Tentang membela diri dan egois

Tentang membela diri dan egois


via.pixabay

Semua orang pada dasarnya selalu mengucapkan sesuatu yang kedengarannya benar. Yang terdengar seperti, "hey! Aku korbannya."
Faktanya seperti apa? Susah menebaknya.
Kadang mendengar satu orang bercerita tentang masalahnya, bisa membuatku berpikir.
Ya, kelihatannya dia benar.... lalu aku bingung setelah mendengar masalahnya dari orang lain. Dan aku pikir itu membingungkan.
Jadi siapa yang benar? Siapa yang jadi korban?
Kurasa tidak ada yang mau jadi tersangka. Dan mereka menceritakan satu masalah yang sama dengan sudut pandang yang berbeda, yang membuat setiap orang terlihat seolah-olah dirinya benar.
yeah... mereka butuh pengakuan, kurasa.



Tulisan di atas, saya tulis ketika saya masih berjiwa setengah remaja labil
Wkwk...😂
Yang sukanya menulis apa yang saya pikirkan tentang orang-orang di sekitar.

Dan beberapa hari yang lalu saya terlibat pembicaraan singkat dengan teman kerja saya. Dia bilang.

"Semua orang itu kan pada dasarnya memang akan membela dirinya sendiri"

"Pada dasarnya"

Berarti itu adalah hal yang wajar.
Saya pun mengakui saya seringkali membela diri sendiri ketika ada kesempatan. He..he..
Merasa terancam, merasa akan disalahkan, merasa akan dipojokan, dan lain-lain membuat seseorang secara otomatis akan membela dirinya sendiri.
Tul nggak yul
Tul dong👱
Membela diri sendiri juga hal yang penting untuk dilakukan. Karena ini adalah adalah salah satu seni bertahan hidup damai dan bahagia.
Alasan kenapa kalian harus membela diri adalah agar

1. Orang lain tak memandangmu lemah
Karena sering diam, dan diam aja pas disalahkan, orang akan berpikir kamu lemah dan akan terima aja kalau dimanfaatin atau ditindas. Bagi mereka kamu itu "lemah"
Di sinilah kamu harus bisa membela dirimu ketika orang lain mulai bertingah seenaknya sama kamu, atau berlaku nggak adil.

2. Supaya nggak ada salah paham berkepanjangan
Karena kamu diam ketika dianggap bodoh atau nggak bisa. Maka orang akan menilai kamu seperti itu sampai kamu bisa membela dirimu dan menjelaskan kalau kamu sebenarnya bisa, hanya saja kamu belum paham atau nggak dengar penjelasannya karena bicaranya yang kurang keras.


Baca juga : Kangen dunia jadulku

3. Nggak jadi sasaran bully
Nggak sanggup membela diri dan pasrah aja. Maka pasti akan ada orang yang memanfaatkan sikapmu tersebut. Seperti menjadikanmu kambing hitam kalau ada masalah, karena dia tahu kamu cuma bakalan diam dan nggak pandai mengelak.

namun seperti pembukaan saya di atas. Saya jadi berpikir bahwa membela diri sendiripun kadang nggak selalu benar.
Jika berlebihan bisa jadi kita malah egois dan nggak mau mendengar penjelasan orang, nggak terima dikatain buruk walaupun itu benar.
Padahal sebagai manusia kita butuh saling mendengar supaya bisa saling menjaga perdamaian, keaamanan, sentosa sejahtera dan bahagia.

Panjang bener🙄

Tapi sering kali, belum ngomong apa-apa cuma baru tanya "eh, lihat pulpenku nggak?"
  "Nggak, lu pikir gue maling, nggak punya uang, nggak punya pulpen, nggapain ambil pulpen situ, kurang kerjaan."
  "Kamu tuh, cemburuan banget, dia itu cuma temenku"
   "Alah, kemarin kalian gandengan tangan. Mesra banget. Padahal aku udah setia lho beb sama kamu, kok tega banget kamu sama aku, salah aku apa sih..."



Pasti ada aja orang yang begitu. Nggak mau dengerin penjelasan orang dan bersiap dengan berbagai macam pembelaan diri untuk menghindar dari tuduhan, atau menyalahkan si lawan bicara.

Membela diri itu wajar, boleh, dan diharuskan pada saat-saat tertentu tapi ada kalanya kita harus megalah kalau memang salah. Jangan maunya menang terus. Harus mau mendengarkan penjelasan orang, jangan asal menyela dan nyerocos terus.
Itu mulut apa mercon, bunyi terus.

See you....

2 komentar

  1. Betul betul betul
    Diam itu ada waktunya, dan ada waktunya pula buat kita untuk berteriak. Karena terkadang orang lain itu terlalu tega dan gak peka dengan perasaan kita makanya perlu kita omongkan.

    Btw kalau baca contoh pembelaan diri nya jadi malah keinget sama sikap sikapku selama ini, bukan egois sih tapi lebih ke mood kalau saya.

    Kalau lagi badmood, awas saja, hati hati karena saya bisa berubah jadi galak nyaingin macan wkwkkw

    BalasHapus
  2. Ha..ha.. Serem banget mbak, bisa nyaingin macan segala😂
    Tapi nggak gigit kan...

    Kalau saya lebih ke... Marah, nangis, atau diem aja, mendadak bisu gitu

    BalasHapus


EmoticonEmoticon