9 Fakta unik payung yang unik banget

9 Fakta unik payung yang unik banget


Via.Pixabay


Sedia payung sebelum hujan
Mumpung lagi musim hujan kayaknya enak nih bahas payung
(enakan juga bahas bakso atao mi ayam🍜🍜)
He… he…

Akhirnya bangkit lagi setelah sekian lama otak saya terbaring lemes.😁😁
Say goodbye sama males dan say hello sama semangat.πŸ˜„

Payung jadi kebutuhhan wajib kalau musim hujan kayak gini, walaupun udah ada mantel, eh jas hujan maksudnya, tetep aja keberadaan payung nggak tergantikan. Rasanya lebih simple pake payung kalau  mau pergi ke toko depan rumah, atau ke rumah yang punya tokonya….. (apaan sih)

Dan walaupun payung ini menjadi benda yang kelihatan sederhana banget di mata dan hati kita, yang kalau rusak tinggal beli yang baru, yang kalau udah bosan tinggal taroh di gudang, tapi sebenarnya payung itu…

1. sejarah penemuan Payung nggak sesimple yang saya pikir, nggak dari dulu udah ada aja gitu. Payung pertama kali digunakan di Mesir sono, jauh banget kan. Seminggu jalan kaki aja, belum tentu nyampe. Ya kali ke Arab jalan kaki, harus naik pesawat dong, ato kapal, atau jet pribadi kalau punya

Lah… kok malah bahas itu…πŸ˜•πŸ˜‘

Oke... oke fokus trulala.

Maklum lah ya, karena mesir itu panasnya melebihi indonesia jadi orang-orang di sana berinisiatif membuat alat pelindung untuk melindungi tubuh dari sengatan sinar matahari saat bepergian. Namun pada saat itu payung hanya digunakan oleh para raja dan digunakan untuk menunjukan seperapa tinggi pangkat seseorang, makin tinggi gagang payungnya makin tinggi pula kekuasaanya. Payung sendiri dipercaya sudah ada sejak 4000 tahun lalu. Pada waktu itu, payung pertama kali dibuat tidak tahan air, hanya berfungsi sebagai pelindung panas dari matahari dan tidak bisa dibuka tutup seperti sekarang.  Barulah ketika payung masuk china bangsa Tiongkok berhasil memodifikasi payung menggunakan lilin dan lak sehingga payung bisa tahan air.

Via.pixabay

2. Semua emang butuh proses termasuk payung untuk mencapai bentuknya yang bermacam-macam seperti sekarang. Pada awal-awal masuk Eropa payung dibuat dari kayu atau tulangnya ikan paus lho. Dan bagian atasnya dibuat dari kain kanvas yang dilapisi minyak, jadi waktu itu bawa payung itu berat sob dan juga mudah rusak, tapi hal tersebut dianggap lebih mudah daripada harus pesan kereta saat bepergian. Karena hidup itu adalah seni... (Uluh..uluh.. BahasanyaπŸ˜„)
Makin lama orang membuat payung dengan menambahkan seni menggambar dan memberi warna pada payung. Sampai pada tahun 1852 seorang bernama Samuel fox berhasil membuat payung dengan kerangka besi yang lebih kuat dan membuatnya lebih praktis lagi setelah bisa dibuka dan ditutup. Tak hanya itu Samuel fox pun juga mendirikan English steels company di inggris.
Puk..angan...πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Baca juga : 20 hal menarik dari bayi yang harus kita tahu

Baca juga : 8 fakta unik kaum wanita

3. payung atau parasol, dalam bahasa inggris payung di sebut umbrella, kata umbrella ini berasal dari bahasa latin umbra yang artinya bayang-bayang.

Via.pixabay

4. pada zaman dahulu, ceilah… kayak mau tidur aja didongenginπŸ˜‚πŸ˜‚

Serius ini,  dulu payung itu merupakan hal yang nggak banget kalau dipakai sama kaum pria di Eropa. Jadi pada abad ke 16 ketika payung mulai populer di Eropa, wanita menjadikan payung sebagai salah satu item fashion yang cocok untuk mereka kenakan saat dibawa jalan-jalan keluar, bentuk payung pun jadi lebih feminin, dengan hiasan renda dan pita. Sehingga para pria lebih memilih memakai topi daripada dikatain banci.
Tapi setelah seorang penulis terkenal dari Persia bernama Jonas hanway berani menggunakan payung kemanapun ia pergi, payung mulai populer juga digunakan oleh kalangan pria, tentunya dengan desain yang lebih maskulin. Bahkan terkadang mereka menyebut payung dengan sebutan hanway.

Catatan πŸ™…: jangan karena terinspirasi Jonas hanway lantas kamu yang cowok mencoba mengubah pandangan orang umum dengan pake rok kemana-mana ya….
Itu mah dosa, melawan kodratπŸ‘³

Via.pixabay



5. Seperti penjelasan di atas china adalah negara pertama yang berhasil membuat payung anti air, jadi nggak heran juga kalau sebuah daerah bernama Songxia di China sana merupakan tempat dengan produksi alias produsen payung terbanyak lho. Ada lebih dari 1000 pabrik payung di daerah ini dimana satu karyawannya saja bisa membuat rata-rata 300 payung perharinya. Wow,,,,
Nggak salah kalau Songxia disebut ibukota payung dunia.
Di Songxia juga ada buanyak banget jenis payung, mulai dari payung hujan, payung pantai, payung golf, payung lipat, payung mini, payung pantai (eh, udah tadi yaπŸ˜•), payung parasol, payung nikah, payung tembus pandang, payung teduh...

Bila nanti saatnya tlah tiba kuingin kau menjadi istriku…🎡🎡

Duh,,, pengen deh dinyanyiin gitu😍😍
Dan banyak lagi, sampe pegel nyebutinnya.

6. Namanya juga barang dagangan. Pasti  punya harga jual dong, tapi kalau kamu ditawarin buat beli payung yang harganya jutaan kira-kira mau nggak…?

Saya sih mau😌, mau nolak aja maksudnya, he…he… πŸ˜‚payung hadiah 17 agustusan aja udah cukup kok buat saya.

Swaine adeney brigg men malacca umbrella (ampe kesrimpet nyebutnya😒) adalah payung termahal di dunia dengan harga mencapai  Rp.16,95 juta.

Yang membuat payung itu punya harga semahal  itu karena dibuat dari tenun sutera asli dan gagangya yang terbuat dari kayu tulip berlapis perak. Edah… eman-eman atu kalao kena air hujan. Mending dipajang aja di dinding rumah, atau disimpan dilemari setelah dilaminating
Emang KTP dilaminatingπŸ˜‘

Baca juga : Sepatu punya 16 fakta unik ini lho
Baca juga : 30 fakta unik si imut kucing

7. ada banyak banget pabrik payung di dunia, tapi pabrik payung pertama didirikan pada tahun 1928 di Baltimore, Maryland. Sedangkan toko payung pertama di dunia didirikan di kota London, Inggris  dengan nama James smith and sons. sampai saat ini pun toko tersebut masih berdiri kokoh di jalan 5 new oxford st.
Kesana ah kapan…kapan…πŸ˜ƒπŸ˜ƒ
Ngimpi
Aminin aja kali...

8. sungguh naas kalau payung yang tak berdosa disebut-sebut dalam sebuah pembunuhan.

Presiden amerika serikat ke 35 John F. kennedy, kalian pasti tahu kalau sang presiden mati karena sebuah pembunuhan.
Presiden john F. kennedy meninggal tertembak pada 22 november 1963 ketika ia melintas di Dealey plaza. Seseorang dengan payung hitam yang melambaikan payungnya sesaat sebelum presiden ditembak dicurigai sebagai pembunuhnya atau orang yang terlibat dalam pembunuhan tersebut. Orang tersebut dijuluki sebagai the umbrella man…..
Hih… ngeri juga ya…

Baca juga : 14 fakta unik warna ini pasti bikin kamu penasaran

Via.pixabay

9. Jepang juga memiliki payung khasnya sendiri yang bernama wagasa. Wagasa ini terkenal banget lho sob, nggak afdol rasanya kalau ke jepang tanpa nengok keindahan seni payung wagasa ini. (Sama nggak afdolnya kalau ke jepang nggak ajak saya... Wkwk...πŸ˜‚πŸ˜‚)
Krik....
Kenapa dikatakan begitu, karena untuk membuat wagasa ini dibutuhkan waktu sampai 3 bulan lho.
Wow...😱😱
dan memerlukan ketrampilan yang tinggi juga, setiap bagian dari wagasa ini dikerjakan dengan tangan langsung, jadi nggak heran kalau prosesnya lama dan biayanya juga sepadan sama usahanya. selain itu wagasa ini juga anti air dan salju.


Nah, jadi gitu. Yang simple simple belum tentu simple beneran. Payung aja sejarahnya panjang gitu…
rasanya saya seneng lho bisa tahu hal-hal kayak gini. Jadi Bisa lebih menghargai sesuatu kalau tahu sejarahnya. Ya nggak sih…
See you sop..
Tuh kan, hujan-hujan makan sop juga enak.πŸ˜‹πŸ˜‹
Eh, see you sob maksudnya
Efek laper nih....

53 comments

  1. Pembawa payung hitam melambaikan tangan terpaksa dijadikan kambing hitam atas kematian presiden haduh kasian kali tuh orang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah...iya ya mas, kok nggak kepikiran saya. Kasihan bener the umbrella man nya....😒😒

      Delete
  2. Payung seharga 16 juta lebih? Wow!!

    Payung dibutuhkan semua orang bahkan ketika seseorang meninggal dan diberangkatkan ke tmp pemakaman,...juga butuh dipayungi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Payung warna hitam menuju pemakaman melambangkan rasa duka yang mendalamπŸ˜”πŸ˜”....
      Duh... Jadi kayak puisi😁😁

      Delete
    2. Jadi jangan beli payung warna hitam dong,...nakutin sih πŸ˜€

      Topeng monyetpun salah satu atraksinya juga pakai payung,.. Jadi dimana-mana banyak payung,... Bahkan di halaman taman wisata candi prambanan...πŸ˜€

      Delete
    3. Payung khusus monyet tapi yak, kalau payung biasa mah mana kelihatan monyetnyaπŸ˜‚πŸ˜‚
      Wah, baru tahu saya di depan candi prambanan ada payungnya. Belom pernah kesana sih...

      Delete
    4. Kemarin waktu tetangga ada yg meninggal, saya jadi ingat artikel ini,.... ternyata pakai payung kertas warnanya juga nggak hitam.

      Delete
  3. Ada lagi fakta uni dari payung mbak,,,payung ini bisa melindungi kita dari air hujan,,hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lha dala... Fakta zuper duper unik itu..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
  4. Payung tuh identiknya sama hujan ya mbak. Padahal panas terik juga bisa banget dipakai. Walaupun jadi kesannya manjaahh haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iy mbak jossie, kalau sekarang lihat siang-siang bolong ada yang pakai payung langsung dikira sok manja...
      Padahal kan dulunya payung dibuat memang untuk melindungi diri dari panas matahari...

      Delete

  5. Payung atau umbrella dalam bahasa Inggris, berasal dari bahasa Latin "umbra" yang maknanya kurang lebih tempat berteduh.

    Payung ditemukan pada 4 ribu tahun yang lalu, awalnya payung kuno didesain khusus hanya untuk melindungi sang pemakai dari terik panas matahari.

    Sampai akhirnya bangsa Cina berhasil membuat payung yang berfungsi juga sebagai pelindung terhadap hujan. Mereka berhasil memanfaatkan lilin sebagai pelapis kertas agar payung itu anti air.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, awal sejarahnya payung emang hanya dipakai buat pelindung terhadap sinar matahari, sampai bangsa china membuatnya tahan air, dan sekarang payung malah identik sama hujan ya...

      Delete
  6. Hmm artinya bayang bayang ya... Mungkin karena fungsinya menutupi bayang bayang tubuh pemakainya ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, umbra berarti bayang-bayang. Kalau orangnya payungan otomatis bayangannya juga, kalau sampai kitanya udah payungan tapi bayangannya kok belom...
      Wah horor nih😱

      Delete
  7. Replies
    1. He'eh mas kecil-kecil sederhana gitu manfaatnya gede loh...

      Delete
    2. istilahnya
      jangan lihat besar kecilnya, tapi lihat manfaatnya
      kayak pil bentuknya kecil,tapi ampuh mengobati penyakit

      Delete
    3. Nah, bener tuh, perumpamaan yang keren.
      Dont judge a book by the cover.😌
      lah, kok nyampe ke mana-mana nih. Hi...hi...
      Pake bahasa inggris segala

      Delete
  8. hihihi, bener juga bahas payung menyenangkan ya.
    Benda ini udah jadi teman saya sejak kecil, namun terlupakan setelah saya dewasa hahaha

    Dari kecil, mama saya membiasakan kami pakai payung agar gak kena panas, sampai akhirnya saya gak bisa kena panas, langsung demam.

    Lalu setelah kuliah, saya ke kampus pakai payung dan sukses diketawain orang sekampus, secara mereka biasa pakai payung hanya karena hujan huhuhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Padahal sebenernya malah bener mbak reyne lho, pake payung buat melindungi diri dari panas matahari, dosa tuh yang ngetawain dan musti baca ini biar pada paham..
      (Hi..hi... Nyelip-nyelipin promosi😁😁)
      Berarti sekarang udah nggak pakai payung lagi dong, padahal udah jadi temen dari kecil...

      Delete
  9. hohoho seru bgt ternyata ya cerita ttg payung

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ha..ha.. Seru ya, kayak nonton film film biografi, bedanya ini tokohnya benda matiπŸ˜„πŸ˜„, tapi lumayan lah buat nambah ilmu, dari pada nambah dosa.

      Delete
  10. aku suka payung yg dibuat di tasik dengan gambar bunganya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buat para cewek gambar bunga emang lebih menarik ya mbak, saya juga suka yang gambar bunga., kebetulan payung saya gambarnya juga bunga😁

      Delete
  11. Baru tahu kalau payung pertama kali didesain oleh orang Arab.😊😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak nyangka ya mbak, saya kira dulu dari china lho, setelah ditelusur-telusuri (wkwk... Berasa kayak agen rahasiaπŸ˜‚) ternyata dari arab.

      Delete
  12. Ternyata ya hahha payung yang dulunya awalnya untuk melindungi diri dari sinar matahari sekarang memang lebih identik sama musim hujan :D gegara sunblock ini ... mungkin ... heheh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, seiring berjalannya waktu fungsi sebenernya payung malah jadi terabaikan dan jadi identik sama musim hujan. Kalau panas pakai sunblock kalau hujan pakai payung....
      Duh, jadi kepo sunblock nihπŸ˜ƒ

      Delete
    2. Hahahah saya sendiri tidak pakai sunblock, bahkan ke pantai sekalipun pas dulu belum berhijab :D hahaha kulitnya lekas menyesuaikan ... menyesuaikan jadi item :D

      Delete
    3. Ha..ha..item-item manis nggak papa mbk, bule-bule malah pada ngiriπŸ˜„πŸ˜„

      Delete
  13. Sangat unik, bahkan tempat wisata yang sedang hits saat ini banyak menggunakan payung untuk hiasannya. Dan memang jadi bagus. Terlebih untuk background foto :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas andy, dimana-mana, di banyak tempat wisata maksudnya, payung banyak dipakai buat hiasan dan jadinya emang lebih unyu, jadi pengen foto-foto terus..πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜‚

      Delete
  14. kalau ini aku baru tahu... ternyata ada banyak sisi unik dari payung

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ternyata yang sederhana kalau di ulik jadinya unik juga ha..ha...πŸ˜„πŸ˜

      Delete
  15. Pas banget ya, musim hujan begini bahasannya soal payung, terus mepet-mepet ke payund teduh, terus malah ke sop. Aduh jadi nggak konsen kan... Mendung tak selalu hujan, pedekate nggak selalu jadian. Tuh kan makin melebar. xixixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwk. πŸ˜‚πŸ˜‚, ketawa dulu. Itu kalimat terakhirnya nyesek banget ya, jadi nggak fokus sama payung malah teringat gebetan.
      Eh...😒, nggak ding. Mending minum kopi biar angetan...

      Delete
  16. Wah ternyata dari Mesir yah ini payung...

    Tapi kalau dari Indonesia kayaknya gak mungkin juga sih...
    Secara, cukup dengan daon pisang, udah aman dah dari guyuran hujan.
    Mbeueheee.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ha..ha...saya banget itu dulu, kalau main ke sawah tiba-tiba hujan, daun pisang pun jadi sasaran....πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
  17. Dan sekarang ini banyak banget model payung yang unik. Ada yang nutup seluruh badan, hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh payung apaan tuh mbk, bisa nutupin seluruh badan. Kok saya kebayang yang serem" ya..

      Delete
  18. Payung apa jutaan ya Allah. .Sy maunya dikasih aja mbak klw mahal.. πŸ˜…πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ha..ha.. Kita samaan mbk, kalau mahalnya sampai segitu saya mau dikasih aja, bilang sama yang jualan "itung-itung sedekah bang...."
      Hi...hi...πŸ˜‚πŸ˜

      Delete
  19. kadang kalo panas juga suka pake payung sih hehe, kalo buat foto2 bagus tuh pake payung yg dari kertas trus dilukis mirip kayak wagasa hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tempat wisata pun sekarang juga banyak yang pakai payung buat tempat selfi-selfi. Dan kalau difoti emang bagus banget ya...πŸ˜„

      Delete
  20. Harga payung 16 jutan itu mantap sekali. Memang awal mulanya payung itu kan untuk perempuan. Lelaki pakai topi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantap jiwa harganya mas πŸ˜„πŸ˜„.
      Sekarang mah payung udah jadi barang umum...

      Delete
  21. wah wah wah payung jepang ternyata bagus-bagus ya mbak. Wagaso ehehehhe. keren-keren

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas udah keren, berseni, dan bikinnya nggak boleh sembarangan. πŸ‘πŸ‘πŸ‘

      Delete
  22. ternyata payung punya sisi yang unik ya selain melindungi kita dari panas dan hujan hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, segaga sesuatu itu ada fakta uniknya lho... Kalau mau tahu lagi, mampir aja ke sini lagi
      Hi..hi...promo colongan😁😁

      Delete
  23. Ternyata payung memiliki sejarah yang panjang. Trimakasih mbak atas informasinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mas ryan. Sejarahnya panjang, tapi tak sepanjang jalan kenangan kokπŸ˜‚

      Delete


EmoticonEmoticon