Jadi pengamat film, " The Raid : Rendemption"

Jadi pengamat film, " The Raid : Rendemption"



Wouw....
Saya mau mengacungkan 4 jempol dulu untuk film ini, 2 jempol punya saya dan 2 lagi pinjem tetangga😁

Sumpah film ini keren banget.
The raid, film indonesia pertama yang menurut saya kualitasnya sama kayak film action dari barat sana.

Nggak cuman saya, tapi kan emang sejak pertama dirilis film ini sudah menarik perhatian banyak orang. Film yang berhasil mengantarkan Indonesia ke ranah internasional, bahkan pemainnya juga ikut go internasional.
Sekali lagiπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Jangan tanya itu jempol punya siapa....
The raid ini adalah film yang disutradarai oleh Gareth evans, dan pertama kali tayang pada tahun 2011 di festifal film internasional Toronto.
Udah lama juga ya, tapi saya baru nonton😁
Ya maklum, dulu kan belum bisa beli kuota sendiri. jajan aja minta.

Sebenernya selama nonton film ini saya nggak tahu siapa aja nama tokoh di dalamnya, karena memang suaranya kecil dan agak nggak jelas di telinga saya. Entah karena kualitas vidio yang saya download jelek atau karena telinga saya mulai bermasalah.
Kita doakan saja semoga jawaban yang benar nomer 1.

Ya masak masih muda udah budek.

Saya ralat, setelah beberapa hari kemudian saya beli headset baru dan menemukan fakta bahwa ternyata headset saya yang dulu agak error makanya suaranya nggak jelasπŸ˜‚ sekarang udah rusak dan dibuang.

Tapi meski suaranya nggak jelas, saya tahu kalau nama tokoh utamanya adalah Rama.

The raid ini bercerita tentang kelompok kepolisisn berjumlah 20 orang yang melakukan pengrebekan  di sebuah gedung apartemen kumuh di Jakarta. Dipimpin oleh Jaka yang diperankan oleh Joe taslim.
Di dalam gedung tersebut adalah tempat para penjahat tinggal dan berlindung, termasuk penjahat kelas kakap yang dikenal sebagai legenda dunia hitam yang memiliki gedung tersebut.



Di lima menit pertama penonton sudah disuguhkan dengan adegan kekerasan yang sadis. Saya aja yang nonton merem-merem karena nggak kuat lihatnya. Tapi justru ini yang bikin filmnya kelihatam real banget.

Pengrebekan yang sudah direncanakan itu nggak berjalan semulus perkiraan.

Banyak banget hal tak terduga terjadi. Mulai dari para penghuni apartemen yang ternyata berjiwa penjahat semua. Padahal mereka udah diiket lho, tapi kok ya masih bisa lepas dan balik nyerang.
Trus sang penjahat utama yang ternyata udah tahu tentang keberadaan mereka. Jadi mereka itu dibiarkan masuk cuma untuk mainan dan mati terbunuh. Karena semua penghuni apartemen itu rata-rata penjahat semuanya, kalau nggak bawa pistol pasti bawa golok.

Keadaan makin mencekam karena mereka terjebak di lantai tengah. Mau balik ke bawah, di serang, lanjut ke atas pun juga sama aja. Cuma cari mati.
Satu persatu mulai gugur.

Di tambah Fakta kalau ternyata penggrebekan itu nggak diketahui oleh pihak militer lain dan hanya terjadi karena masalah pribadi bikin semuanya jadi kacau.
Sumpah saya sebel banget sama letnan berambut putih yang sok dan egois itu. Pengen tak jambakin rambutnya rasanya😑.
(Sabar... sabar... Cuman film)

latar suasana dan tempat yang suram banget bikin film ini juga makin sempurna.
Rasanya kayak ikutan berada di sana.
Gelap, sepi, eh tiba-tiba dibacok dari samping.

Kenapa saya bilang film ini keren banget.
Karena nggak ada adegan kekerasan yang di sensor....
Bacok-bacokan, tembak-tembakan, jedotin kepala ke pintu
Emang sadis. Saya aja nontonnya sambil tutup mata sekali-kali, tapi sensasinya itu kerasa banget. Deg-degannya waktu tembak-tembakan, kabur, pukul-pukulan....
Sekali lagi saya ikutan teriak dan jambakin rambut sendiriπŸ˜‚
Untung kali ini emak nggak dirumah jadi aman dari kekepoannya.

Saya juga jadi ngefans sama iko uwais, emang wajar kalau dia jadi makin sering main di film luar karena emang aktingnya itu lho...
Top banget. Mulai dari ekspresi sampai gerakannya bikin saya tersepona....
Setingkat di atas terpesona

Film the raid ini juga dapat banyak banget penghargaan dan ditayangkan di berbagai belahan dunia. Dan ternyata ada sekuelnya jugaπŸ˜€

Saya akan nonton nanti...

Buat yang pengen langsung OTW nonton The Raid Rendemtion bisa klik link di bawah ini


Dan akhirnya beberapa hari kemudian saya nonton sequelnya.
Hati sudah berbunga-bunga, apalagi karena durasinya panjang, sekitar 2 jam'an.
Puas deh, nontonin abang iko😁

Sequelnya ini merupakan lanjutan dari film yang pertama. Apa aja yang terjadi setelah penggrebekan itu.

Tapi ya, sejujurnya saya ngeri banget sama adegan kekerasannya, biasanya kalau nonton film trus ada adegan pukul-pukulan saya bisa tahan buat tetep lihat, tapi ini tuh saya sampai nggak kuat dan tutup mata aja. Mungkin karena sepanjang film isinya action semua ya...
Dan actionnya itu brutal banget, berdarah-darah dan tanpa belas kasihan. Bunuh orang udah kayak bunuh ayam aja, eh, lebih manusiawi bunuh ayam malahan.


Tapi tetep, saya salut dengan semua adegan actionnya. Jurus-jurusnya bang iko uwais itu lho. Melelehkan hati eneng..

Ea...
Kalau ditanya lebih suka yang mana?
Saya sih pilih the raid yang pertama karena lebih sanggup ngelihatnya he..he...
Dan katanya ada sekuel ke tiganya juga lho. Tapi saya belum nonton karena belum nemu di youtube. Maklum, ke bioskop jauh, mahal pula.

Dan sob, saya agak bingung gimana cari gambar buat bikin review film kayak gini. kalau ada yang tahu, tolong kasih tahu di kolom komentar ya....

Sekian dulu review film membanggakan dari Indonesia and see you...

6 komentar

  1. pantesan jempol saya sempat ilang.. kepake di sini rupanya hehehe.

    btw ulasannya meledak-ledak, bikin kita mupeng deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha..ha.. Serem banget mas. Jempolnya ilang, ternyata nyangkut di sini. Bisa diambil lagi masπŸ‘

      Karena bener-bener nulis dari hati makannya kayak bom. Meledek-ledakπŸ˜‚

      Hapus
  2. Saya ingat banget dulu nonton film ini di bioskop yang ada kebanyakan tutup mata. Nggak kuat lihat adegan kekerasan sampe berdarah2 gitu, huhuhu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi seru banget kan mbak... Saya juga beberapa kali tutup mata tapi sambil jejeritan karena kagum

      Hapus
  3. Salah satu film Indonesia terkeren sih kalo menurutku.
    Udah nonton beberapa kali, tapi tetap aja terlihat keren.

    BalasHapus
    Balasan
    1. setujuh...ini tu film keren banget pake banget. saya sampai berapi-api waktu bikin reviewnya he...he...

      Hapus


EmoticonEmoticon