasaan tokoh yang kacau dan sedih banget. Hanya lihat tatapan matanya Yi yao aja, saya udah nangis....
Sumpah, tokoh utamanya ini pinter banget menunjukan ekspresi hanya melalui tatapan mata.
Gimana dia sebenarnya nggak ingin kehidupan seperti itu, iri dengan gadis lain seusianya yang bisa berdandan cantik dan wangi, bisa hidup bersama keluarga yang bahagia, dan menjalani kehidupan yang normal. Dia ingin satu saja dari hal itu, tapi nggak ada satu orang pun yang paham perasaannya.
Dan by the way...  Ibunya Yi yao ini nggak tahu kalau anaknya lagi sakit, jadi tiap kali Yi yao minta uang ia selalu marah-marah, itu juga hal yang bikin Yi yao tambah stress, karena ibunya suka marah dan berprilaku kasar padanya. Setelah tahu penyakit Yi yao ibunya merasa merasa bersalah karena itu disebabkan pekerjaannya. Sambil menggandeng tangan Yi yao ia membawa putrinya ke rumah sakit. Moment ini bikin saya terharu banget. Akhirnya satu masalah Yi yao terselesaikan.

Tapi, hidup Yi Yao ini emang penuh sama tragedi. Baru juga happy bentar sama Gu Senxi dan ibunya, eh... Ada hal tak terduga yang terjadi. Hal yang menghancurkan hidupnya untuk ke dua kali dan Yi yao merasa nggak sanggup buat bangkit lagi. Apalagi kali ini dia sendirian. Dia udah muak sama semua orang yang terus ngejudge dia seenaknya, tanpa peduli bagaimana perasaanya selama ini. Bagaimana ia nggak akan pernah lupa sama perlakuan buruk mereka sementara mereka bakal lupa begitu saja. Karena itu Yi Yao memutuskan untuk membuat mereka nggak melupakan apa yang sudah  mereka lakukan seumur hidup mereka. Sebuah penyesalan yang dalam.

Aku tidak tahu siapa yang membunuh Gu senxiang, tapi kalian tahu siapa yang membunuhku"

Iya, bunuh diri. Pada akhirnya Yi Yao memutuskan untuk melompat ke dalam sungai (entah sungai apa laut, kayaknya sih laut🤔, tapi terjemahannya sungai) di depan seluruh teman-temannya. Ia mengungkapkan perasaanya yang ia tahan selama ini. Dan saya nanges lagi😭

Tapi, bukan berarti ini sad ending ya. Saya masih agak nggak paham sama endingnya... Kayaknya si Yi Yao ini masih hidup kok. Kasus perundungan itu pun jadi topik hangat di televisi dan pihak sekolah disalahkan karena nggak bertindak dengan benar.

Pelajaran berharga dari film ini banyak banget. Terutama soal dampak perundungan. Tanpa kita ketahui ternyata lingkungan sekolah yang seharusnya merupakan tempat yang aman dan nyaman bagi anak justru bisa jadi tempat yang bikin mereka stress. Saya belum jadi orangtua sih tapi bagi saya penting banget untuk mengajarkan pada anak bagaimana seharusnya mereka bersikap pada teman. 
Ceilah sok banget saya, ibuk-ibuk jangan bully saya yang sotoy ya😁


Dan sekian dulu review film kali ini. Jujur aja ini mata saya masih perih dan pusing, tapi semangat banget mau nulis soal film ini saking berkesannya. Saya sarankan kalian buat nonton film ini, apalagi buat kalian yang suka film dengan makna dalam gini.


See you....

23 komentar

  1. Haayoooo kita mewek bareng...😭😭😭

    Yaa elah gw nonton juga belum udah main mewek aja...Apa ini suatu kepura-puraan...🤣🤣🤣🤣


    Film yang lebih mendominisasi kisah tentang kesedihan hidup serta bumbu2 asmara lainnya.....Luh kira mau masak..🤣🤣😋🤣


    Dan Yiao...oohhh tidaakk mengapa kau melompat keselokan...Eeh salah danau apa Laut yaa..🤯🤯

    Dan sebelum melompat Yiyao..Sempat bernyanyi seperti ini.

    Sampai kapan kau gantung cerita cintaku.

    Hingga nanti ku tak sanggup lagi dan melupakan dirimu..😂😂 🤣🤣







    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwk.. Sepertinya mas satria ini ada di tkp saat kejadian terjadi, nungkin sedang masak nasi goreng dengan bumbu kesedihan. Itu sebabnya anda tahu kalau yiao nyanyi dulu sebelum lompat😂😂

      Hapus
    2. Eeaalaaa Buseett!!..🤣🤣

      Berarti gw mangkal kali yee sambil jual nasi goreng pas syuting tuh film..🤣🤣🤣

      Hapus
    3. Wkwk.. Ketawa dulu deh. Hihihahahehe...😂😂Bisa jadi mas, Karena saya juga lagi disana, niatnya mau beli nasi goreng bumbu kesedihannya. Tapi waktu itu mas satria kelihatan seneng banget, akhirnya saya nggak jadi beli, karena nasi gorengnya udah ganti bumbu kesenangan.
      (Ini cerita apa sih😂😂, gaje kok pake amat)

      Hapus
  2. Wah keren reviewnya sampai bikin aku penasaran, terus terang kalau baca review film aku senang yang lengkap begini, hihi, jadi ada kemungkinan aku tertarik nonton dan ketika kelar nonton filmnya bisa balik lagi buat nyocokin ama sinopsisnya

    Dan untuk genre drama, ku suka film mandarin atau dari asia lainnya, biasanya penggambaran setting tempatnya itu indah2 sih

    Btw memang ya sedih banget jadi posisi si cewek tokoh utamanya, untung aja seenggaknya masih ada pelipur laranya yaitu temennya yang badboys alias selngehan gu xenxi...

    Tapi tetep aja endingnya terjadi suicide juga #sedih...

    Sebuah pelajaran berharga buat kita semua supaya tidak gampang berkata menyakitkan untuk orang lain ya mba, soalnya masing2 orang belum tentu punya mental yang sama ketika menghadapi suatu masalah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Secara nggak langsung saya kasih spoiler ya😁, karena nggak tahan mau cerita setengh-setengah, bablasin aja deh.

      Iya mbk, kadang hanya sekedar kata-kata bercandaan aja juga bisa bikin sakit hati apalagi yang terang-terangan menghina. Lagipula kalau mau berpikir, nggak ada manfaatnya ngejelekin orang, yang ada malah dosa tanggung sendiri.

      Hapus
  3. Cuuuz .. aku kasi tau adikku buat nyari dvd film ini.
    Penasaran sama jalan kisahnya yang bikin nangis.

    Cuma sebalnya kalo nonton film sedih begini, pernah ngga sadar tau2 aku ikutan nangis.
    Kan malu2in yaaa .. , apalagi nontonnya di bioskop.
    Keluar gedung mata kelihatan merah habis nangis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cari di youtube aja mas, lebih hemat kuotah😁

      Ha..ha.. Nangis pas keluar dari bioskop, kalau cewek lucu mas. Kalau cowok, bikin kepo...Bapak saya aja suka nangis kalau lihat acara tv yang sedih2. Ya sama kayak saya😂

      Hapus
  4. Noted nih filmnya. Q blm pernah nonton mbak. Sepertinya kl q nonton jg bakal sama kaya mbaknya. Mata bawang bgt soalnya. Huhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari pada kepo langsung nonton aja mbk, bener-bener bikin mewek, tapi bagus dan banyak banget pelajarannya😊. Jangan lupa siapin tisyu juga....

      Hapus
  5. Kok baca sinopsisnya aku jadi ikutan mewek, tisu mana tisu hiks....😭😭😭 (Maaf bacanya sambil ngiris bawang.)

    Memang perundungan itu kejam ya, apalagi jika ia sebenarnya tidak bersalah, seperti Yi Yao yang kena penyakit karena pekerjaan ibunya.

    Oh ya, waktu Yi Yao melompat ke sungai, apa Gu Senxi tidak mencegahnya ataukah ia lagi di tempat lain? 🤔

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh bentar mas, mau tisyu wajah apa tisyu toilet?😁peace✌

      Ketika itu gu senxi cuma lihatin sampai akhirnya ia sadar kalau ia masih cinta yiao jadi ia lari terbirit-birit ngejar yiao dan...
      Tonton aja sendiri😁

      Hapus
    2. Tisunya duit warna merah saja mbak, kalo bisa yang banyak hiks...😂

      Kuota internet lagi ngirit soalnya tanggal tua, ntar nyari WiFi tetangga dulu, barang kali ada yang nyantol.🤣

      Hapus
    3. Merah yang gimana mas, merah ada bnyak lho. Saya kasih pilihan nih😁, tapi sekedar info nanti nggak saya kasih😂

      Selamat berjuang jadi pejuang wifi mas. Semangat💪

      Hapus
  6. Bully membully ini memang 'penyakit' -- huft. Suka keikut kesal dan sedih setiap kali baca kisah pembully-an 😭 terus sekarang penasaran mau menonton filmnya. Cuma kawatir mata bengkak hahahaha.

    By the way di sinopsis mba Astria, saat Yi Yao mau terjun ke sungai itu ada kalimat saya nggak tau siapa yang membunuh Gu Senxian. Memang Gu Senxian meninggal karena apa, mba? 😱

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, mata beneran bengkak. Saya nyampe sakit, trus pagi-pagi bangun udah kayak orang habis galau semalaman. Nangis sepanjang film sih.😁
      Kepo ya mbk, aduh... Harus nonton sendiri biar menemukan jawabannya. Intinya itu bukan salahnya Yi yao kok... Kasian banget hidupnya yi yao...
      Untung cuman film.

      Hapus
  7. Jadi penasaran buat nonton. Menggelitik banget "kematian itu tidak menyakitkan, hiduplah lah yang menyakitkan", apalagi kalau hidup pas tanggal tua mbak. Lebih menyakitkan. wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hidup pas tanggal tua, apa2 serba hemat ya. Makanya terasa menyakitkan, dompetlah yang paling kesakitan karena nggak berisi😂

      Hapus
  8. aku baru aja abis nonton film nya langsung ketemu blog ini, tapi emng bner cerita nya bikin nangis. karna pernah mengalami bullying dan tahu ap yg di rasain yi yao bikin tmbah sedih.. nyesek banget dahh..😭😭

    BalasHapus
  9. mnurutku kayaknya yi yao mati dah
    klo gak mati kenapa gu sunxi ada 2, yg baju putih dan baju ijo
    yg ngobrol sama gu sunxi yg pake baju putih itu flashback ketika mereka pertama ketemu, coba lihat lagi ketika mereka berdua pertama kali ketemu gu sunxi memperkenalkan diri seperti di ending itu ditmbah si yi yao ngomong "kapan terakhir kali aku merasakan hangatnya matahari ini" dari sini aku lngsung ngeh kalo yi yao udah meninggal disini
    jadi yi yao udah meninggal, trus arwahnya ketemu gu sunxi yg jaket ijo
    kebetulan gu sunxi ke tempat saat dia pertama nyelamatin yi yao yg dikira mau bunuh diri dulu yaitu kolam kumuh itu
    dan klo dilihat dari wajah yi yao pas lihat gu sunxi ke kolam itu, dia senyum sambil nangis sepertinya yi yao sedih+senang
    sedih karena harus ninggalin gu sunxi (kayaknya yi yao disini udah mulai suka sama gu sunxi), klo senangnya karena gu sunxi masih mau mengenang dia dgn datang ke tempat pertama mereka ngobrol pdahal gu sunxi udah pindah sekolahkan
    makanya arwahnya yi yao senyum sambil nangis
    asli sedih banget ini film, akhir yg sad ending

    BalasHapus
  10. Kenapa gu sunxi pindah sekolah ya? Apa sekolah lamanya ditutup krm kejadian bully-nya itu? Nasib teman2 yg bully yi yao gmn?

    BalasHapus
  11. Hwaaa sama kak, mata ku bengkak ini, gara" nangus trus. Seriusan baper bnget ngeliat yi yao sma sunxi. Awl nya sih baper sma yi yao dan qi ming, tpi qi ming nya sma adeknya sunxi. Ngak papa lah, tpi sunxi sweet bnget sumpah😭.

    Hwaa serius ngak bisa move on sma film ini😭😭😭😭🤧

    BalasHapus
  12. wuih menarik nih filmnya.kalau aku nonton pasti sedih bgt juga ini....akhir2 ni sering banget ntn film dan mewek, gak tau knp huhuhu

    BalasHapus


EmoticonEmoticon